Wisata Halal Kota Malang (2)

Berwisata Religi ke Masjid Agung Jami Kota Malang

gomuslim.co.id- Satu lagi destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat kamu bertandang ke Kota Malang. Destinasi ini adalah wisata religi yang  berkaitan dengan ikon sejarah Islam di kota berjuluk kota apel ini.

Inilah sebuah masjid yang terletak di Malang, Indonesia. Masjid yang sering dikenal dengan nama Masjid Agung Jami Kota malang ini dibangun pada tahun 1890 dan selesai pada tahun 1903. Masjid ini berbentuk bujur sangkar berstruktur baja dengan atap tajug tumpang dua. Sampai saat ini, bangunan aslinya masih dipertahankan.

Sejarah Masjid

Masjid Agung Jami’ Malang pada tempo doeloe atau lebih tepatnya foto pada tahun 1948 memang sangat jauh berbeda. Mulai dari bangunan yang lebih kecil, sederhana dan tak tinggi dan megah. Masjid yang berlokasi tak jauh dari Alun-alun Kota Malang ini memiliki sejarah bagaimana hingga menjadi bangunan megah seperti sekarang.

Dibangun pada tahun 890 M di atas tanah Goepernemen atau tanah negara sekitar 3.000 m2. Menurut prasasti yang ada, Masjid Agung Jami’ dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama dibangun tahun 1890 M, kemudian tahap kedua dimulai pada 15 Maret 1903, dan selesai pada 13 September 1903. Bangunan masjid ini berbentuk bujursangkar, berstruktur baja dengan atap tajug tumpang dua dan sampai saat ini bangunan asli itu masih dipertahankan keberadaannya.

Kemudian dahulu namanya bukan ‘Masjid Agung Jami’ Malang’ namun hanya dikenal sebagai ‘Masjid Jami’ Malang’. Namun karena masjid ini merupakan masjid utama di Kota Malang, menjadi institusi yang amat penting dalam kehidupan umat Islam. Selain itu, masjid ini merupakan sarana keagamaan yang memiliki makna strategis bagi umat Islam, tidak saja dalam masalah ritual keagamaan tapi juga berkaitan dengan persoalan-persoalan kemasyarakatan, sosial dan budaya dalam arti luas. Dari hal-hal tersebut lah yang akhirnya membuat masjid ini dikenal dengan masjid yang agung, hingga menjadi ‘Masjid Agung Jami’ Malang’.

Arsitektur Unik Masjid

Dari bentuknya, Masjid Agung Jami’ Malang mempunyai dua gaya arsitektur, yaitu arsitektur Jawa dan Arsitektur Arab. Gaya arsitektur Jawa terlihat dari bentuk atap masjid bangunan lama yang berbentuk tajug. Sedangkan gaya arsitektur Arab terlihat dari bentuk kubah pada menara masjid dan juga konstruksi lengkung pada bidang-bidang bukaan pintu dan jendela.

Bangunan Masjid ini di topang oleh empat sokoguru utama yang terbuat dari kayu jati dan 20 tiang yang bentuknya dibuat mirip dengan 4 kolom itu, dibangun dengan penuh tirakat dan keihlasan para pendirinya dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meski Takmir Masjid Agung Jami’ Malang melakukan renovasi terhadap bangunan masjid bangunan asli masjid tetap dilestarikan.

Untung bangunannya, masjid ini di topang oleh empat sokoguru utama yang terbuat dari kayu jati dan 20 tiang yang bentuknya dibuat  mirip dengan 4 kolom itu, dibangun dengan penuh tirakat dan keihlasan para pendirinya dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meski Takmir Masjid Agung Jami’ Malang melakukan renovasi terhadap bangunan masjid bangunan asli masjid tetap dilestarikan, sehingga ada beberapa bagian yang masih bisa Anda lihat dari Masjid Agung Jami’ Malang pertama kali ada.

Seluruh bagian bangunan Masjid Agung Jami’ Malang dimulai dari batas sucinya adalah wilayah sakral. Bahkan hal tersebut disampaikan secara tersirat berdasarkan perbedaan ketinggian lantai yang terlihat mencolok. Terdapat bagian lantai bangunan yang kurnag lebih 105 sentimeter dari muka tanah bangunan di sekitarnya. Atau di bagian mihrab (tempat imam) lebih sakral lagi karena peninggian lantainya. Bahkan hingga saat ini di belakang mihrab pun masih ada beberapa makam leluhur pendiri masjid. (fau/masjidjami’dbs/foto: ngalam)

Lokasi Masjid:  Jalan Merdeka Barat No.3, Kauman, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119.

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top