Begini Cerita Sukses Lulu Elhasbu Jadi Hijaber Berprestasi dengan Beragam Profesi

gomuslim.co.id- Keterlibatannya menjadi model busana Muslim menjadikan dirinya terinspirasi untuk mewujudkan mimpi membentuk agency model khusus wanita berhijab, dan mendirikan sebuah komunitas hijabers. Dialah Lulu Elhasbu, Muslimah cantik ini merupakan model sekaligus modest fashion designer dengan labeel Elhasbu.

Wanita 32 tahun ini memiliki sepak terjang yang luas di dunia fashion. Impiannya terwujud saat tahun 2010 mendirikan sebuah models management yang dinamakan ZAURA. Kemudian, pada tahun 2015, ia meluncurkan sebuah buku berjudul "Everyone Can Be A Role Model".

Wujudkan Mimpi ‘ZAURA’

Saat ditemui gomuslim di acara Kajian Rutin Keluarga Islami (KARUGAMI) Hijab Motion pada Minggu, (10/09/2017), Lulu menceritakan awal mendirikan agency models ZAURA. Saat itu dirinya merasa tidak percaya diri ketika saat menjadi model di awal tahun 2010, menjadi satu-satunya model berhijab.

“Waktu itu aku ngerasa aneh saat diriku tampil sebagai model yang berhijab ‘sendiri’ di antara model-model lain yang ngak berhijab saat itu. Dan aku bermimpi punya agency models khusus wanita berhijab, Alhamdulillah mimpi itu terwujud,” ujar Lulu.

Tak hanya sebatas mewujudkan mimpi, Lulu juga ingin membuktikan bahwa model busana Muslim tak hanya berpenampilan modest saja saat di atas catwalk, namun mereka (model) juga mengenakan hijab di kesehariannya.

“Saat ini ada 30 model di ZAURA, karena tinggi mereka beda-beda, kami membagimya menjadi dua model. Untuk yang tingginya 132 khusus untuk foto shoot, dan yang tingginya diatas 132 untuk runaway,” papar wanita yang hobi bersepeda ini.

Lulu menambahkan saat tahun 2010, ZAURA menjadi satu-satunya agency models pertama yang khusus model berhijab di Indonesia, karena belum banyak agency models yang memfokuskan pada model berhijab.

Hijabers Community

Tak berhenti di ZAURA Models, wanita yang aktif dan energic ini membentuk komunitas yang dikenal dengan Hijabers Community (HC) bersama 30 rekan sejawatnya.  Sementara, para anggota komunitas HC sendiri merupakan mantan model pada masanya.

“Ada yang dari mantan model Femina yang sekarang berhijab, Majalah Aneka, dan Abang None. Semuanya berhijab dan mereka tergabung dalam HC,” tutur Lulu.

Elhasbu “Edgy Style”

Selain menjadi model Muslimah, Lulu juga pernah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag) pada tahun 2004.

“Karena aku ngerasa nyaman di dunia model dan fashion. Bismillah tahun 2014 aku resign PNS dari Kemenag, dan fokus ke brand ku Elhasbu,” pungkasnya.

Selain aktif menjadi model di perusahaan kosmetik halal Wardah, kini dirinya disibukan dengan bisnis modest warenya yang diberi label dari nama panjangnya ‘Elhasbu’.

Elhasbu sendiri lekat dengan tagline’Edgy Style’, karena ia ingin mencerminkan kebebasan dalam memilih gaya berbusana, namun tetap memiliki ciri khas yang feminim serta modest (sopan) dan tentunya kenyamanan yang memakainya.

“Dari warna sendiri, Elhasbu memang lebih banyak pastel, tapi kami juga mengikuti tren warna yang lagi booming, dan menyesuaikan busana yang sesuai dengan occasion, jadi konsumen bisa pilih sesuai dengan kebutuhannya dan ini menjadi tujuan dari edgy style sendiri,” jelas Lulu.

Hobi Olahraga

Meski sibuk di dunia fashion dan modeling, ternyata Lulu selalu rutin berolahraga. Dirinya mengaku menyukai olahraga sepeda dan jogging sejak sebelum menikah. “Aku hobi banget bersepeda, karena bisa buat lebih fresh dan menyehatkan,” kata Lulu.

Selain sepeda, ia rutin berlari setiap akhir pekan. Istri dari Wahyudhi ini gemar berolahraga saat carfreeday. “Aku juga suka lari tiap minggu, biasanya suami yang selalu temani. Atau biasanya aku cari partner, karena kalo ada partner bisa saling menyemangati,” ujarnya.

Belakangan ini, Lulu juga berlatih yoga, ia mulai munyukai yoga sejak dua bulan silam dan berlatih di rumah dengan mendatangkan instruktur yoga ke rumah.

“Aku lebih suka yoga di rumah karena bisa lebih private dan bebas bergerak karena pelatihnya wanita, dan tentunya lebih aman dari yang bukan mukhrim,” katanya.

Lulu menyarankan kepada wanita berhijab agar memilih yoga class di studio yang pengajarnya wanita dan tentunya bebas dari CCTV. “Kalau di studio, pastiin bebas CCTV ya, dan gunakan pakaian yang sopan, karena biasanya wanita masih suka tampil sexy,” candanya.

Dalam berbusana saat olahraga, Lulu selalu tampil sederhana dan ringkas. “Kalau mau olahraga jangan pakai baju dan hijab yang ribet. Aku biasanya pakai legging tapi bajunya agak lebih panjang, tertutup dan berbahan kaos. Kalau hijab aku sarankan untuk pakai turban supaya lebih simpel dan ngak bikin ribet saat olahraga,” tutup Lulu mengakhiri wawancara. (nat)

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top