Ahmad Kainama, Peluk Islam Setelah Perdalam Alquran

gomuslim.co.id- Hidayah selalu datang kepada siapa saja yang terus berjuang mencari kebenaran. Seperti yang terjadi pada lelaki bernama Ahmad Kainama ini. Terlahir sebagai pemeluk agama Kristen yang taat, pria keturunan ambon ini memutuskan menjadi seorang muslim karena memperdalam Injil sebagai kecintaannya kepada Yesus.

“Saya jadi mualaf tahun 2009. Mengapa saya memilih Islam? karena saya ingin menjadi saksi bahwa saya adalah orang yang benar-benar mencintai Yesus. Ketika anda mencintai Rasulullah SAW dengan sungguh-sungguh, maka sesungguhnya engkau mencintai Yesus Kristus,” ujarnya kepada gomuslim, di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Sabtu (03/06/2017).

Lebih lanjut, ia mengatakan hal yang membuatnya berubah adalah setelah ia mempelajari Injil. Ia memahami bahwa Nabi Isa ternyata juga menjalankan puasa, shalat, disunat, wudhu, tahajud dan bersedekah. “Semua itu dilakukan pula oleh umat Islam,” ujarnya.

Setelah menjadi muslim, kehidupannya berubah. Ia merasa keyakinannya diuji karena tidak ada satu orang pun keluarganya yang menerima ia menjadi sorang muslim. Ia hidup sendiri, tanpa pekerjaan, tanpa uang, dan tanpa fasilitas selama ini yang ia miliki seperti mobil, dan baju-baju.

Sampai ia harus tinggal menumpang di Sekolah Legenda Wisata (Global Mandiri), Cibubur, dan ia tidur di studio musik. Namun ia tetap pada pendiriannya. Kemampuannya bermusik pun akhirnya malah membuat ia diterima menjadi pengajar di studio musik sekolah tersebut.

Meski keluarga semuanya memusuhi, fasilitas yang ia miliki hilang, tapi ia merasa bersyukur karena Allah telah memberikan hidayah dan kedamaian batin kepadanya. Ia beryukur telah terlahir kembali menjadi seorang muslim dan meyakini telah berada di jalan yang benar.

Tak butuh waktu lama bagi Ahmad Kainama untuk segera berdakwah selepas bersyahadat. Ia bahkan pernah menjadi Ketua Paguyuban Mualaf Masjid Agung Sundak Kelapa (MASK) dan telah mengislamkan ratusan orang.

Menurut Kainama, dakwah yang dilakukannya itu awalnya tak sengaja. Maksudnya, kepada lingkungan sekitar dan kerabatnya, ia coba menjelaskan mengapa menjadi Muslim. Dari penjelasan itu muncul diskusi yang akhirnya mendorong Kainama memaparkan mengapa Islam dipilihnya.

"Wah, selama diskusi itu tak jarang berakhir dengan lempar gelas. Ada juga yang menyambangi MASK mencari Kainama. Dipukuli atau diintimidasi sudah hal biasa," kata dia.

Kainama mengaku ia lebih memilih untuk berdakwah dikalangan non-Muslim lantaran itu mempermudahnya untuk memaparkan kebenaran Islam. Kalau berdakwah dikalangan Muslim, tentu mereka lebih tahu soal itu.  "Bukan bermaksud pilih-pilih, tapi saudara-saudara saya seiman tentu lebih pintar dari saya soal Islam," kata dia merendah.

Selama itu pula, Kainama tetap semangat, bahkan semakin bersemangat guna memaparkan kebenaran Islam. "Keputusan yang saya ambil sudah dipikirkan apapun konsekuensinya. Saya minta perlindungan kepada Allah, Alhamdulillah Dia melindungi saya," kata dia.

Ia mengatakan bahwa sesuatu kebenaran kalau disampaikan pasti ada beberapa orang yang tersinggung. “Saya curiga kalau orang tidak ada yang tersinggung. Itulah kenapa saya bersyukur ketika diundang saudara non muslim untuk ikut berdialog tentang yang dipercaya sebagai Tuhan,” katanya.

Sejak tahun 2012, ia dipercaya Masjid Agung Sunda Kelapa untuk mengisi kajian Kristologi setiap hari Sabtu. “Ini bukan wahana perbandingan agama Kristen dan Islam atau sebagainya. Ini adalah wahana untuk non Muslim. Tidap peduli apa pun agama dan negaranya. Untuk berdialog dengan non muslim. Dan Alhamdulillah saya sudah berkeliling ke seluruh Indonesia bersama mualaf senior. Termasuk di beberapa Negara. Seperti Bagladesh, New York, Texas,” paparnya.

Namun, menurutnya saat ini dakwah Islam di Indonesia menghadapi tantangan yang cukup berat. Karena banyak pendakwah itu hanya sekadar bicara, apalagi kalau sudah jadi artis.

“Harusnya pendakwah itu harus seorang yang militant. Harus punya senjata. Dakwah itu paling tidak ada satu ayat Allah yang disampaikan baik kepada yang muslim maupun non muslim,” tandasnya. (njs)

Komentar

  • Syarifah nurjanah

    24 Maret 2018

    Ustadz ahmad kainama

    Subhanallah.....semoga Allah selalu melindungi dan memberikan rahmat dalam setiap langkahnya....Ustadzlah orang yg di pilih Allah untuk menegakkan agama yg hak


    Reply






















  • Imeida Radjamin

    7 Maret 2018

    Kontak Ustadz Kainama

    Assalamu’alaikum wr wb Mohon maaf saya hendak menanyakan kontak ustadz Kainama agar suami saya yang masih non muslim bisa belajar kepada ustadz dan mendapatkan hidayah agar segera menjadi mualaf. Terima kasih Wass.wr.wb


    Reply






















  • Imeida Radjamin

    6 Maret 2018

    Kontak Ustadz Kainama

    Assalamu’alaikum wr wb Mohon maaf saya hendak menanyakan kontak ustadz Kainama agar suami saya yang masih non muslim bisa belajar kepada ustadz dan mendapatkan hidayah agar segera menjadi mualaf. Terima kasih Wass.wr.wb


    Reply






















  • Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


    Back to Top