Bertahun-Tahun Beri Pekerjaan Banyak Orang, Utang Pengusaha Ini Lunas Tanpa Bayar

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat atom pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

(gomuslim). Demikianlah bunyi ayat Alquran surat Al-Zalzalah ayat ke-7, rupanya kebenaran ayat Alquran ini dapat dirasakan langsung oleh Fahmi Hasan, seorang pengusaha travel haji dan umrah papan atas di tanah air. Sebelum membuka usaha travel haji, Fahmi kerap membantu siapa pun yang membutuhkan pekerjaan. Tidak sedikit orang yang telah dibantunya, sehingga secara tidak langsung banyak keluarga yang ditolong demi mengentaskan kemiskinan beberapa orang dengan cara memberdayaan mereka ke lapangan kerja yang mereka inginkan.

Tanpa disadari olehnya ternyata, perbuatan baik yang pernah ia lakukan terhadap banyak orang mempermudah langkahnya untuk membuka satu usaha yang bergerak dalam bidang pemberangkatan jemaah haji dan umrah di Indonesia. Meskipun langkah awal dalam menjalankan roda usaha telah dilakukan, namun bukan berarti hal tersebut  bebas dari kendala yang menghadang. Pernah suatu ketika pengusaha sukses ini terbelit hutang akibat nilai dollar yang melonjak bagai rollercoaster. Saat itu, sekitar tahun 1997, semua pengusaha yang memiliki kewajiban pembayaran dalam dollar banyak yang berjatuhan. Sebab income usahanya di tanah air diperoleh dalam rupiah, sementara pembayarannya di luar negeri menggunakan dollar dan ketika dollar melambung tinggi, rupiah melemah, maka 'kiamat kecil' terjadi di mana-mana. 

Saat itu, Fahmi harus melunasi pembayaran hotel hotel di Mekkah dan Madinah yang jumlahnya tidak sedikit. “Saya bingung harus cari kemana, padahal saya harus lunasi 50% lagi dan saya tidak mau jemaah yang saya berangkatkan terlantar,” ujarnya kepada gomuslim.

Namun karena benar-benar dalam keadaan terjepit, akhirnya Fahmi beserta keluarganya mencari pinjaman ke berbagai pihak dan akhirnya terkumpullah sejumlah uang untuk melunasi tunggakan pembayaran  penginapan. Di luar dugaan, Fahmi dan adiknya yang sudah membawa sekoper dollar itu diberitahu Direktur Keuangan Hotel, bahwa semua kewajiban sudah dibayar lunas. Lengkap dengan tanda bukti pelunasan. "Pembayaran sudah dilunasi, dan terima kasih. Semoga musim haji tahun depan kita dapat bekerja sama lagi,"ujarnya singkat.

Mendengar ucapan tersebut, awalnya Fahmi tidak serta merta percaya begitu saja terhadap apa yang diucapan Direktur Keuangan Hotel tersebut, ia penasaran dan ingin mengetahui siapakah orang yang telah melunasi utang yang jumlahnya tidak sedikit itu. Namun ketika ditanya, Direktur Hotel tidak memberikan keterangan apapun selain penjelasan mengenai utang yang telah dilunasi sambil menunjukkan bukti pembayaraan yang sah. Dengan demikian akhirnya perusahaan yang dipimpin oleh Fahmi terbebas dari utang, baik utang terhadap pihak hotel sehingga uang sekoper itu kembali diserahkan kepada yang memberi pinjaman.

Peristiwa yang dialami oleh Fahmi rupanya merupakan awal peningkatan usahanya, sejak saat itu aktivitas dan rutinitas usaha travel yang dijalankannya maju pesat bahkan tergolong sebagai perusahaan travel papan atas di Indonesia yang selalu menyediakan paket keberangkatan haji khusus di Indonesia. Kisah perjalanan hidup Fahmi dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua tentang kebenaran Allah SWT yang membalas setiap perbuatan baik. Karena Fahmi sering membantu banyak orang maka Allah SWT membalasnya dengan kebaikan dalam beragam bentuk yang manfaatnya dapat  langsung dirasakan secara nyata. Subhanallah! (fh)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top