Wisata Halal Jawa Timur (3)

Pulau Santen: Pantai Halal Pertama di Indonesia Ada di Banyuwangi

gomuslim.co.id- Pariwisata halal di Jawa Timur kini makin berwarna dengan kehadiran pantai halal pertama di Kabupaten Banyuwangi. sebuah gebrakan baru datang dari Pemerintah Daerah Banyuwangi dengan menyulap pulau Santen, di Kelurahan Karangrejo, menjadi pantai wisata halal berbasis Syariah.

Langkah ini memiliki potensi besar menyedot wisatawan lokal dan asing. Karena Indonesia memiliki peluang besar untuk menggaet turis mancanegara terutama wisatawan Muslim.

Adalah Pulau Santen terletak di desa Karangharjo, sebelah selatan Stasiun Banyuwangi lama. Pantai ini berada dalam wilayah perairan Selat Bali. Dinamakan Pulau Santen karena didalamnya banyak ditumbuhi pohon yang dikenal oleh masyarakat Banyuwangi dengan nama pohon santen. Saat pagi hari, Pantai ini menyajikan pemandangan yang indah di kala cuaca cerah.

Di Pulau Santen juga terdapat sungai yang berarus tenang mengalir sepanjang dua kilo meter lebih memisahkan Kota Banyuwangi dan pulau kecil Pulau Santen yang dikelilingi mangrove berusia lima sepuluh tahun lebih. Di tengah muara sungai terdapat sebuah delta yang membentuk pulau mangrove kecil. Dilihat dari jembatan tampak eksotis. Apalagi di sekitar delta itu akan ada beberapa warga sedang mencari kijing, sejenis kerang kecil.

Mereka terlihat seperti sedang berendam. Air sungai tampak terbelah oleh delta mangrove tersebut. Arusnya begitu tenang menuju muara. Cocok untuk diarungi dengan perahu kecil atau sepeda apung. Pengunjung bisa melihat ikan-ikan kecil di air yang jernih, binatang-binatang laut, dan burung yang hinggap di ranting tanaman bakau.

Untuk menuju ke pulau kecil tersebut, para pengunjung tidak perlu repot atau kesulitan, karena untuk menuju ke wisata tersebut infrastruktur jalan sudah baik, mobil, motor dan bus-pun bisa menjangkaunya, angkutan lokal seperti ojek dan becak juga siap mengantarkan wisatawan ke tempat obyek wisata yang berjarak hanya sekitar tiga kilometer dari jantung Kota Gandrung tersebut.

Ketika melintasi jalanan menuju Pulau Santen, para pengunjung akan disuguhi pemandangan bangunan peninggalan sejarah Stasiun lama Banyuwangi yang dibangun tahun 1985 di ketinggian +6M yang kini sudah menjadi pasar tradisional atau sering disebut pasar pujasera. 500 meter melangkah terdapat klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi tempat sembahyangan keturunan Tionghoa dengan ciri khas dan karakter yang kental dengan budaya cina (china town).

Pengembangan Halal Tourism 

Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan tren halal tourism terus tumbuh dan harus direspons untuk pengembangan pariwisata daerah. Di sisi lain, wisata jenis ini diyakini akan memberi warna baru bagi Kabupaten yang dikenal dengan The Sun Rise of Java karena menjadi pembeda antara pariwisata Banyuwangi dengan daerah lain.

Pihaknya menjelaskan konsep halal tourism tak hanya diperuntukan untuk kaum Muslim. Karena, halal tourism merupakan konsep besar pengembangan destinasi. Di antaranya ditandai dengan jaminan makanan halal, tidak menjajakan alkohol, pemberitahuan waktu jelang beribadah (adzan), tempat bersuci lengkap dengan fasilitas tempat ibadah, serta fasilitas berkonsep pemisahan antara laki-laki dan perempuan. Pada intinya konsep wisata tersebut sama sekali tidak mengandung unsur SARA. Tapi bicara soal segmentasi pasar serta strategi pemasaran.  
 
“Destinasi ini bukan hanya untuk Muslim, tapi juga semua umat. Hanya konsep dan koridornya yang berhaluan halal tourism, sesuai syar’i. Contoh kecilnya, aktivitas berhenti ketika adzan. Tapi pengunjungnya siapapun boleh menikmati. Semuanya kita lakukan bertahap seiring dengan penataan yang akan terus berjalan,” tandas Anas.    
 
Sementara itu, Pulau Santen adalah pulau kecil di Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi. Tak jauh dari pusat kota Banyuwangi. Saat ini, pulau tersebut terus ditata secara bertahap oleh berbagai elemen, mulai dari masyarakat, TNI AD, tokoh agama dan masyarakat, hingga jajaran Pemkab Banyuwangi. Diharapkan dengan peluang pasar yang menjanjikan konsep pantai wisata halal berbasis syariah di pulau Santen, akan mempu menggerakan perekonomian lokal. (fau/dbs/foto: banyuwangibagus, masweko)

 

 

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top