Wirda Salamah Ulya

Generasi Qurani Masa Kini, Bermedia Sosial dan Bicara Bahasa Inggris

(gomuslim). Muda, dan gaul, ditambah hafal Alquran membuat dara cantik ini memiliki banyak penggemar, khususnya mereka para anak muda Indonesia. Tampil di media sosial dengan bahasa gaul kekinian, membuat pemilik 318.000 followers Instagram ini menjadi idola. Apalagi, namnaya juga mencuat saat menjadi tamu dalam acara Hafidz Quran di salah satu stasiun televisi.

Bernama lengkap Wirda Salamah Ulya, atau yang lebih dikenal dengan Wirda Yusuf Mansyur ini adalah putri pertama pasangan Ustadz pemilik Pesantren Tahfidz Darul Quran ini dan Ibu Maemunah. Wirda, begitu ia akrab disapa, sejak September 2015 lalu menetap sementara di Amerika untuk sekolah dan juga mengajar Alquran anak-anak Indonesia dan masyarakat muslim di negeri Paman Sam tersebut.

Pada acara Hijab Day 2016 by Hijaberscommunity, Sabtu (9/04/2016) Wirda hadir dalam talkshow bertajuk Young Inspire: Where Age Doesn't Matter bersama Shireenz, selebragm remaja Muslimah. Saat itu, dia bercerita tentang kepulangannya Februari 2016 lalu dari Amerika dan perjalanan masa mudanya yang dipenuhi dengan pengalaman-pengalaman tak terlupakan karena menghafal Alquran.

“Banyak yang bertanya dan berkomentar, mengapa Wirda bisa seperti sekarang sampai akhirnya bisa belajar di Amerika, pakai program apa? Beasiswa dari lembaga apa? Sekarang aku mau jelasin ya, semua itu karena Alquran, ga ada beasiswa atau pertukaran pelajar, “jelas Wirda pada peserta  talkshow Hijab Day di Mall Kota Kasablanka tersebut.

“Aku gak sekolah formal, untuk fokus menghafal Alquran saat kelas 5 SD aku  memutuskan keluar. Saat anak  seumuranku sekolah SMP, tapi gue langsung sekolah setingkat Kuliah di Yordania bernama Arab Community College. Setelah itu baru ikut ujian paket SMP,” jelas pemilik akun instagram @wirda_mansur.

Selanjutnya, kata Wirda,  bulan Februari dia baru pulang dari Amerika untuk sekolah dan mengajar Alquran. Dia sempat menetap di New York dan kemudian  pindah ke Washington DC.

“Awalnya, 5 Maret 2015 lalu, aku dan keluarga pergi ke Amerika, di sana aku disuruh mengaji di Masjid yang mengundang Papa (Ustadz Yusuf Mansyur-red). Lalu, banyak yang meminta saya untuk tinggal di sana mengajar anak-anak Indonesia dan masyarakat muslim di Amerika. Akhirnya hal itu terjadi pada September 2015 aku mulai tinggal sementara di Amerika dan belajar di LADO International Institute,” tambah Wirda.

Ketika ditanya soal kegiatan sehari-hari sebagai anak muda, Wirda mengaku masih sering mendengarkan lagu yang sedang hits di kalangan muda-mudi. Tapi, katanya, dia menyesuaikan porsinya. Membaca dan mendengarkan Alquran itu harus lebih banyak dan lebih sering dari mendengarkan lagu-lagu. Katanya, meski jadi anak muda gaul, kita juga harus aktif belajar Alquran sejak dini.

Sedangkan untuk kegiatan sehari-hari, Wirda saat ini lebih sering berada di depan computer untuk belajar online dan menyiapkan sebuah brand fashion hijab pertamanya bertajuk @WirdaMae. Selain itu, Wirda saat ini juga aktif menjadi pembicara untuk berbagi pengalaman selama di Amerika ke  beberapa tempat melalui program Darul Quran Generasi (DaquGen), program belajar Islam untuk remaja besutan Pondok Pesantren milik ayahnya dan juga berbagi kisah inspiratifnya melalui website www.wirdamansur.com. (fau)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top