Berantas Buku Maksiat, Pria Ini Makin Ditinggikan Derajatnya

Jakarta, (gomuslim). Dengan Izin Allah tahun 1990 seorang pria sarjana ekonomi melaksanakan Ibadah haji, ia mengetahui bahwa niat ibadah itu semata-mata karena Allah. Ketika itu ia membawa sebuah buku berisi anekdot tentang haji, namun sayangnya buku tersebut melenceng dari unsur edukatif mengenai rukun Islam yang kelima ini. Isi buku itu justru menyampaikan hal-hal vulgar, yang semestinya tidak pantas terdapat dalam buku tersebut.

Gelisah akan hal itu, ia pun berpikir ibadah hajinya jangan sampai dirusak dengan hal-hal kotor. Bahkan ia bermaksud untuk melaporkan buku tersebut kepada instansi yang berwenang seperti MUI dan sebagainya, agar kelak buku anekdot itu dapat ditarik dari peredaraan. Baginya hal ini telah mengotori ibadah Haji yang merupakan salah satu rukun Islam. Niat sucinya untuk menyelematkan umat dari hal-hal berbau pornografi, rupanya berbuah posisi jabatan terhormat yang diberikan padanya.

Sejak awal melakukan ibadah haji, ia hanya ingin menjalankan syariah yang telah ditetapkan berdasarkan Alquran dan hadis. Rasa gelisahnya terhadap maksiat sekecil apa pun ternyata bersumber dari niat awal ketika berangkat ke Mekkah. Sesampainya di Tanah Air, ia lantas mengadukan buku itu ke MUI. Kemudian MUI pun mengeluarkan surat berisi penarikan buku anekdot haji tersebut dari peredaraan.

Tak lama setelah peristiwa itu terjadi, ia mendapat tawaran menjadi direktur di salah satu Bank Syariah, “Hal itu merupakan sebuah momentum yang mengubah kehidupan saya, insya Allah ke jalan yang diridai Allah SWT, dan semua itu berawal dari ibadah haji yang saya lakukan di tahun 1990,” ujarnya.

Berdasarkan hadis sahih yang menjelaskan tentang niat ibadah seseorang, maka orang tersebut akan sampai pada niat yang ditujunya. Namun jika niatnya semata-mata karena Allah maka semua kebaikan dunia dan akhirat akan menyertainya, demikian pula hikmah haji yang telah diperoleh oleh pria ini merupakan kebaikan nyata di dunia, karena gelisah dengan maksiat yang dapat merusak banyak pihak akhirnya derajatnya pun ditinggikan Allah SWT. Subhanallah! (fh)  


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top