Awan Voice

Loncat dari X-Factor, Usung Acapella dengan Lirik Dakwah

 

apabila kamu mau makan   bismillah, bismillah

apabila kamu mau pergi  bismillah, bismillah

apabila kamu mau pulang  bismillah, bismillah

jangan lupa awali harimu, dengan membaca bismillahirrahmanirrahim

dengan menyebut nama Allah  yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

 

Jakarta, (gomuslim). Itulah lirik lagu gubahan sebuah grup vokal asal Semarang yang berjudul Bismillah. Lagu inilah yang menjadi salah satu bukti bahwa karya mereka bisa dikenalkan di kalangan pecinta musik tanah air.  Berbeda dengan grup vokal yang pernah ada, mereka tergabung dalam seni pengaturan suara yang unik, sehingga nyanyian lirik bersatu dengan tiruan suara alat musik menggunakkan mulut. Ditambah dengan lirik-lirik lagu menggugah emosi nan bernilai dakwah, menjadikan kelompok music ini mendapatkan tempat istimewa di hati pecinta musik Islami.

Awan Voice, grup  nasyid acapella yang beranggotakan enam orang, yaitu Didik @didikhusada, Rizki @rizki_awan, Uki @ukimaruki_awan, Ivan @ivanskateady,  Hari @harie_awan, dan Kayyis @el.kayyis. Kelompok musik  ini terbentuk sejak  27 Februari 2007 yang berasal dari teman kuliah dan pecinta musik. Mereka akhirnya bersinergi untuk membuat sebuah grup vokal acapella yang menghasilkan lirik lagu Islami dengan suara mulut tanpa instrument musik sebenarnya.

Debut Awan Voice semakin dikenal masyarakat saat mereka mengikuti sebuah ajang pencarian bakat dari salah satu stasiun televisi nasional,yaitu X Factor pada tahun 2013 lalu. Saat pertama tampil di layar kaca tersebut, Awan Voice masih beranggotakan lima orang. Meski tidak membawakan lagu nasyid atau lagu Islami, mereka tetap mendapatkan wildcard dan berhasil sampai di 14 besar. Sempat kecewa karena tidak bisa sampai ke babak selanjutnya, Awan Voice justru mendapatkan banyak penggemar dari penampilan mereka yang unik dan juga memparodikan lagu-lagu dengan pembagian seni suara yang apik.

Baru-baru ini, gomuslim berbincang dengan salah satu personil Awan Voice, Rizki. Dia bercerita bahwa penampilan mereka di ajang X Factor itu sebagai batu loncatan untuk melangkah ke produksi karya-karya selanjutnya. Nama Awan Voice sendiri, katanya  adalah singkatan dari bahasa Arab Al Ikhwan yang berarti laki-laki dan mempunya filosofi lain untuk Awan  bisa selalu berada di atas, seperti mimpi mereka dalam berkarya.

“Sebenarnya setiap performance kita acapella nasyid, tapi kita juga mengikuti tuntutan pasar. Bisa dibilang bermetamorfosis untuk mengikuti pasar. Sekarang kalau kita mengikuti  idealisme masing-masing  itu susah diterima masyarakat. Sama saja dengan karya-karya kita nggak bisa dinikmati dong. Makanya kita formatnya nasyid, tapi kita tetap mengembangkan diri untuk  totalitas yang lebih lagi. Minimal kita punya konten yang bernilai positif,” jelas Awan.

Kata Rizki, Pendiri Awan adalah Alief Indonesia dan Aris Kurnianto, keduanya kakak kelas mereka saat berkuliah di Semarang. Mereka yang lebih dulu berkecimpung di dunia nasyid yang juga penggerak nasyid di Jawa Tengah.

“Bicara pasar nasyid berarti bicara industri, sebenarnya industri ini sudah sangat besar sekali, namun belum ada cukup wadah untuk menaunginya, saya yakin nasyid akan berkembang pesat  lima atau sepuluh  tahun ke depan, insya Allah,” tambahnya.

Meski demikian, Awan tetap optimis untuk terus berkarya. Salah satunya adalam mengembangkan skill mereka untuk menekui seni acapella. Dalam pembagian suara, Didik Husada (Choir 1) Hari Nugraha (Choir 2) Rizki Novandi (Vokal), Tedy Zulqirofik (Perkusi), dan Ivan (bass). Rizki juga mengaku bahwa skill acapella mereka tidak dilakukan secara otodidak.

“Kami belajar musik dan seni acapella yang semua disesuaikan dengan kaidah-kaidah musik yang ada, jadi tidak "asal" dalam  membuat karya,” jelas Rizki.

Terkait prestasi, selain masuk sebagai kontestasn ajang bergengsi X Factor, Awan Voice juga pernah mengeluarkan mini album album, berisi enam lagu, salah single berjudul Bismillah yang mereka share juga di youtube mendapat sambutan pasar yang bagus.

Tahun 2009 Awan menjadi juara Nasional Festival Nasyid Pemuda Indonesia yang diselenggarakan oleh Menpora. Tidak hanya itu, pada 2010 Awan menjadi semifinalis ajang Suara Indonesia  di salah satu stasiun televisi nasional.

terakait album, Awan Voice sudah  satu album dan banyak single yang juga  tergabung di album kompilasi di antaranya album Musik Positif 2015 bersama Alfa Records, lagu Barakallah dan Puji-Pujian yang masuk dalam Ost. Film Ketika Mas gagah Pergi. Sedangkan untuk tahun 2016 ini, Awan sedang menggarap album ke-2  bersama label Mixpro (label Jikustik ) dan sudah rilis single terbaru  dengan  judul  Hymne Wisuda di seluruh radio di Indonesia.

“Bagi kami nasyid adalah sarana yang paling mudah untuk dapat menyampaikan kebaikan dan semoga karya Awan dapat diterima oleh semua kalangan tanpa memandang golongan ras suku agama atau apapun,” harap Rizki mengakhiri. (fau)

 


Komentar

Tulis Komentar


Back to Top