Aisha Maharani

Pernah Konsumsi Produk Haram, Muslimah Ini Tergerak Bangun Komunitas Halal Corner

Jakarta, (gomuslim).  Ada cerita hikmah dan menarik dari muslimah yang satu ini. dia bercerita pada gomuslim, bahwa dulu  pada masa sebelum menikah ia  pernah mengisi kajian remaja Masjid di daerah Bogor Selatan. Saat itu, dia belum sarapan dan selesai mengisi kajian tersebut dia merasa lapar. Akhirnya ia memutuskan masuk ke sebuah kedai mie tanpa melihat dulu, karena terlalu lapar. Setelah keluar dari kedai, diinformasikan oleh pedagang es kelapa dekat tempat tersebut bahwa  kedai mie itu adalah kedai mie daging babi.

“Dari pengalaman itu, saya  tidak ingin orang lain juga mendapatkan pengalaman sama dengan apa yang saya alami,” ungkap muslimah kelahiran 31 Mei 1979 ini.

Adalah Aisha Maharani, founder komunitas Halal Corner yang tergerak membuat sebuah komunitas yang menyebarkan informasi dan kegiatan tentang produk halal di Indonesia. Kepada gomuslim, Aisha bercerita Halal Corner (HC) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat bermula dari komunitas yang didirikan atas kesadaran untuk menerapkan gaya hidup halal. Sejak  2011 berdiri, Halal Corner pun meluas ke berbagai kota di Indonesia, seperti  Jakarta, Bogor, Batam, Aceh, Makassar, Banjarmasin, Banjarbaru, Jogja, Surabaya, dan Malang. Saat ini jumlah anggota lama dan baru yang aktif  total 350 orang yang saling berkoordinasi dalam berbagai kegiatan.  

HC  berawal dari sebuah akun fanpage Facebook di tahun 2009 yang ternyata direspon dengan positif oleh masyarakat. Kemudian berlanjut dengan membuka akun di media sosial lain, seperti Twitter di tahun 2012. Ternyata, follower-nya pun makin banyak, bahkan lini masa akun tersebut sangat aktif dan padat. Mereka lalu mengusulkan untuk bisa bertemu dan melakukan kopi darat. Melihat antusiasme yang besar terhadap informasi yang diberikan akun-akun tersebut, akhirnya pada 4 Desember 2011 di Bandung,  sang Founder pun mantap mendirikan komunitas yang ia beri nama Halal Corner. Sejak itu, Aisha bersama timnya berkomitmen untuk berbagi mengenai informasi industri halal.

Sebarkan kampanye Halal is My Way

Sampai saat ini, Aisha meikmati perannya sebagai Founder HC dengan berbagai pengalaman dan tantangan. Kesibukan utamanya  sebagai ibu dari tiga orang anak, kini menjadi semakin berwarna karena ia juga memiliki tanggung jawab di Halal Corner.

Aisha pun menulis buku berjudul Halal is My Way terbitan Mizania tahun 2013.  Melalui buku ini, Aisha ingin agar masyarakat Muslim yang belum melek teknologi dalam industri POM mengetahui fakta-fakta yang terjadi sehingga meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari yang haram.

“Karena itu, melalui komunitas ini saya ingin memperbaiki, merapihkan dan meningkatkan kualitas Halal Corner untuk bisa sampai pesan positifnya kepada masyarakat,” ungkap mantan staf MUI di bidang sertifikasi halal tahun 1999 sampai tahun 2012 ini.

Misi utama dari komunitas Halal Corner ini adalah knowing, finding, dan keeping. Knowing-nya adalah mengetahui dulu apa itu halal, apa itu haram. Apa saja yang diharamkan, apa saja yang jadi peluang haram. Kalau sudah tahu berarti finding produk-produk halal. Setelah itu keeping menggunakan produk yang halal.

Terus belajar

Aisha pun mengaku masih berjuang dalam mengembangkan komunitas Halal Corner ini. Untuk itu, ia menjalin kerjasama dengan beberapa mitra dari berbagai lembaga, di antaranya adalah LPPOM MUI, BPOM, Kementrian Pariwisata, dan Dinas-Dinas terkait lainnya. Selain itu, sebagai mitra Pemerintah, Halal Corner diharapkan bisa menjadi wadah edukasi  halal awareness masyarakat agar lebih meningkat lagi.

“Tidak ada kerugian kalau kita patuh pada apa yang halal menurut Islam. Bahkan, hidup terasa lebih berkah, kendala bukanlah masalah tapi tantangan untuk lebih baik lagi di masa datang,” tambah istri Muhammad Fajar ini.

Pada rutinitas dan kesibukannya, Aisha pun tetap berusaha memiliki waktu untuk keluarganya. Sama seperti ibu rumah tangga lainnya, ia masih tetap mengurus ketiga anaknya bersama sang suami, yaitu Muhammad Azzam Rafiudin, Arifa Annasmah, dan Afia Queensha Aljamia. Apabila ia tengah melakukan tugas ke luar kota, sang suami pun biasanya langsung mengambil alih tugas dan bergantian. Anak-anaknya pun juga bisa memahami bahwa ibunya tengah berbagi dengan orang lain. Kadang pagi hari Aisha juga harus fokus dengan media sosial, dan anak-anaknya pun juga bisa memahami dan memaklumi itu. Bahkan Aisha bersyukur, kini anak-anaknya juga sudah mulai ketularan dengan aktifitasnya. Kalau mereka sedang mengkonsumsi makanan atau minuman, yang utama ditanyakan adalah halal atau tidak makanan atau minuman tersebut. Bukan soal enak atau tidaknya.  

“Selama membina Halal Corner, perasaan saya adalah seperti pelangi berwarna warni karena disertai niat untuk dakwah dan memberi yang terbaik bagi agama Allah. Insya Allah, Halal Corner bisa selalu istiqomah di jalan yang halal agar mendapat keberkahan hidup dunia dan akhirat, “ harap pemilik akun twitter @AishaMaharanie. (fau)

 

 

 

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top