#IndahnyaIslam (8)

Menelisik Perkembangan Islam di Kanada

gomuslim.co.id- Cahaya Islam kian bersinar di berbagai belahan dunia. Bukan hanya di negara yang populasinya besar, tetapi juga di sejumlah negara yang masih terbilang minoritas. Salah satunya seperti di Kanada.

Di negara bagian utara Benua Amerika ini, Islam bersemai dan berkembang cukup pesat. Pertumbuhan populasi muslim di Kanada meningkat hampir dua kali lipat dalam tiga dekade terakhir. Sebuah survei yang dilakukan Badan Statistik Kanada tahun 2013 mencatat populasi muslim tumbuh melebihi agama lain.

Bahkan, menurut survei Rumah Tangga Nasional, Islam tumbuh melebihi jumlah warga Kanada yang atheis. Survei menunjukan populasi muslim berjumlah lebih dari 1 juta dari total 33 juta populasi. Dengan kata lain, 3,2 persen dari total populasi penduduk Kanada merupakan muslim.

Sejarah Islam di Kanada

Awal mula Islam masuk Kanada hampir sama dengan awal negara ini berdiri. Hanya berselang empat tahun setelah berstatus negara, tercatat ada 13 muslim diantara penduduknya pada tahun 1871. Sejumlah Muslim Kroasia (dari Bosnia) datang ke tanah Amerika akibat perang dunia pertama yang berkecamuk.

Populasi muslim mulai sedikit meningkat setelah Perang Dunia Kedua usai. Sebagian dari mereka merupakan Muslim Kroasia dari Bosnia, yang merupakan bagian dari Hadhschar Division serta muslim tawanan Kroasia dari Bosnia. Namun sampai saat itu muslim Kanada masih sangat sedikit.

Menurut Sensus Kanada tahun 1971 ada 33 ribu Muslim di Kanada. Pada tahun 1970 imigrasi skala besar ke Kanada dimulai. Tahun ini pula komunitas muslim mulai berkembang. Pada tahun 1981, Sensus mencatat ada 98 ribu Muslim.

Kemudian pada sensus 1991, jumlah muslim meningkat menjadi 253.265 jiwa. Pada tahun 2001, komunitas Islam di Kanada telah berkembang menjadi lebih dari 579 ribu. Perkiraan awal untuk Sensus 2006 menunjukkan angka hampir 800 ribu jiwa.

Populasi, Etnik dan Imigran Muslim

Seperti para migran pada umumnya, para migran Muslim telah datang ke Kanada karena berbagai alasan. Beberapa diantaranya seperti pendidikan tinggi, keselamatan, pekerjaan, dan konsolidasi keluarga.

Ada pula yang datang karena masalah politik dan keamanan dari negara asal. Pada 1980-an, Kanada menjadi tujuan pengungsi yang penting bagi mereka yang melarikan diri dari Perang Saudara Lebanon.  

Muslim Kanada memiliki latar belakang etnis beragam. Mayoritas Muslim yang kini tinggal di sana merupakan imigran dari berbagai negara, seperti Pakistan, Timur Tengah, dan Indonesia. Sementara, ada sekitar seperlima dari Muslim Kanada yang lahir di Kanada.

Walau kebanyakan Muslim Kanada lahir di luar negeri, catat Jennifer Selby dalam laporan di atas, tingkat kelahiran asli Kanada terus meningkat. Ada juga sejumlah kecil mualaf, tapi tidak ada data statistik yang tersedia.

Mayoritas Muslim Kanada, seperti kebanyakan imigran Kanada lain, tinggal di Provinsi Ontario. Ada juga populasi Muslim yang signifikan di Provinsi Quebec dan British Colombia.

Majid Pertama

Pada tahun 1938, Masjid Kanada pertama, Al-Rashid dibangun di Edmunton. Saat itu diperkirakan sudah ada sekitar 700 muslim di negara tersebut. Bangunan masjid tersebut kini menjadi bagian dari musium di Fort Edmonton Park. Masjid ini dianggap sebagai bangunan bersejarah.

