Film Maker Muslim

Berawal dari 'Cinta Subuh' Sebarkan Nilai Islam Melalui Audio-Visual

Jakarta, (gomuslim). Banyak Jalan Menuju Roma. Pepatah lama itu agaknya tepat untuk sebuah misi dari komunitas yang satu ini. Berawal dari 'passion' masing-masing penggagasnya di bidang media audio-visual, komunitas ini hanya ‘iseng’ membuat sebuah film pendek bertajuk Cinta Subuh pada 2015 lalu. Saat itu, youtube dipilih sebagai media penayangan film religi pertama mereka. Tak disangka, hingga saat ini Cinta Subuh pun mendapatkan respon yang baik dan kini sudah ditonton lebih dari 900.0000 orang.

Film Maker Muslim, begitu mereka memberikan nama pada komunitas ini. Komunitas ini terbentuk ketika persiapan film Cinta Subuh lahir, yaitu pada akhir 2014. Tim utamanya adalah M. Amrul Ummami, M. Ali Ghifari, Ryan Kurniawan, dan Andre Addin yang masing-masing bertugas sebagai produser, penulis naskah, pengarah audio, dan juga pemeran film. Film Maker Muslim (FMM) itu bisa dibilang komunitas yang terdiri dari para crew dan talent Film Islami, sedangkan baru-baru ini FMM bergabung dengan DAQU Movie yang merupakan sebuah Production House (PH)  yang dibentuk oleh Pondok Pesantren Daarul Quran asuhan Ustadz Yusuf Mansyur. Karena dahulu mereka menggunakkan WANT Production  sebelum hijrah memproduksi film-film Islami seperti sekarang.

“Awalnya kami tidak serius untuk membuat film bergenre Islam, memang pernah kami pikirkan tapi tidak begitu antusias untuk membuatnya. Hingga ada kejadian yang membuat kami "jatuh" atas kehendak Allah. Di titik itu kami seperti diingatkan dan akhirnya mencoba membuat film Islami dengan tajuk Cinta Subuh. Ketika dilempar di youtube, kami tidak menyangka banyak sekali peminatnya. Hingga akhirnya kami yakin bahwa jalan kami adalah di genre ini, yaitu untuk membuat film yang inspiratif dan penuh dengan nilai-nilai Islam,” jelas M. Amrul Umami Produser FMM melalui surat online kepada gomuslim baru-baru.

Kini, di usianya yang menginjak satu tahun, FMM teah memproduksi puluhan judul film pendek maupun video inspiratif yang mereka bagikan di media Youtube dengan nama akun: Film Maker Muslim. Setelah sukses dengan Cinta Subuh, mereka menelurkan lagi karya-karya video Islami dan inspiratif seperti beberapa judul film pendek berikut ini, yaitu Istri Paruh Waktu, Shalawat Cinta, Valentine Sudah Basi, Web Series Ramadhan Cantik, Seperti Khadijah, Siksa Kubur, dan masih banyak yang lainnya.

“Pada tahun 2016 ini kami akan ada launching film panjang perdana kami yang berjudul Mengejar Halal. Film dengan low budget ini,  insya Allah bisa high impact. Selain itu di Ramadhan tahun ini,  kami juga sudah menyiapkan amunisi untuk menggempur youtube dengan webseries yang bekerja sama dengan beberapa sponsor dan media,” tambah Umam. 

Terkait  kriteria film Islami menurut komunitas ini, FMM menilai film Islami itu sebenernya tidak sekadar simbol saja seperti harus ada adegan mengaji atau pemainnya berhijab semua. Film Islami itu adalah film yang mengangkat nilai-nilai islam dan pastinya menghibur agar penonton awam yang tidak mengenal Islam sekalipun merasa film Islami sangat dekat dengan mereka.

“Semoga film-film religi tidak hanya membahas cinta-cintaan saja dan tidak hanya sekadar simbol. Tapi, fokus ke nilai-nilai islamnya dan untuk menghibur. Percuma kita membuat  film yang bagus tapi tidak  ada yang nonton karena membosankan,” harap tim FMM.

Kata Umam, dalam memproduksi sebuah film, FMM juga bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti talent, sponsor, dan tim pendukung lainnya. Hal itu dilakukan dengan merekrut orang baru, misalnya dengan tahap casting ada juga yang melakukan kerjasama sponsorship dan lainnya. Sedangkan untuk membentuk komunitas terbuka, Umam dan tim FMM akan membuatnya dalam planning ke depan, karena saat ini interaksi dengan masyarakat luas  hanya dilakukan di social media saja. 

Informasi update karya terbaru Film Maker Muslim dan informasi acara offair, serta berita lainnya tentang komunitas ini bisa dilihat di Youtube: Film Maker Muslim-DAQU Movie, Facebook: Film Maker Muslim, Twitter dan Instagram: @filmmakermuslim, serta di website: http://want-production.com/. (fau)

 


Back to Top