Akibat Hardik Suami dari Balik Kelambu, Hendak Shalat Pun Tak Mampu

Seorang ibu tiba-tiba merasa aneh, tidak biasanya demikian tetapi sesampainya di Masjidil Haram, ia jadi sering buang angin yang membatalkan wudlu dan shalat. Anehnya, tidak bisa ditahan meski sudah diusahakan. Saat baru takbir hal itu terjadi, maka shalatnya batal. Setelah wudlu, shalat lagi tetapi ketika rukuk tiba-tiba batal lagi. Demikian hingga berkali-kali sampai lelah kehabisan stamina hanya untuk mengambil wudlu untuk sekali shalat saja belum juga berhasil.

Ibu tersebut lalu menyandar di salah satu tiang masjid karena sudah tidak mampu lagi mondar-mandir ke tempat wudlu yang jaraknya cukup jauh di pelataran masjid bagian bawah. Itu dirasakan seperti siksaan, padahal hanya peringatan. Saat bersandar itulah dia ingat, sewaktu mengawali rumah tangga, dia sering marah-marah mendapati kebiasaan suaminya yang sering buang angin saat bersama. Setiap kali suaminya buang angin di balik kelambu tempat tidur, dia naik pitam dan menghardik-hardik. “Oh, rupanya karena ini. Ya Allah, astaghfurullah,”gumamnya.

Benar, setelah menyesali perbuatanya dan bertobat, ia tidak lagi mengalami keanehan tersebut.  Hal serupa juga sering dialami jemaah haji lain, misalnya gara-gara mengeluh ketika teman sekamarnya suka uang air, maka dia menjadi sering juga ketika hendak ke masjid, sehingga ketinggalan rombongan karena harus ambil air wudlu lagi. Ada yang mengeluh kamarnya sempit selama di Mekkah, besoknya dia malah tidak bisa sholat di masjid karena tidak kebagian tempat. Ada lagi yang membatin sinis melihat temannya suka belanja oleh-oleh, akibatnya dia sendiri malah kehilangan tas yang penuh berisi oleh-oleh. Semua adalah pelajaran hidup bagi yang berfikir, sekecil apa pun perbuatan baik atau buruk bahkan konyol pun ada balasannya. (mm)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top