Founder Komunitas Sedekah Ngider

Taufik Ary: Ajak Pemuda Muslim Cintai Dakwah Lewat Komunitas

gomuslim.co.id- Dalam Islam, manusia terbaik adalah dia yang senantiasa menebar manfaat untuk sesama. Hal ini sesungguhnya merupakan bagian dari dakwah Islam. Karena sejatinya, dakwah tidak mesti dilakukan di atas mimbar lewat kata-kata. Lebih dari itu, dakwah adalah menyebarkan kebaikan Islam lewat aksi nyata. Salah satunya dengan gerakan sedekah.

Inilah yang dilakukan seorang pemuda muslim energik, inspiratif dan haus karya. Dia adalah Taufik Ary, founder komunitas Sedekah Ngider yang menggerakan pemuda muslim untuk lebih mencintai dakwah.

Kepada gomuslim, Ary (sapaan akrabnya) bercerita tentang lika-liku perjuangan membangun sebuah komunitas positif kepemudaan Islam. Ary mengaku awalnya dia sendiri merupakan seorang tidak begitu akrab dengan dunia dakwah sosial keislaman.       

“Saya termasuk orang yang bisa seperti saat ini karena berhijrah. Saya dulu anak band yang luntang lantung memba gitar kesana kemari, dengan lingkungan yang jauh dari kata ibadah,” ujar pemuda kelahiran Kota Magelang, 27 Agustus 1985 ini.

Kecintaannya terhadap dunia dakwah justru hadir ketika dirinya sudah mulai berhijrah.  Ia mengatakan segala aktivitasnya baik organisasi sampai bisnis selalu diusahakan untuk berkaitan dengan dakwah.

“Dan inilah yang melatarbelakangi saya mendirikan komunitas sedekah ngider. Saya ingin mengajak para anak muda, khususnya teman-teman saya untuk menyenangi dunia dakwah dalam hal ini melalui berbagi atau bersedekah,” ungkap Pengajar Ekskul Drama/Akting di beberapa sekolah ini.

Anak pertama dari 2 bersaudara ini menuturkan bahwa sesungguhnya menggeluti dunia dakwah itu menyenangkan. Lewat kegiatan sosial (berbagi), ia merasakan adanya ketenangan dan kebahagiaan tersendiri. “Dakwah dengan berbagi itu menyenangkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, lulusan jurusan Administrasi Negara, FISIP, Universitas Azzahra ini mengatakan dirinya mulai konsen di dunia dakwah (organisasi/komunitas) sejak sudah 10 tahun lalu. Berawal dari menjadi remaja masjid sampai dengan menjadi pengurus di organisasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI).

“Dalam satu tahun ini saya fokus membangun komunitas Sedekah Ngider,” ucapnya.

Bagi Ary, membangun sebuah komunitas positif seperti Sedekah Ngider ini tidaklah mudah. Butuh perjuangan besar untuk tetap bertahan dan terus berkembang. Tak jarang fitnah kerap ia dapat meski tak sedikit pujian diterima. Namun, ia mengaku senang dengan segala prosesnya.

“Justru bagi saya ini sangatlah seru. Kalau fitnah atau kucilan itu hal biasa. Buat saya inilah hidup. Tidak semua orang akan menyukai apa yang kita lakukan, but show must go on. Tetap jalani hal terbaik yang bisa kita lakukan. Luruskan niat, soal hasil biar Allah yang menentukan,” ungkapnya.

Pria yang hobi membaca dan menonton film berpesan kepada pemuda Islam untuk tetap memegang kuat prinsip hidup. Menurutnya, pemuda muslim wajib memperjuangkan agama Allah, dimana pun dan kapan pun ia berada.

“Jadilah pendakwah yang terus mensyiarkan Islam dalam segala hal. Khususnya dengan kemampuan dan kebisaan kita. Jika kita pedagang, ya berdakwahlah lewat berdagang. Jika kita guru ya berdakwahlah lewat mengajar dan seterusnya. Sampaikan lah bahwa Islam itu indah,” pesannya.

Ia pun berharap semakin banyak komunitas muslim yang bergerak dibidang dakwah untuk memberikan manfaat bagi orang lain. “Alhamdullillah, sejauh ini saya lihat perkembangan komunitas Islam semakin bagus. Di sinilah kekuatan kita sebagai pemuda muslim, berkelompok dalam lingkungan yang baik,” katanya.

“Banggalah dengan label muslimmu. Banggalah menjadi seorang yang terlahir ataupun hijrah menjadi seorang muslim. Tunjukkan jika muslim itu umat terbaik,” sambungnya.

Selain aktif di komunitas Sedekah Ngider, Ary yang juga sempat menjadi guru seni budaya di SMA 58 dan SMK Jakarta Islamic School ini pun terjun ke dunia bisnis. “Setelah resign dari sana, saya memutuskan untuk berbisnis. Saya membuat usaha peternakan domba, dimana saya melayani aqiqah dan qurban melalui www.kerajaandomba.com,” ujarnya.

Bisnis peternakan domba ini, kata dia, tidak hanya melayani konsumen dari Indonesia saja, tetapi juga pernah melayani konsumen dari Hongkong, Malaysia dan Singapura.

“Saya juga membuat www.jilbabgrosirtermurah.com untuk jilbab grosir termurah dibidang fashion. Lalu proudtobemoslem, yaitu souvenir edukasi islami, di mana di setiap souvenir ini ada  gantungan kunci, pembatas buku dan yang lainnya. Ada doa doa harian untuk anak dan motivasi islam didalamnya,” jelas Ary.

Ketiga bisnis itu, lanjut dia, semuanya berkaitan dengan syiar Islam seperti yang ia inginkan. Saat ini, Ary juga sedang berjuang untuk melanjutkan komunitas Youth Preneur Community. Komunitas tersebut sebetulnya sudah berjalan, namun sempat terhenti. (njs) 

Baca juga:

Komunitas Sedekah Ngider : Berkeliling Salurkan Donasi, Bakti Sosial Bikin Happy


Back to Top