Komunitas Menghafal Al-Qur'an Semudah Tersenyum

Melalui Gerakan Tangan, Ayat Al-Qur’an Pun Bersemayam

Jakarta, (gomuslim). Melalui pengalaman-pengalaman pribadinya, Ustad Bobby Heriwibowo  akhirnya atas seizin Allah SWT menemukan metode yang luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an dengan cepat dan menyenangkan. Metode yang kemudian dinamakan Kauny Quantum Memory Menghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum ini sangatlah menjawab kebutuhan masyarakat akan terobosan-terobosan terbaru dari para ahlinya untuk belajar Al-Qur’an dan menghafalnya dengan cepat dan mudah.

Bukan hanya hafal ayatnya, menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum juga menawarkan masyarakat untuk dapat hafal maknanya, fasih makhrajnya, baik tajwidnya, dan dapat menuliskan huruf Al-Qur’an (Ayat-ayatnya).

Metode ini pun selanjutnya banyak diseminarkan. Dan dalam seminar-seminar yang pernah telah diadakan, dalam penyampaian materinya, Ustad Bobby kerap kali membawakan dengan pembawaan sederhana dan serba ringkas, kadang diseling humor-humor segar yang membuat kita tertawa.

Misalnya tentang anekdot; gara-gara nama yang tidak beraura Islami, maka beasiswa dari Depag saat kuliah di Al Azhar, Kairo, lama keluarnya tidak seperti teman-teman lainnya, Habiburrahman si Ayat-ayat Cinta.

Tidak seperti metode hafalan dengan melihat teks dan mendengar ayat-ayat Al Quran secara terus-menerus. Bobby Herwibowo menerapkan metode yang diakuinya sebagai anugerah, ilham yang diberikan Sang Pencipta kepada dirinya, agar lebih memasyarakatkan Al Quran dengan tersenyum, ringan dan mudah, yakni menggabungkan gerakan-gerakan tangan dan menanggalkan otak yang menurutnya memperlambat dalam proses menyimpan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Tanpa disadari, metode yang ia sajikan rupanya selain memang rasional dan dapat dibuktikan dengan nalar juga termaktub dalam Al-Qur’an. Misalnya saja, dalam konsep menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum tanpa menggunakan otak sebagai garda terdepan untuk menyimpan memori, ternyata ada dalam surat Yasin ayat 65, “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan tangan-tangan mereka berkata kepada Kami dan kaki-kaki mereka memberi kesaksian terhadap apa yang telah mereka usahakan.”

Ayat di atas menandakan bahwa tangan menyimpan memori yang lebih banyak dibandingkan otak manusia. Studi ilmiah membuktikan bahwa tangan ini memiliki miliaran sel-sel lebih banyak dibanding otak manusia. Wajar saja jika semua gerak-gerik manusia mulai dari lahir hingga tutup mata dapat terekam dengan baik di tangan ini. Lebih lanjut lagi, dalil-dalil lainnya bahwa Rasulullah menghafal Al-Qur’an dengan hanya mengikuti ucapan Jibril tanpa menuliskannya untuk kemudian dihafalnya, juga senada dengan metode yang dirumuskannya dan semakin menguatkan metode menghafal lewat isyarat dan tanpa menggunakan otak.

Alhasil, metode ini pun dapat digunakan dalam keadaan apapun dan bagaimanapun. Sambil berlarian. Berbincang-bincang dengan teman. Semuanya sangat memungkinkan manusia unutk menghafal Al-Qur’an melalui metode tersebut.

Saat ini, ribuan orang telah bergabung dan mengafal Al-Qur’an satu ayat dalam satu hari lewat sosial media (Whatsapp, Facebook) dengan sistem setoran setiap hari, yang diasuh langsung oleh Ustad Bobby Heriwibowo dengan cara mengirimkan video. Kemudian para peserta mengirimkan balik video balasan sebagaimana yang dikirimkan oleh Ustad Bobby. Ribuan orang itu belum termasuk dengan ribuan orang lainnya yang menghafal Al-Qur’an dengan metode tersebut dengan mendatangi seminar-seminar yang diadakan oleh Ustad Bobby, dan lainnya.


Komentar

  • SINTA

    12 April 2017

    lokasi dmana??

    saya berlokasi di jakarta pusat dimana saya bisa ikut di jakarta pusat


    Reply






















  • ardyo

    24 Agustus 2016

    dimana belajar quran dgn metode isyarat

    Saya dan anak saya ingin belajar rumahbdibekasi barat tolongbinfo dimana saya bisa belajar


    Reply






















  • Tulis Komentar


    Back to Top