Tak Kuasa Kenakan Pakaian Kesukaan Antar Gadis Ini Paham Akan Hijab

Seorang gadis Muslimah asal Pakistan sebut saja namanya Sarah, ketika remaja diajak kedua orangtuanya untuk berhaji ke Tanah Suci. Gadis ini terlahir dari keluarga yang taat beragama, mereka pun mengerti  tentang rukun haji dan pakaian yang semestinya dikenakan saat melakukan ibadah yang merupakan rukun Islam kelima.  Bagi seorang wanita, arti berhijab tidak hanya menutup bagian kepala yang semestinya ditutup, namun harus dapat menutupi lekuk tubuhnya agar terhindar dari fitnah.

Ketika berada di penginapan dekat Masjidil Haram dan hendak memakai pakaian sehari-hari seperti di rumahnya, namun tiba-tiba saja Sarah  tak kuasa mengambil pakaian itu, hasratnya kuat untuk menggenggam dan memakainya namun tubuhnya gemetar dan tak mampu menggapai baju itu. Sejenak ia termenung  dan heran, dalam hati ia bergumam, “Kok bisa seperti ini, ada apa ini sebenarnya,” gumamnya.

Pada dasarnya Sarah adalah gadis baik yang tidak suka mengumbar aurat, namun ternyata ia diingatkan perihal gaya pakaiannya sehari-hari yang ia anggap itu hijab. “Padahal di kampus aku seringnya pakai pakaian yang sopan, dan sudah hal biasa pakaian yang digunakan gadis Pakistan di kampus-kampus selalu mengikuti trend mode yang sedang berkembang,” ujarnya.

Namun ketika berada di Tanah Suci hatinya bergetar dan diketuk sehingga ia pun membuka pintu hati dan menyadari bahwa hijab bukanlah trend fashion namun itu adalah syariat, karena terkadang  dalam trend fashion hanya memperhatikan dinamika mode tanpa mengutamakan tujuan syariat yang menjadi dasar berdirinya hukum. Tanpa disadari air mata Sarah mengalir dan ia sadar bahwa berpakaian itu bukan hanya untuk keindahan namun itu adalah bentuk pelaksanaan perintah Allah tanpa harus mengikuti hawa nafsu. (fh)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top