Hari Musik Nasional

Kang Abay: Syiarkan Islam Lewat Lagu dan Tulisan

gomuslim.co.id- Sejak tahun 2013 lalu, pemerintah menetapkan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional (HMN). Penetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 dalam upaya meningkatkan apresiasi terhadap musik nasional. Selain itu, pada tanggal tersebut juga merupakan kelahiran WR Soepratman. Beliau adalah pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Saat ini, ada banyak ragam musik yang menghibur pecinta musik Tanah Air. Salah satunya jenis musik positif bergenre pop inspiratif, motivation, Islamic yang dipopulerkan oleh Bayu Adhitya atau yang lebih dikenal dengan Kang Abay. Dia adalah seorang motivasinger, songwriter, dan penulis yang namanya begitu akrab di kalangan pemuda muslim.

Kepada gomuslim, Kang Abay bercerita tentang awal mula dirinya terjun di dunia musik. “Dulu pas SMA pernah main Band, terus ada fase dimana saya Hijrah karena aktif di Rohis dan mulai menulis juga menyanyikan lagu religi atau musik positif. Mulai serius di jalur musik positif itu tahun 2011 akhir,” ujarnya.

Menurut Kang Abay, ada perbedaan lebih saat dirinya memutuskan untuk fokus menggarap musik positif. Ia merasa hatinya lebih tenang saat membuat dan menyanyikan lagu-lagu bernuansa religi. “Dampak yang dihasilkan juga menyenangkan karena bisa melihat orang berubah menjadi lebih baik karena Allah menggerakan hati mereka melalui karya yang kita buat,” ucapnya.

Penulis Novel Cinta Dalam Ikhlas ini mengaku bahwa musik positif adalah passion dan panggilan jiwanya. Selain memiliki potensi dalam bermusik, ia juga menyukai dunia motivasi. Maka dari itu, Kang Abay menjuluki dirinya sebagai Motivasinger. “Saya merasa inilah salah satu peran hidup yang Allah SWT berikan untuk saya,” katanya.

Saat ditanya mengenai sumber inspirasi pembuatan lagu-lagunya, Pria asal Cipanas, Cianjur ini menjawab semua liriknya tidak jauh dari pengalaman pribadi dan buku yang dibacanya termasuk dari memaknai Alquran dan Hadits. “Kadang dari pengalaman orang lain, obrolan dengan istri, juga dari pengalaman dengan Ibu,” ungkapnya.

Penggagas project #CintaPositif dan #Singlelillah yang populer di Youtube dan media sosial lainnya ini juga pernah meluncurkan song book berjudul Galau Positif (Motivasinger Publishing, 2012), dan song book Pernikahan Impian (Mizania, 2014).

Tidak hanya itu, sebagai song writer, Ayah dari dua putri ini telah menciptakan beberapa judul lagu. Lagu-lagu karya Kang Abay terpilih menjadi official song di banyak komunitas positif di Indonesia, seperti Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA), Teladan Rasul, Muda Mulia, Tweet Nikah, dan lain-lain.

“Alhamdulillah lagu saya di Album Motivasi Tangan di Atas dijadikan OST event Pesta Wirausaha Indonesia yang diadakan Komunitas Pengusaha Tangan di Atas. Bahkan sampai sekarang lagu saya setiap tahun selalu diputar mengawali gelaran event tersebut,” ujarnya.

Setelah membuat Album tema Nabi Muhammad, Kang Abay membuat konten lagu fokus untuk anak muda. Tema motivasi yang menggugah kecintaan kepada Allah, tema impian atau cita-cita dan cinta positif (pernikahan) menjadi andalannya setiap kali tampil sebagai pembicara publik. Ratusan event seminar di lebih dari 40 kota di Indonesia pernah dihadiri oleh Kang Abay selama tiga tahun terakhir, dengan melibatkan puluhan ribu audience.

“Saya merasa anak muda memang segment yang besar yang harus digarap, kenapa? karena di usia muda mereka banyak yang rapuh, dan salah arah, terjebak hedonisme, pergaulan bebas dan lainnya. Mereka (anak muda) itu butuh bimbingan dan saya ingin membantu mereka dengan karya saya,” paparnya.

Tahun 2016 menjadi tahun yang bersejarah bagi Kang Abay. Sebagai pencipta lagu, Kang Abay memperoleh dua penghargaan, yaitu Best Song Writer di Indonesia Nasheed Award (INA), dan Penghargaan Best Song Writer di Bandung Nasheed Award (BNA).

Industri Musik Positif

Dalam pandangan suami Nia Agustini ini, industri musik positif di Indonesia saat ini masih membangun ekosistem bisnisnya. Ia menilai hal tersebut masih sangat awal dan masih tahap memulai. “Tapi yang jelas baik musik positif maupun musik yang umum saat ini harus cepat beradaptasi dengan platform digital dan membangun basis pendengar melalui social media,” ujarnya.

Tahun ini, Kang Abay sedang fokus menggarap dua buah song book (Album + Buku) yang pertama Project SongBook Singlelillah: Menggapai Cita & Cinta diterbitkan oleh Motivasinger Publishing. Sedangkan satu lagi  dia menulis Novel pertama berjudul Cinta dalam Ikhlas yang diterbitkan oleh Penerbit Bentang Pustaka.

“Novel ini baru saja dirilis di acara Pesta Buku Bandung tanggal 4 Maret 2017 kemarin. Alhamdulillah berkah karunia dari Allah Novel Cinta Dalam Ikhlas sudah naik cetak ulang yang kedua sebelum dirilis dan masuk toko buku tgl 10 Maret nanti. Mohon doanya saja untuk kedua project saya ini semoga selalu ada dalam keberkahanNya,” harapnya. (njs)

 


Back to Top