Wisata Halal Bangka Belitung (5)

Ini Lima Pilihan Kuliner Halal di Pulau Laskar Pelangi

gomuslim.co.id- Pulau Laskar Pelangi tak hanya memiliki pesona alam yang eksotis, kulinernya pun tak kalah mempesona dan menggoyang lidah. Bangka Belitung merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terdiri dari dua pulau utama, yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung, serta pulau-pulau kecil seperti P. Lepar, P. Pongok, P. Mendanau dan P. Selat Nasik.

Total pulau yang telah bernama berjumlah 470 buah, sedangkan yang berpenghuni hanya 50 pulau. Berlokasi di bagian timur Pulau Sumatera, dekat dengan Provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung dikenal sebagai daerah penghasil timah, memiliki pantai yang indah dan kerukunan antar etnis. Ibu kota provinsi ini ialah Pangkalpinang.

Tak kalah dengan pesona alamnya, berikut gomuslim rangkum  lima kuliner halal yang wajib kamu cicipi saat singgah di Bangka Belitung:

1. Otak-otak Khas Bangka

Camilan berbahan dasar ikan ini merupakan kuliner istimewa di Bangka. Kudapan yang satu ini bisa kamu jumpai di alun-alun Pangkalpinan dan di Belinyu dengan harga antara Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per-potong. Belinyu memang dikenal sebagai “kampung halaman” otak-otak Bangka.

Di Bangka, ada berbagai jenis otak-otak, seperti otak-otak satai goreng, aneka pempek rebus, pempek panggang, uyen (talas goreng), empiang (pempek kulit), otak-otak ikan yang dibungkus daun pisang dan dibakar, dan masih banyak lagi.

Otak-otak merupakan makanan khas yang sangat digemari masyarakat Kota Pangkalpinang maupun wisatawan. Sejenis makanan terbuat dari ikan, sagu, santan dan bumbu. Memiliki rasa yang khas berbungkus daun pisang dan dibakar sehingga aroma ikan dan daun pisang menjadikan otak-otak lebih enak, gurih dan lembut agak kenyal. Otak-otak sangat nikmat dimakan dengan tambahan sambal terbuat dari tauco atau cuka pedas biasa. Bisa dinikmati setiap waktu, baik itu pagi, siang ataupun malam.

 

2. Mie khas  Bangka Belitung

Adalah Mie koba, mie yang mempunyai citarasa seafood ini tidak bisa ditinggalkan. Kuahnya warna kecokelatan dengan rasa seafood kental.   Mie Bangka versi Melayu ini memiliki tiga pilihan rasa, yaitu asin, manis dan asam dengan kuah kaldu ikan tenggiri, biasa dimakan dengan telur rebus.

Ada juga Mie Ayam Bangka. Kuliner yang sering disebut Bakmi Bangka atau Mie Bangka adalah kuliner khas Bangka yang sudah sangat dikenal di daerah lainnya, termasuk di Jakarta. Gurih daging ayam bercampur nikmatnya bumbu minyak wijen. Di Bangka, pilihan daging yang menyertai bakmi-nya tak hanya ayam dan ada juga mie babi. Jadi sebaiknya, kamu bias bertanya-tanya dulu sebelum memesan. Mie Bangka ini bias dipilih dengan macam-macam isi, seperti bakso ikan, fukian (otak-otak yang dibungkus kulit tahu), sayuran dan tahu, serta ditambah sambal tauco.

 

3.  Lakso Bangka Belitung

Panganan ini terbuat dari beras serta sagu. Umumnya bisa didapati waktu sarapan atau saat ada acara spesifik seperti selamatan. Kuahnya berbumbu ikan serta bawang merah, lengkaplah kelezatan lakso ini.

Lakso juga merupakan salah satu penganan favorit di masyarakat Kota Pangkalpinang. Penganan yang terbuat dari beras dan sagu ini mengandung nilai gizi yang tinggi. Biasa disajikan di pagi hari sebagai sarapan atau disuguhkan pada acara-acara tertentu di masyarakat seperti sedekahan dan selamatan. Lakso disajikan dengan tambahan kuah bumbu ikan dan bawang merah.

 

 4.  Tai Fu Sui Bangka Belitung

Tidak hanya makanan, minuman khas Pulau Laskar Pelangi juga tak kalah enak. Tai fu sui atau susu kedelai Pangkalpinang banyak di buat oleh orang tionghoa, tetapi ada pula yang orang melayu. Susu kedelai disini digabung dengan rasa buah-buahan serta bisa diminum dalam kondisi panas atau dingin, sesuai sama selera, ada saat pagi serta malam hari.

Sore hari menjelang malam minuman ini dijajakan di alun-alun Pangkalpinang. Para pedagang di kedai-kedai “kaget” yang menjual susu kacang kedelai dan berbagai kue basah.


5. Kopi Khas Bangka Belitung

Bangka juga terkenal dengan warung kopi tradisionalnya, salah satu yang terkenal dan terus berkembang adalah warung kopi Tung Tau yang berasal dari Sungai Liat. Kini yelah memiliki tiga gerai di Pangkal Pinang., Warung kopi Tung Tau andalannya adalah kopi O yang disajikan bersama kue semprong dan roti bakar dengan pilihan isi srikaya, telur, keju dan coklat.

Warung Kopi Tung Tau memang tidak semewah café-café di Jakarta. Namun warung kopi ini sangat terkenal di Bangka. Kopi “O” adalah menu favorit di waroeng legendaries ini. Tempatnya yang sederhana dengan susunan meja kayu dan kursi plastic membuat Tung Tau terasa akrab untuk semua lapisan. Meski demikian banyak pejabat daerah, politisi lokal, pengusaha dan wisatawan yang sengaja datang ke waroeng ini.

Bagi orang-orang yang dulunya pernah datang ke Warung Tung Tau, mereka sudah punya kenangan nostalgia tersendiri di waroeng bersejarah ini. Hal ini bisa dilihat dari latar belakang lahirnya komunitas pencinta Tung Tau.

Nama warung Tung Tau sendiri diambil dari nama Mr. Fung Tung Tau. Seorang pedagang yang telah merintis usaha warung kopi sejak tahun 1938. Pada awalnya warung kopi ini hanya terdapat di kota Sungailiat, tepatnya di Jalan Muhidin No. 87, Sungailiat.

Sering berjalannya waktu, kini  waroeng Tung Tau telah memiliki dua cabang di Kota Pangkalpinang. Cabang pertama beralamat di Jalan Sudirman No:74 dan satu cabang lagi terletak di Jalan Depati Hamzah-Semabung. (fau/bangkatour/gogonesia/dbs)

 

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top