Ikhlas Keadaan Suami, Muslimah Ini 'Terima' Satu Tas Riyal

Jakarta, (gomuslim). Seorang ibu rumah tangga, Muslimah, pergi melaksanakan ibadah haji bersama suaminya pada tahun 2006. Usai melaksanakan Salat Zuhur di Masjid Nabawi, tiba-tiba ia didatangi oleh seorang wanita berkebangsaan Indonesia yang tidak dikenalinya, kemudian wanita tersebut menyodorkan tas kepada Muslimah, “Maaf bu, saya disuruh majikan saya untuk memberikan tas ini kepada ibu, mohon ibu berkenan menerimanya!” ujar wanita tersebut penuh harap.

Muslimah pun heran sekaligus terkejut, karena wanita itu sama sekali tidak dikenalinya meskipun sama-sama orang Indonesia.  “Loh, Mbak ini siapa, terus siapa majikannya, apa dia kenal dengan saya dan tas ini isinya apa ya mbak?“ Tanya Muslimah pada wanita itu. Namun wanita itu tidak mau menyebutkan identitasnya dan tidak pula menyebutkan siapa majikannya itu.

Kebingunan dan keheranan Muslimah semakin memuncak ketika wanita misterius itu menunjukkan isi dalam tas tersebut. Setelah melihatnya Muslimah pun terkejut, ternyata setumpuk uang Riyal memenuhi tas itu. “Mbak, maaf ya, coba tanyakan ke majikannya, apa betul uang ini untuk saya?” kata Muslimah. Lantas wanita tersebut menjawab, “Ibu, saya mendapat amanah dari majikan saya, orangnya baik, dan percayalah saya tidak salah bahwa yang dimaksud memang ibu, majikan saya yang menyuruh saya.”

Hati Muslimah dipenuhi rasa heran dan bimbang, namun ia pun mencoba meyakinkan dirinya kemudian dengan ucapan basmallah, Muslimah menolak pemberian itu. “Maaf ya mbak, tolong sampaikan ke majikannya, saya sangat berterima kasih atas pemberian ini dan sama sekali tidak bermaksud menolak rezeki, tapi mungkin akan lebih baik jika diberikan kepada orang lain yang jauh lebih membutuhkan.” Ujar Muslimah.

Muslimah beralasan menolak uang tersebut karena ia merasa bersyukur dengan nikmat yang telah dikaruniakan Allah, selain itu ia beranggapan bahwa uang yang diberikan padanya itu hanya titipan yang harus disalurkan lagi kepada yang membutuhkan dan itu sudah dilakukannya ketika di Masjid Nabawi.

Selama ini kehidupan Muslimah selalu diberi kemudahan oleh Allah, ketika ia merasakan kesulitan, selalu saja ada pertolongan yang datang padanya. Sebelum berhaji pun kehidupannya terbilang sederhana namun sedikitpun ia tidak pernah menuntut kemewahan dari suaminya, ia selalu bersyukur akan nikmat yang diterimanya dari Allah.  Dari sinilah Allah buktikan nikmat yang tak akan habisnya yang diberikan kepada hamba-Nya yang bersyukur. (fh)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top