Muslim Bosnia merupakan pemrakarsa dalam mendirikan semua masjid pertama di Toronto. Masjid pertama didirikan oleh orang Bosnia dan Albania pada 1968. Masjid pertama di Toronto diberi nama Masjid Jami (56 Boustead Ave Toronto).

Kanada memiliki Masjid tertua di Toronto. Masjid yang memiliki menara tertua dibangun di Ontario dan yang bergaya Osmanik berada di Etobicoke, yang merupakan bagian dari Islamic Center Bosnia.

Kemudian, profesor Universitas Toronto, Qadeer Baig, menjualnya kepada Muslim Asia. Sementara itu, orang Albania dan Bosnia kemudian mendirikan masjid sendiri. Masjid Masyarakat Muslim Albania di Toronto 564 Annette St. dan Bosanska Dzamija (Masjid Bosnia) berada di Universitas Islam Bosnia Pusat.

Saat ini, di setiap provinsi dan wilayah terdapat komunitas Muslim yang signifikan. Komunitas terbesar terdapat di Toronto dengan 250 ribu Muslim dan lebih dari 20 masjid.

Sebagian besar masjid berpartisipasi dalam acara Doors Open. Dalam acara ini, umat Islam Toronto mengundang masyarakat umum untuk datang ke masjid dan belajar lebih banyak mengenai Islam secara umum. Meski acara ini terjadwal, kunjungan di luar jadwal tetap diterima.

Hidup Berampingan dan Damai

Dibandingkan dengan muslim Eropa, muslim Kanada tidak menghadapi permasalahan yang sama. Muslim Kanada hanya salah satu dari sekian banyak etnis yang bermukim disana dari sekian banyak etnis, suku bangsa, budaya dan agama yang bersama sama menjadi bagian dari Kanada. Pejabat pemerintah Kanada mengelompokkan muslim Kanada dalam kelompok sendiri sebagai “kelompok muslim Kanada” untuk keperluan pengambilan kebijakan dan statistik.

Muslim Kanada hidup berdampingan dengan warga Kanada lainnya dengan damai. Kebebasan beragama dan mengekspresikan agama dijamin dalam Piagam Hak Asasi dan Kebebasan Kanada.

Karena itulah, Muslim Kanada tidak mengalami diskriminasi. Muslimah bisa dengan tenang memakai hijab karena penggunaan hijab diizinkan di sekolah dan tempat kerja. Namun, di Quebec perawat perempuan tidak diizinkan mengenakan hijab.

Organisasi Islam di Kanada

Mayoritas Muslim Kanada bekerja di bidang perdagangan dan jasa. Bidang pekerjaan lain yang biasa dilakukan Muslim adalah bisnis, keuangan, administrasi, dan manajemen.

Jumlah Muslim yang banyak juga mendorong terbentuknya wadah bagi mereka. Di antara organisasi tersebut, antara lain, Kongres Islam Kanada (CIC) yang berbasis di Kitchener, Asosiasi Muslim Kanada (MAC) yang berbasis di Ottawa, Kongres Muslim Kanada (MCC) dan Lingkar Islam Amerika Utara (ICNA).

Selain itu, ada pula Canadian Council on American-Islamic Relations (CAIR-CAN) yang sekarang menjadi salah satu advokasi besar dan kebebasan sipil dari komunitas Muslim. Organisasi-organisasi Muslim di Kanada ini memiliki sekolah, memberi pelatihan bagi pemuda-pemudi, dan menyelenggarakan acara komunitas lainnya. (njs)

Sumber:

Abdul Syukur Al-Azizi. 2017. Sejarah Terlengkap Peradaban Islam. Yogyakarta:Noktah

Bakht, Natasha, ed. (2008). Milik dan Pembuangan: Menjadi Muslim di Kanada. Toronto: TSAR. 

 


Back to Top