Exploring Jordania (5)

Wadi Rum, Destinasi Menantang Bagi Para Petualang

Jakarta, (gomuslim). Wadi Rum adalah lembah di gurun pasir Yordania yang luasnya sekitar 720 km2, lembah gurun ini pernah dijadikan lokasi syuting film Transformer dan Prometheus. Untuk mengarungi gurun ini anda dapat menggunakan jip, unta, balon udara atau microlight (semacam parasut). Jalur menuju kawasan ini merupakan jalur bebas hambatan yang membelah gurun.

Kata “Rum” diambil dari bahasa Arm yang artinya menanjak atau tinggi. Banyak ditemui bukit-bukit batu di sini menjulang. Pada kawasan lembah ini terdapat sebuah bukit batu bernama Jabal Rum yang ketinggiannya mencapai 1.700 m dari permukaan laut.  Bukit ini merupakan bukit tertinggi kedua di Yordania.

Wadi Rum disebut sebagai The Valley of the Moon atau lembah bulan karena ada hal unik yang kontras dengan situasi alam di sana. Dalam tandusnya padang pasir terdapat lingkaran-lingkaran raksasa berwarna hijau yang kontras dengan area sekitarnya. Lingkaran-lingkaran itu adalah area perkebunan yang disebut Rum Farm.  Area ini dikhususkan untuk pembudidayaan produk nabati seperti, biji-bijian dan makanan ternak termasuk terong, kubis, buah delima, labu, tomat, serta makanan lain.

67476

Dari ketinggian, Rum Farm terlihat seperti permadani dengan motif lingkaran. Tumbuh suburnya perkebunan di sini tidak terlepas dari adanya sistem pengairan yang mengalirkan air dari pegunungan di Arab Saudi yang memang letaknya dekat dari Wadi Rum.

Air tersebut mengalir dari akuifer (lapisan kulit bumi) bawah tanah yang dibuat dengan kedalaman 30-400 meter. Tanah pertanian dibuat dengan pola lingkaran, yang dapat memudahkan proses irigasi. Sistem sepertin ini sebenarnya sudah dipakai oleh orang Mesir kuno. Air yang dialirkan lewat pipa kecil dikucurkan dari atas secara berkala dengan roda. Sayur mayur yang berada di pasaran Yordania banyak di pasok dari Rum Farm yang terletak di lembah gurun ini.

Jika anda seorang petualang sejati, Wadi Rum adalah suatu destinasi yang layak untuk anda arungi. Udaranya yang panas, pasir yang kerap menerpa wajah saat angin bertiup kencang, serta terjalnya bebatuan yang ada di sana merupakan tantangan yang harus anda taklukkan.

Selain area tandus padang pasir dan perkebunan, Wadi Rum juga merupakan tempat yang menarik bagi para petualang yang menyukai panjat tebing. Pada kawasan ini terdapat gunung batu yang yang menantang untuk ditaklukkan, bahkan peralatan pendakian dapat  anda sewa di tempat ini, tanpa perlu repot menyiapkannya dari rumah.

fiuiuiojj

Kawasan Wadi Rum banyak dihuni oleh Suku Badui, banyak pula dari mereka yang menjadi pemandu wisata sekaligus penunjuk jalan menuju lokasi panjat tebing. Suku yang dikenal sebagai suku nomaden ini, menyewakan tenda-tenda yang di dalamnya sudah terdapat tempat tidur dan lemari kecil, biaya sewa yang ditawarkan kisaran Rp 400-500 ribu per malam. Adapun kamar mandi atau toilet tentunya berada diluar tenda.

Suhu udara di Wadi Rum tergolong cukup panas mencapai 43 derajat, namun pada malam hari suhu di sini turun menjadi 19 derajat saat musim panas. Jika anda menyewa tenda untuk bermalam, maka suku badui menyiapkan makan malam dengan cara memasak yang unik. Biasanya mereka memasak zarb (daging domba muda atau ayam), setelah diberi bumbu zarb dimasukkan ke dalam gerabah tertutup kemudian di kubur di dalam pasir lantas atasnya diberi bara api, butuh waktu sekitar 2 jam agar hidangan ini dapat disantap. Saat menyantap zarb anda dapat merasakan hembusan angin malam dan desiran pasir.

Di Wadi Rum terdapat pula kuil kuno yang dibangun oleh orang Nabatain, suku yang juga membangun kota batu di Petra. Ada juga Jembatan Batu Umm Fruth, sebuah batu yang menghubungkan dua bukit batu menjadi satu. Jika anda berminat dan kondisi fisik anda fit anda dapat mendaki batu terjal tersebut.

Transportasi Menuju Wadi Rum

Untuk dapat memasuki kasawan lindung Wadi Rum anda akan dikenai biaya sebesar Rp 100 ribu. Selepas melewati gerbang masuk kawasan, terlebih dahulu anda harus menuju Pusat Pengunjung Wadi Rum karena  di sana banyak tersedia layanan pemandu wisata untuk para turis. Layanan yang diberikan adalah penyewaan mobil jeep 4 x 4 dan juga unta.

Untuk sampai ke visitor center, anda dapat menggunakan bus yang melintas ke Aqaba dan Petra, kemudian anda dapat berhenti di persimpangan yang mengarah ke Wadi Rum. Pada persimpangan pertama anda dapat menanjak berjalan kaki atau menumpang minibus yang ongkosnya JOD 1-2, menuju pusat para turis, di sanalah anda akan menemui pemandu wisata dengan tarif kisaran JOD 5  per orang.

Jika anda melakukan perjalanan dari Teluk Aqaba, banyak tersedia bus menuju Wadi Rum tarif bus yang dikenakan kisaran 3-4 JOD. Selain menggunakan bus anda juga dapat menggunakan jasa angkutan taksi dari Aqaba hanya saja tarifnya lebih mahal mencapai JOD 20.

Alternatif lain untuk menuju Wadi Rum dapat ditempuh dengan bus dari Petra yang berangkat pukul 06:30, tarif resmi yang dikenakan JOD 7 memakan waktu selama 2 jam untuk sampai ke Wadi Rum. Namun jika anda sedang berada  di Amman, maka terlebih dahulu anda harus menuju ke Aqaba, karena tidak ada kendaraan umum  dari Amman langsung menuju ke Wadi Rum. (fh)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top