Komunitas Nobar Film Baik

Menyulap Bioskop Sebagai Kelas Belajar

Karena film baik harus didukung

Begitulah misi dari sebuah komunitas yang menjadikan film-film sebagai bahan pelajaran bersama di dalam sebuah kelas, bernama bioskop. Mereka tergabung dalam komunitas bernama Nonton Bareng Film Baik (Nobar Film Baik). Komunitas yang sering menggunakkan hastag #NobarFilmBaik ini dalam status2-statusnya di media sosial, menjadi booming ketika banyak orang, khususnya anak muda terlihat menonton film secara berjamaah.

Saat dihubungi gomuslim melalui surat elektronik pada Kamis (24/03), Amykamila, pendiri komunitas ini bercerita, awalnya ia bekerja dalam sebuah Production House sebagai promotor film. Tapi,  seiring berjalannya waktu, dia  ingin dapat lebih banyak membantu film-film baik dalam promosi. Akhirnya Amy memilih membangun komunitas dan Komunitas Nobar Film Baik tumbuh dengan bantuan kedua rekannya. Setelah komunitas ini terbentuk, maka selanjutnya jika ada pihak yang ingin mengajak kerjasama dalam promosi film baik, maka mereka akan mengarahkan kepada komunitas ini.

Tepatnya, Komunitas Nobar Film Baik  terbentuk di akhir November 2015. Ibarat kehidupan, komunitas ini masih berada di awal masanya, sehingga masih membutuhkan pembelajaran dan pengembangan yang lebih. Pendirinya adalah Amy Kamila dan dua orang sahabatnya; Diana Maulidina dan Ratu Amirotun.

“Alasan kami membentuk komunitas ini untuk menjadi sebuah perkumpulan orang yang peduli pada film dan untuk rujukan refernsi film-film baik yang tayang di Indonesia. Karena, banyaknya film yang tidak masuk kategori film baik saat ini, seperti film dengan konten pornografi  yang ditonton oleh anak dan remaja di bawah umur. Hal ini karena tidak adanya komunitas yang menyaring film secara konten atau tidak ada bahan rujukan orang lain dalam menonton film. Sehingga banyaknya orang  “terjebak” menonton film yang ternyata berkonten porno dengan keluarga,  karenakurangnya informasi film yang boleh dan tidak boleh ditonton,” jelas Amy.

Selain itu, kata Amy, komunitas ini menggunakan prinsip community to community. Jadi, mereka fokus pada pengumpulan komunitas yang peduli dengan adanya film baik dan sudah lebih dari 10 komunitas yang menjadi mitra. Untuk waktu berkumpul, mereka  lebih banyak melakukan via What’sapp atau meeting online, karena beberapa member tinggal di luar daerah.

Berepa film yang sudah dipromosikan melalui Nobar Film Baik, di antaranya adalah film Bulan Terbelah di Langit Amerika, Tausiyah Cinta dan I am Hope. Sedangkan dalam waktu dekat, yaitu pada April 2016, Nobar Film Baik mulai sibuk mempromosikan film dibintangi Dimas Setto dengan latar keislaman Lombok berjudul Kalam-Kalam Langit.

“Sebenarnya, kami tidak pemilih terhadap kriteria khusus film baik itu seperti apa, tapi kami mempunyai beberapa rules dan film tidak harus religi (tema agama). Film yang lulus sensor versi kami adalah film yang tidak ada konten pornografi, kekerasan atau mengandung nila-nilai yang mengandung pelecehan Suku, Agama dan Ras (SARA),” tambah Amy.

Kehadiran komunitas ini diharapkan bisa menjadi angin segar bagi para pecinta film karya anak bangsa dan juga referensi film baik yang patut ditonton bersama keluarga. Karena, menurut Amy, perkembangan pasar film saat ini sudah ramai dengan karya anak bangsa yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tapi, disayangkan banyaknya film berkualitas, baik secara konten ataupun gambar, tidak fokus ketika melakukan promo sehingga yang terjadi adalah tidak banyak yang menonton film itu karena ketidaktahuan masyarakat.

Project yang sedang dikerjakan Nobar Film  Baik di tahun 2016 ini adalah membantu sosialisasi film baik, membantu promo film Kalam-Kalam Langit, membantu promo film Bulan Terbelah di Langit Amerika part 2 dan beberapa film lainnya yang masih dalam tahap sensor dari komunitas ini.

Terakhir, Amy juga ingin berpesan bagi masyarakat Indonesia pecinta film,

“Jangan membuang uang untuk merusak bangsa dengan menonton film berkonten porno atau konten buruk lainnya. Ayo dukung karya anak bangsa yang mengandung konten baik. Let’s be smart audience, film yang baik adalah yang bisa memberi pelajaran dan inspirasi bagi penontonnya untuk sama-sama belajar di dalam kelas bioskop,” tutup Amy.

Jika anda tertarik bergabung dengan Komunitas Nobar Film Baik ini silahkan menghubungi pengurusnya di  085697190439. Saat ini, mereka juga sedang fokus pada pengembangan media sosial  di instagram dengan akun @nobarfilmbaik. (fau)

 

 

 

 

 


Back to Top