Wisata Halal Purwakarta (2)

Menilik Taman Air Mancur Terbesar se-Asia Tenggara di Purwakarta

gomuslim.co.id- Permainan tata cahaya dan semprotan air menjadikan Air Mancur Sri Baduga menjadi wahana yang menarik untuk disaksikan. Bahkan kabarnya akan ada pertunjukan kolosal dengan sound system yang keren untuk menambah keajaiban air mancur ini.

Untuk mempertegas keharusan memasukkan Taman Air Mancur Sri Baduga dalam daftar kunjungan Anda ke Purwakarta, atraksi ini masuk dalam lima top destinasi wisata Indonesia.

Sri Baduga pun menjadi  air mancur terbesar se-Asia Tenggara.  Air mancur ini terletak di Taman Air Sri Baduga, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Air mancur yang sekaligus merupakan salah satu ikon pariwisata Indonesia ini diresmikan pada 6 Januari 2017 oleh Menteri Pariwisata bersama-sama dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Dengan 2.000 nosel yang di pasang mampu menghasilkan semburan air yang sangat indah. Selanjutnya, perpaduan lighting serta alunan musik yang atraktif menjadikan pemandangan Air Mancur Menari kian sempurna.

Atraksi air mancur yang dirancang oleh Hery Sugiardi ini tak hanya menonjolkan faktor estetika saja namun juga menanamkan filosofi negara Indonesia. Pada faktor light effect misalnya dipilih warna pelangi yang diartikan sebagai keberagaman suku, budaya, serta agama seperti falsafah Bhineka Tunggal Ika.

Tak hanya itu saja, dengan semua teknologi dan atraksi yang keren luar biasa, pengunjung menikmatinya secara gratis.

Sejarah Singkat

Taman Air Sri Baduga awalnya adalah danau kecil yang disebut dengan Situ Buleud. Situ itu danau, buleud itu artinya bulat. Karena berada di tengah-tengah kota. Kini air mancur Taman Sri Baduga ini sudah menjadi air mancur terbesar se Asia Tenggara, dengan luas ± 3 hektar. Air mancur ini merupakan pengembangan dari destinasi wisata Situ Buleud yang dibangun sejak tahun 2013 dan mulai diresmikan tahap pertama pada bulan Januari Tahun 2014.

Dulu, danau ini konon sering dijadikan tempat berendam badak. Maka jangan heran kalau kami bangun patung badak, di pertigaan depan Taman Sri Baduga itu. Rangkaian air mancur itu akan memancarkan cahaya warna-warni, dengan laser yang seirama dengan gerak air mancur. Setiap malam minggu antara pukul 19.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB, tiga kali show, sekitar ±25 menit setiap satu kali pertunjukan.

Dedi Mulyadi juga menegaskan  tahapan pembangunan sudah sampai pada tahap ke-3 (2016), proses pembangunan terdiri Tahap I tahun 2014, lalu tahap ke-2 tahun 2015, sudah ditambah dengan laser dan efek api. Tahap III tahun 2016 hingga awal 2017 ditambah dengan kursi tribun melingkar dua saf di depan, dua saf di belakang, dan wifi gratis di Taman Air Mancur Sri Baduga.

Jam Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga

Variasi warna dan gerakan air mancur menjadi sebuah pemandangan yang begitu menarik terlebih karena atraksi dilakukan ketika malam hari. Atraksi ini hanya dilakukan sekali seminggu pada Sabtu malam (malam minggu) mulai pukul 20.00 hingga pukul 22.00 WIB.

Lokasi dan Akses Transporasi ke Air Mancur Sri Baduga

Air Mancur Sri Baduga terletak di Taman Sri Baduga Situ Beleud tepatnya di Jalan KK Singawinata, Kampung Situ, Desa Negeri Kidul, Purwakarta, Jawa Barat.

Akses menuju lokasi ini cukup mudah karena letaknya di Pusat Kota dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Tersedia juga sarana transportasi umum serta berbagai fasilitas lainnya.

Sejak ada Tol Cipularang, wilayah Purwakarta memang bukan  lagi jalur lintasan favorit bagi orang-orang  dari Jakarta tujuan Bandung ataupun sebaliknya. Akses yang lebih cepat melalui tol membuat orang malas melakukan perjalanan yang lebih memakan waktu melalui jalur lama ke Purwakarta.

Namun setelah Air Mancur  Sri Baduga diresmikan, kemungkinan besar Purwakarta akan kembali ramai. Bukan lagi sebagai tempat perlintasan, melainkan sebagai tujuan utama wisatawan yang hendak menyaksikan atraksi air mancur di kawasan Situ Buleud.

Untuk mencapai Air Mancur Sri Baduga, Anda yang berasal dari Jakarta  bisa menempuhnya melalui jalur  Tol  Jakarta-Cikampek, kemudian ke Tol Cipularang dan keluar di pintu Tol Jatiluhur melalui Jalan Ciganea, Jalan Basuki Rahmat. Situ Buleud terletak di antara Jalan Siliwangi dan Jalan K.K. Singawinata.

Bila memakai angkutan  umum, bisa  naik bus dari Terminal Kampung Rambutan-Purwakarta dan turun di Terminal Ciganea. Lalu dilanjutkan dengan naik angkot 04 rute Ciganea-Simpang, kemudian turun di Jl. K.K. Singawinata. Sementara bila menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir, naik KA Argo Parahyangan turun di Stasiun Purwakarta, lalu naik angkot 02 dan turun di Jl. K.K. Singawinata.

Bagi Anda yang berasal dari Bandung, menuju Purwakarta bisa melalui Tol Cipularang dan keluar di pintu Tol Jatiluhur. Dilanjut melalui Jl. Ciganea, Jl. Basuki Rahmat, Jl. K.K. Singawinata. Bila naik angkutan umum, naik bus Primajasa dari Terminal  Leuwipanjang rute Bandung-Bekasi, kemudian turun di Ciganea, dilanjutkan dengan naik angkot 04. (fau/dbs/tribuntravel/wisatajabar/foto: indo.travel)

 

 

 

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top