Anisah Mahardiani: Kampung Halal is ‘Halal Lifestyle’

(gomuslim).  Halal menjadi salah satu bagian dari kehidupan setiap Muslim. Apalagi perintah dan larangan terhadap yang halal dan non-halal sudah diatur melalui Alquran dan Hadits Rasulullah Muhammad SAW. Tapi, kesadaran gaya hidup halal masih kurang berjalan dengan baik dalam kehidupan masyarakat, meskipun saat ini beragam sektor muslim needs pun sudah merambah ke pasar konsumen muslim, demi memudahkan mereka mengakses produk-produk yang sesuai perintah agama.

Untuk merealisasikan gaya hidup halal menjadi sesuatu yang tidak asing lagi di telinga masyarakat, seorang Muslimah asal Sidoarjo Jawa Timur mengembangkan konsep halal lifestyle bernama: Kampung Halal. Adalah Anisah Mahardiani, mahasiswi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini mempunyai ide untuk mengembangkan Kampung Halal yang sudah ia canangkan sejak tahun 2014 lalu.

Anisah bercerita kepada gomuslim bahwa konsep Kampung Halal ini adalah bagian dari presentasi karya ilmiahnya bersama dua temannya, yaitu: Yuliani Indah Permatasari dan  Afifatun Nisa'  dalam ajang Halal is Scientific (HASSASIN) di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB)  pada Oktober 2014 lalu. Gagasan ini pun terpilih menjadi juara pertama di lomba karya tulis ilmiah  Alquran tersebut.

“Konsep Kampung Halal yang saya dan tim maksud adalah pembentukan komunitas masyarakat yang bisa menjadi sebuah daerah percontohan untuk menerapkan pariwisata syariah di indonesia. Ide utamanya saya ingin menjadikan alternatif bagi daerah yang bergantung pada sumber daya alam yang suatu waktu bisa habis. Jadi, sebagai antisipasinya potensi Kampung halal ini bisa menjadi lapangan kerja bagi warga dan mengembangkan potensi daerah plus ekonomi kreatif, “ jelas Anisah.

Menurut Anisah, Kampung Halal yakni semacam desa binaan yangg potensial untuk memboomingkan pariwisata syariah. Daerah tersebut terdapat halal logistic center, home industri yang berwawasan edukasi (pembuatan air minum kemasan yang halal, penyembelihan hewan yang syar'i, pembuatan olahan  makanan, mentega, keju) yang berwawasan edukasi halal pada masyarakat, pusat penelitian halal, dan lainnya. Pada Kampung Halal, masyarakat akan diberi edukasi tentang all about halal yang berasal dari bahan, cara produksi, proses, dan lainnya. Melalui konsep Kampung Halal, Anisa ingin kampung tersebut menjadi ikon berupa halal logistik yang menyediakan bahan baku, bahan jadi untuk pangan, obat-obatan, dan produk lainnya.

“InsyaAllah jika masyarakat Indonesia sadar pentingnya halal, Indonesia akan bisa menjadi pusat halal dunia, “ kata Anisah optimis. Bahkan, kata Anisah, masyarakat dunia yang non-muslim juga mulai menyukai produk-produk halal, karena terbukti baik bagi kesehatan mereka. Untuk itu, menjadi muslim, gaya hidup halal seharusnya bisa lebih mudah terealiasasi di kehidupan sehari-hari.

Saat ini, tambah Anisah, tahap realisasinya adalah ia dan tim masih tindak lanjut ke dosen untuk mematangkan konsep, kerjasama dengan banyak pihak, pendekatan ke warga dan tokoh masyarakat. Meskipun Anisa mengaku saat ini belum ada agenda perdana untuk Kampung Halal yang rencananya akan diterapkan di Sidoarjo Jawa Timur tersebut, ia tetap optimis Kampung Halal bisa terealiasasi beberapa tahun ke depan.

“Saat ini saya dan tim juga masih sambil belajar lebih banyak tentang pariwisata syariah dan insyaAllah saya akan hadir di ajang Konferensi Halal Dunia di Vienna tahun 2017 mendatang, “ kata penerima Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Farmasi Unair 2013 ini.

Selain itu, bungsu dari tiga bersaudara ini sangat bersyukur bisa menempuh pendidikan di bidang farmasi. Katanya, farmasi memiliki prospek yang sangat bagus karena lulusan farmasi itu disiapkan untuk menempati banyak bidang. Nantinya, ahli farmasi dapat mengabdikan diri di rumah sakit, industri farmasi, menjadi akademisi, bekerja di BPOM, dinas kesehatan, LPPOM, BNN, menjadi auditor, dan masih banyak lagi. Apalagi, muslimah yang bercita-cita ingin menjadi penemu obat ini merasa peran farmasis benar-benar sangat dibutuhkan untuk menciptakan kesehatan yang lebih baik dengan harapan dapt meningkatkan kualitas hidup orang banyak. Untuk itu, Kampung Halal bisa menjadi ladang dakwahnya mengembangkan obat-obatan dan juga produk halal lain sambil mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat sesuai ajaran Islam.

“Karena masih dalam tahap realiasi, kami membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Bagi yang ingin ikut berkontribusi merealisasikan Kampung Halal, bisa menghubungi saya di email: anisahmahardika@gmail.com, “ pungkas Anisah. (fau) 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top