Berkah Doa yang Ikhlas, Pria Ini Temukan Kembali Dokumen Penting yang Hilang Saat Ibadah Thawaf

gomuslim.co.id- Kota Mekkah memang selalu punya cerita menarik, unik bahkan ajaib. Ada banyak kisah yang terukir menjadi sejarah bagi umat Islam yang telah menunaikan ibadah di tempat suci Kakbah. Tentunya menunaikan ibadah haji dan umrah. Seperti yang dialami laki-laki asal Jakarta ini. Sebut saja namanya Alim.

Saat itu, Alim beserta rombongan ikut dalam perjalanan umrah tahun 2005. Mereka berjumlah 20 orang. Alim merupakan seorang manajer di sebuah perusahaan di Jakarta. Dia melaksanakan ibadah umrah di tahun itu untuk pertama kalinya. Meski memiliki harta berlebih, namun Alim dikenal sebagai sosok sederhana dan dermawan. Dia tak pernah segan untuk memberi.

Saat memasuki kota Mekkah, Alim bersama rombongan tinggal di sebuah Hotel berbintang. Dekat sekali dengan Masjidil Haram. Bahkan Kakbah terlihat jelas dari kamar jendelanya di Hotel itu. Suatu ketika, Alim pergi ke Masjidil Haram untuk melaksanakan shalat berjamaah. Usai shalat, Alim kemudian melakukan Thawaf.

Kejadian tak terduga terjadi saat itu. Dompet dan tas kecilnya hilang. Padahal, di dalam dompet dan tasnya itu ada banyak dokumen dan barang-barang yang sangat penting. Seperti passport, kartu ATM, KTP, uang pecahan Riyal, dan beberapa barnag penting lainnya. Alim kebingungan. Bagaimana menemukan barang-barang pentingnya itu ditengah kerumunan banyak orang. Ribuan bahkan jutaan manusia hilir mudik terus bergerak tiada henti.

Mencari benda kecil itu seperti mencari jarum ditengah gurun pasir. Bisa saja barang tersebut diambil orang yang tidak bertanggungjawab dan diambil seluruh isinya. Akhirnya, Alim bercerita kepada Ustadz yang menjadi pembimbing rombongan. Ketika itu, Ustadz hanya berpesan, “Serahkan semuanya kepada Allah SWT. Yakin dengan seyakin-yakinnya barang itu pasti akan ketemu. Toh ini rumah-Nya. Doa apa pun mustajab di tempat suci ini,” kata ustadz meyakinkan.

Akhirnya Alim pun menuruti saran dari Ustadz. Dia kemudian melanjutkan ibadah thawafnya. Sambal terus berdoa kepada Allah untuk dimudahkan dalam mencari barang-barang pentingnya itu. “Ya Allah, hamba datang memenuhi panggilan-Mu. Hamba datang kerumah-Mu. Kuasa-Mu begitu besar. Engkau Maha Mengetahui segala sesuatu dan Engkau Maha Pemberi Petunjuk. Untuk itu, mudahkan hamba dalam menemukan barang-barang kecil itu,”

Alim terus berdoa. Mulutnya basah dengan lantunan dzikir. Hatinya terus berharap agar doanya terkabul. Air matanya meluap membasahi seluruh wajanhya. Dia terus berjalan mengelilingi Kakbah. Alim pasrah kepada Sang Pencipta.

Saat putaran ketiga, betapa terkejutnya Alim melihat benda kecil didepannya. Dengan segera ia menghampiri dan mengambil benda itu. Masya Allah, tenyata itu adalah dompet Alim. Namun sayang isinya tidak lengkap. Alim tetap bersyukur dan terus melanjutkan doa dan dzikir talbiyahnya. Putaran keempat, dilihatnya lagi benda yang mirip seperti yang dia punya. Benar saja, ternyata doanya langsung Allah kabulkan seketika itu juga.

Putaran demi putaran barang-barang penting Alim terus terkumpul. Hingga akhirnya di putaran ketujuh, ada seorang petugas di sekiar Kakbah datang menghampiri Alim. Dengan menggunakan Bahasa Arab, petugas itu menunjukan suatu benda. Ya, itu ternyata passport Alim. Diberikannya passport tersebut kepada Alim, dan seketika itu pula Alim sujud syukur. Bisa dibayangkan, bagaimana nasib Alim jika semua dokumen itu tidak ditemukan. Tentunya pasti akan kesulitan karena sedang berada di negara lain.

Kekuatan doa memang luar biasa. Apalagi jika berdoa di tempat dan waktu yang mustajab. Seperti di Ka’bah Masjidil Haram Kota Suci Mekkah Arab Saudi. Tiada daya yang manusia punya dan tiada upaya yang bisa dilakukannya kecuali dengan doa. Hanya doa yang bisa mengubah takdir dan ketentuan-Nya. (njs)

   


Back to Top