Pernah Terima Uang Haram, Puluhan Ribu Dolar Raib di Dalam Tas Saat Tawaf

Jakarta, (gomuslim). Seorang mantan pejabat yang pernaah menduduki posisi strategis di pemerintahan, mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah. Sebelum berangkat, petugas haji telah melakukan manasik serta memberikan berbagai arahan terkait apa yang harus dilakukan selama berada di Mekkah dan Madinah. Salah satu pesan yang disampaikan oleh petugas tersebut adalah agar seyogyanya calon jemaah tidak membawa barang berharga saat beribadah di Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi.

Namun berhubung oknum pejabat tinggi ini tidak mengindahkan saran tersebut, maka ketika ia sedang melakukan tawaf tas tetap melekat di pinggangnya. Kemudian ditengah ritual tawaf tiba-tiba ia merasa tasnya itu seperti ada yang merobek dan seketika ia heran dan terkejut manakala ditemui tasnya benar-benar telah robek dan uang yang hampir 30 ribu dolar di dalamnya raib begitu saja.

Lantas tanpa berpikir panjang ia keluar dari barisan tawaf dan langsung mencari komandan asykar selaku pihak yang berwenang menjaga keaman di Masjidil haram. “Anda bagaimana bertugas, masa di tempat suci ini ada pencuri, buktinya tas saya robek saat tawaf,” ujarnya dengan ekspresi marah. Namun entah bagaimana tiba-tiba sang asykar tergerak untuk balik bertanya, “Cobalah anda tanyakan sendiri pada diri anda, dari mana anda dapatkan uang sebanyak itu?” ujar asykar tersebut.  

Mendengar ucapan itu, pejabat ini diam seolah terkunci mulutnya dan dirinya pun seakan terpaku. Ia tak kuasa mengungkapkan asal usul uang tersebut yang pernah ia dapatka tanpa mengindahkan keabsahan sumbernya. Apa boleh buat, uang yang selalu dibawanya karena khawatir dicuri justru hilang saat melekat di badannya sendiri. Tanah Suci adalah area yang suci dari segala tindakan yang diharamkan oleh Allah, segala hal di luar nalar terkadang dapat terjadi begitu saja, namun dari semua itu tentunya ada pelajaran berharga yang mengantarkan manusia untuk melangkah masuk ke pintu hidayah. (fh)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top