Sebab Bersih Hatinya, Pria Ini Diberi Kelebihan Miliki Firasat Tajam

gomuslim.co.id – Firasat merupakan kata serapan dari bahasa Arab, yaitu firasah. Itu adalah suatu kelebihan yang Allah tanamkan langsung dalam hati para kekasih-Nya, sehingga dapat mengetahui sebagian permasalahan yang dihadapi manusia, dan biasanya tebakan atau pengetahuannya itu selalu benar. Artinya, seorang kekasih Allah mendapatkan kelebihan itu karena sebuah karamah anugerah dari Allah atas keimanannya.

Menurut Imam Ibnu Atsir, biasanya firasat itu didapatkan melalui tanda-tanda alam, tirakat, latihan, atau bahkan merupakan ilmu turunan nenek moyangnya. Dalam hal ini, Nabi juga pernah berpesan, “Pertimbangkanlah firasat seorang mukmin, karena (bisa jadi) dia (dapat) melihat (sebuah permasalahan yang belum terjadi) berkat pertolongan Allah” (HR Tirmidzi).

Terkait ketepatan firasat, Hilmi menceritakan kelebihan pamannya yang memiliki firasat yang jitu. Menurut Hilmi, pamannya yang bernama Handoko biasa merih (prihatin) sejak mudanya. “Karena merasa orang enggak punya, Om Handoko sudah biasa prihatin sejak masa SMP,” tutur Hilmi.

Menurut pria asal Tegal ini, pamannya itu bergaul dengan siapa pun, dan tidak membatasi diri. Saat masih di Tegal, tukang mabuk, penjahat, sopir bus di Tegal hampir kenal dengan paman Hilmi. Walaupun hidup di tengah lingkungan negatif, namun paman Hilmi tidak pernah sedikit pun mabuk atau pun main perempuan.

“Om saya jadi sopir pernah, kondektur pernah, sampai di kuliah di IKIP (sekarang UNJ) Jakarta pun pernah mengalami menjadi sopir bus,” jelas Hilmi menceritakan keprihatinan pamannya. Hilmi menyampaikan, om-nya sejak muda memang selalu menjaga dari hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti mabuk-mabukan atau main perempuan. Om itu selalu berpikir matang dalam bertindak.

Setelah lulus dari IKIP, paman Hilmi justru baru mulai nyatri di Kaliwungu, Jawa Tengah. Saat menjadi santri, paman Hilmi yang bernama Handoko itu menjadi sopir para kiyai di sekitar Kendal dan Kaliwungu. “Om saya itu hampir enggak pernah berfoya-foya dalam hidupnya, walaupun sekarang sudah menjadi pengusaha sukses di Bogor,” jelas Hilmi memuji omnya.

Selain itu, Paman Hilmi tidak pernah merasa iri dan dengki dengan orang lain. Karena itu, menurut Hilmi, mungkin itulah sebabnya pamannya diberikan kelebihan oleh Allah Swt. dengan mempunyai firasat yang tajam.

Pada suatu saat, Hilmi pamit pada pamannya dan meminta izin untuk meminjam mobil Sport milik pamannya. “Ya, namanya saya anak muda, kan keren ya kalau bawa mobil Sport, walaupun dapat meminjam om saya,” cerita Hilmi.

Mungkin karena Hilmi niat ingin bergaya dengan mobil Sport, akhirnya om Hilmi pun melarang. Namun Hilmi tetap memaksa. Karena memaksa, omnya meminjamkan dengan berat hati sambil berpesan, “Jangan ngebut-ngebut, nanti pas Terminal Baranangsiang banyak polisi, banyak bus juga.”

“Karena saya ngebut, mobil yang saya bawa pun terserempet mobil bus dan saya berurusan dengan sopirnya. Kebetulan di sana memang sedang banyak polisi, jadi saya juga berurusan dengan polisi,” jelas Hilmi. Ternyata firasat paman Hilmi sangat tepat, padahal seharian pamannya itu tidak pergi kemana-mana, tapi dia tahu peristiwa yang akan dialami Hilmi. (Ihs)


Komentar

    Tulis Komentar

Lainnya

Kisah Hikmah #RamadhanSeries (tamat)

Ini Tiga Amal Hebat dalam Festival Ramadhan

Kisah Hikmah #RamadhanSeries (28)

Tahfidz Alquran dengan Metode Talaqqi

Kisah Hikmah #RamadhanSeries (27)

Ambil Dua-Duanya; Dunia dan Akhirat

Kisah Hikmah #RamadhanSeries (26)

Tentukan Jalan Hidupmu!

Kisah Hikmah #RamadhanSeries (25)

Jalan Terang untuk Bayar Utang

Kisah Hikmah #RamadhanSeries (24)

Ini Keutamaan Para Penghafal Alquran


Back to Top