Exploring Jordania (9)

Teluk Aqabah, Titik Bertemunya Dua Laut Seperti Tersebut Dalam Alquran

Teluk Aqabah merupakan cabang Laut Merah yang terletak di sebelah Timur Semenanjung Sinai, teluk ini melewati 4 negara yaitu, Mesir, Israel, Yordania, dan Arab Saudi. Dinamakan Teluk Aqabah karena disandarkan kepada Pantai Utara Kota Aqabah. Dalam bahasa Ibrani, teluk ini dinamai Eilat karena disandarkan kepada nama Kota Eilat yang bersebelahan dengan Aqabah di Yordania.

Meskipun Aqabah berada di Yordania, namun Teluk Aqabah berdekatan negara Arab Saudi, keindahan pemandangan yang terbentang merupakan anugrah Allah Yang Maha Kuasa, jika kita lihat ke sebelah kanan terdapat bukit dan padang pasir, namun jika kita melihat pada sisi lain, hamparan birunya laut terlihat indah menyegarkan mata.

Panjang teluk ini dari Selatan ke Utara adalah 160 KM sedangkan lebarnya  24 KM. Di sebelah Utara teluk terdapat 4 kota seperti, Haql di Saudi, Thaba di Mesir, Aqabah di Yordania dan Eilat di Israel. Di kota-kota inilah tempat orang berekreasi menikmati keindahan pemandangan Teluk Aqabah.

Banyak kapal pesiar yang berlabuh di dermaga  Teluk Aqabah, tempat ini memang sudah merupakan destinasi wisata bagi para pelancong, maka tak heran jika di sepanjang pantai, banyak berdiri bangunan mewah termasuk hotel, apartemen maupun vila bergaya Eropa.  Di sepanjang pantai terdapat suatu kota yang terbagi menjadi dua bagian, yakni, wilayah permukiman lama yang disebut Old Town. Kemudian ada juga kawasan tepi pantai yang disebut Sharm el Moya, tempat di mana hotel-hotel mewah,  pusat perbelanjaan, dan segala macam arena permainan tersedia di kota wilayah ini.

Kawasan Aqabah pernah menjadi area yang direbutkan oleh negara Arab, Mesir dan Israel.  Pada tahun 1922, Kerajaan Inggris mengidentifikasi perbatasan Palestina dan Yordanania, saat itu sudah diketahui secara jelas area mana kawasan palestina dan  Yordania. Namun pada 1949 wilayah Eilat menjadi milik Israel.

Walaupun sudah menguasai Eilat, namun Israel belum puas juga, negara ini akhirnya ingin menguasi Aqabah, maka pada tahun 1956 dan 1967 Israel menguasai area ini, namun karena adanya tekanan PBB dan dunia internasional, maka pada 1982 kawasan Aqabah dikembalikan ke Mesir dan sebagian masuk ke wilayah Yordania. Demi mempertahankan Pelabuhan Aqabah, Yordania pernah berperang dengan Irael kala itu. Jarak Mesir  dan Yordania ini memang sangat dekat, hanya cukup dengan menyebrangi teluk maka sudah sampai ke Negera Mesir.

Teluk Aqabah memiliki kedalaman 1.850 m di bagian tengahnya, sedangkan Teluk Suez lebih lebar tetapi kedalamannya hanya kurang dari 100 m. Pada abad ke-20 Teluk Aqaba ditetapkan sebagai destinasi wisata. Suhu di Teluk Aqaba mencapai 31 derajat Celsius sampai 40 derajat Celsius pada musim panas sedangkan pada musim hujan, suhu di Aqabah mencapai 21 derajat sampai 27 derajat Celsius.

jlksadjfla 

Teluk Aqaba ini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara karena lautnya yang terknenal dengan biota laut yang langka, juga sebagai arena latihan menyelam bagi atlit pemula. Selain dari pada itu teluk ini menyimpan sisa sejarah bertemunya Nabi Musa dan Khidir a.s. seperti yang termaktub dalam surat Al Kahfi ayat 60: 

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun”.

Inilah pertemuan dua lautan itu yakni Teluk Aqabah dan Teluk Suez yang keduanya bertemu di laut merah. Kemudian pada surat yang sama ayat 65 Allah berfirman:

“Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.”

kjgkljInilah laut yang dimaksud itu, laut yang kini hampir 50 ribuan orang datang berkunjung setiap tahunnya. Pada kawasan Teluk Aqabah terdapat pantai bernama Rash Muhammad terletak di sebelah Barat Teluk Suez. Tempat ini pula yang sering dijadikan objek menyelam.

Jika anda hendak mengunjungi kawasan Teluk Aqabah di Yordania, maka anda dapat menggunakan bus di Kota Amman menuju Aqaba, biasanya bus berangkat dari Abdali pukul 07:00, 09:00, 11:00, 14:00, 16:00, dan 18:00 waktu setempat. Bus ini melintasi jalur padang pasir yang menuju Aqaba. Jarak Tempuh dari kota Amman menuju Aqabah sekitar 350 km, untuk perjalanan panjang ini, kurang lebih memakan waktu sekitar 4 jam lamanya.

Ketika melakukan perjalanan anda harus mempersiapkan identitas lengkap sebagai wisatawan, karena perjalanan memasuki Aqabah kerap dilakukan pemeriksaan oleh petugas keamanan di tengah-tengah perjalanan. Biasanya para penumpang bus diminta untuk turun sementara dan dilakukan pemeriksaan di pos polisi sepanjang jalan menuju Aqabah, maka jangan sampai ada yang membawa benda tajam atau benda terlarang lainnya karena pemeriksaan menggunakan mesin sinar X. Ketatnya pemeriksaan ini Karen Aqabah merupakan area perbatasan 4 negara. (fh)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top