Owner Vanilla Hijab

Atina Maulina: Serius Bisnis Online Membawaku pada Hidayah

gomuslim.co.id- Tren fesyen hijab saat ini tengah menjadi bisnis yang menguntungkan, tak heran banyak desainer baru yang memanfaatkan peluang tersebut. Namun tidak hanya mereka yang memiliki keahlian di bidang jahit seperti perancang busana pada umumnya.

Masyarakat awam-pun bisa sukses dalam dunia fesyen hijab. Salah satunya brand Vanilla Hijab yang namanya mulai tahun 2013 menjadi tenar di jagat toko online karena menjual beragam produk hijab, busana Muslim dan aksesories.

Namun siapa sangka, founder dari pemilik bisnis hijab ini awalnya belum berhijab sampai akhirnya setelah bertemu dengan bisnisnya yang sudah berjalan dua tahun, ia baru mendapat hidayah dari Allah SWT dan hatinya terpanggil hijrah untuk mengenakan hijab.

Atina Maulina, Muslimah preneur ini mengawali bisnis hijabnya sejak masih duduk di bangku kuliah. Ia bersama kaka kandungnya Intan Kusuma Fauzia membangun Vanilla Hijab mulai dari nol.

Sakit Membawa ku Mengenal Bisnis Hijab

Kepada gomuslim, Atina bercerita awal dirinya memulai bisnis hijab yakni pada tahun 2013 ketika dirinya mengalami sakit. “Pada pertengahan tahun 2012 aku mendapat nikmat sakit dari Allah SWT, sakit yang aku derita adalah rematik namun membuatku tidak bisa berjalan, segala macam pengobatan sudah ku lakukan namun saat itu tak kunjung pulih,” ungkap Atina.

Karena sakit yang dideritanya cukup keras, dirinya juga tidak bisa melanjutkan kuliah di ITB Jurusan Perminyakan,  sehingga ia diharuskan untuk pindah kuliah ke PPM Jakarta dengan jurusan Manajemen yang sebenarnya tidak ia sukai.

Akhirnya ia mulai berpikir dan mencari pelarian baru untuk menemukan sesuatu yang menjadi passionnya atau minimal hobinya sehingga bisa mengobati hatinya yang saat itu setengah hati menjalankan masa-masa kuliahnya.

Kemudian ia berpikir bahwa selama ia sakit telah banyak mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. “Lalu saya berpikir bagaimana caranya saya bisa menghasilkan uang tanpa meminta lagi kepada orang tua,” ujar Atina.

Terbesitlah dirinya untuk berjualan hijab yang saat itu belum banyak dikenal orang awam.

Hijrahku Berawal Dari Hijab

Keseriusanya menggarap bisnis hijab rupanya membawa Atina menemukan hobi barunya dan passion yang selama ini ia cari. 

“Saya berawal dari berjualan hijab kecil-kecilan di instagram dengan modal seadanya,” kata Atina.

Wanita yang memiliki hobi browsing ini rupanya cocok dan tekun menjalani hobi berjualan hijab dengan serius. Kemudian di tahun 2013 Vanilla Hijab resmi didirikan bersama kaka kandungnya.

Selama proses berjualan hijab, ia selalu bepergian sendiri mencari bahan dan model ke pasar-pasar besar di mana saat dirinya belum berhijab seringkali mendapat perlakukan yang tidak ramah dan tidak menyenangkan dari orang-orang disekitarnya.

Karena itu, Atina mencoba untuk mengenakan hijab agar mendapatkan rasa aman dari orang-orang yang menggangunya. “Ternyata setelah saya mengenakan hijab diri saya jadi lebih terlindungi, aman dan terbebas dari perlakuan orang yang sebelumnya sering menganggu saat ke pasar untuk membeli bahan hijab,” pungkasnya.

Dari situlah hatinya tergerak dan mendapat hidayah dari Allah SWT untuk membuat komitmen akan mengenakan hijab hingga seterusnya. Bahkan sampai bisnis Vanilla Hijabnya sukses di pasaran dan digemari oleh banyak konsumen dari berbagai penjuru tanah air yang menyukai warna-warna pastel. “Brand Vanilla sendiri memiliki arti manis, dan ini ada kaitannya dengan wanita Muslimah, jika ia berhijab maka akan terlihat jauh lebih manis,” pungkas Atina.(nat)

 


Back to Top