Batal Haji Karena Flu Berat Jadi Asbab Selamat dari Maut

 

(gomuslim). Abdurrahman Baswedan, kakek Menteri Pendidikan Anies Baswedan dan Penyidik KPK Novel Baswedan, tidak menduga sebelumnya bahwa sakit tidak sembuh-sembuh menjelang keberangkatan haji itu justru menjadi sebab selamat dari maut. Ia mengingat peristiwa sakit itu sebagai hadiah besar dari Allah SWT.

Kisahnya terjadi pada tahun tahun 1945-an, Abdurrahman atau AR Baswedan sudah siap menunaikan haji. Semua persiapan telah selesai. Walmahsafar atau doa sebelum keberangkatan dengan mengundang tatangga dan handaitaulan juga sudah dilaksanakan.

 

Tiba-tiba, hanya tiga hari sebelum keberangkatan, AR Baswedan meriang, panas dingin terkena flu berat. Begitu petugas kesehatan haji mengetahui AR Baswedan terkena influenza, yang bersangkutan dilarang naik kapal karena selain kondisinya sangat lemah juga dapat menularkan penyakit kepada seisi kapal.

Meski pihak keluarga sudah berusaha membawa AR ke dokter dan dicobakan berbagai macam obat tradisional, namun kondisi AR Baswedan tidak juga pulih. Dapat dibayangkan, betapa sedihnya AR Baswedan. Persiapan telah lengkap, syukuran telah dilaksanakan, semua warga masyarakat juga sudah ikut mendoakan, tapi tiba-tiba gagal ke Mekkah. Sedih sekali.

Jadwal keberangkatan kapal laut tidak dapat ditunda lagi. Sepekan setelah keberangkatan kapal haji itu, AR Baswedan mendengar siaran radio BBC London. Kapal haji yang urung dinaikinya terkena hantaman bom pesawat tempur Jepang di Samudera Hindia. Kapal tenggelam. Semua penumpang dan awak kapal tewas. Jepang mengira kapal haji itu adalah kapal militer Amerika.

“AR Baswedan pun sujud syukur, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Allah yang memberinya penyakit flu menjelang keberangkatan ke Mekkah.” Ujar Saefuddin Simon, penulis senior yang semasa kuliah di UGM tahun 1980-an dekat dengan keluarga AR Baswedan itu.

AR Baswedan tokoh keturunan Arab yang berhasil mendudukkan golongan Arab Indonesia sebagai bangsa Indonesia. Ia menegaskan, Indonesia adalah ‘ibu pertiwi’ golongan keturunan Arab Nusantara.

AR lahir pada 11 September 1908. Seorang wartawan, politikus, pejuang, dan orang Indonesia sejati. AR pernah ikut serta dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) serta pernah menjadi Menteri Muda Penerangan.

Anies Baswedan adalah cucu yang paling benyak berinteraksi bersama AR hingga wafatnya pada 16 Maret 1986. Anies tinggal di rumah AR di Yogyakarta dan mendapat pendidikan langsung dari kakeknya. Saat menjadi Menteri Pendidikan di Kabinet Joko-Jeka, Anies masih mengenang kakeknya sebagai pribadi yang penuh disiplin, sehingga saat sakit tidak memaksakan diri berangkat haji, dan berlimpah syukut akhirnya sakit itu justru yang menyelamatkan kakeknya.

Selalu ada hikmah terbaik di balik sebuah peristiwa tragis. Subhanallah! (mm)

 

 

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top