Kampanyekan Makanan Halal Bersama Asosiasi Chef Halal Indonesia

gomuslim.co.id- Seiring berkembangya pemahaman umat Islam, pilihan makanan halal menjadi gaya hidup saat ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) kian gencar melabelkan produk, restoran dan berbagai jenis kuliner bersertifikat halal agar memudahkan umat Muslim dalam memilih makan-makanan halal yang dianjurkan oleh Islam.

Peran juru masak atau chef tentunya sangat berpengaruh dalam kehalalan dan kebersihan makanan yang dikonsumsi. Karena itu Asosiasi Chef Halal Indonesia (ACHI) menjadi jawaban atas keraguan konsumen dalam memilih makanan halal yang disajikan di restoran. Pada dasarnya ACHI merupakan kumpulan para chef professional yang mempunyai dasar pemikiran yang sama, yakni berfokus pada perkembangan halal di dunia kulinari khususnya bagi umat Muslim.

Resolusi Asosiasi Chef Halal Indonesia

Sebagai asosiasi yang mengedepankan konsep kuliner halal, ACHI memiliki resolusi tersendiri yakni dengan adanya visi dan misi sebagai komunitas yang mengedepankan kebersamaan dalam mengedukasi masyarakat akan produk kuliner yang halal dan thayib.

Dalam keterangan yang diterima oleh gomuslim, memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengkonsumsi makanan menjadi visi utama ACHI. Sedangkan misinya adalah turut mengedukasi masyarakat akan prinsip halal, dan memberikan keamanan dan kenyamanan mengkonsumsi, menyediakan produk serta jasa yang berkualitas dan halal.

Kegiatan

Anggota dari ACHI sendiri didominasi oleh kumpulan para chef profesional, pelaku kuliner, produsen produk, pebisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hulu hilir kuliner, termasuk konsumen. Melalui keanggotaan ini ACHI melakukan berbagai kegiatan yang menggambarkan visi dan misi tersebut, antara lain; Pertama, Edukasi dalam dalam website www.dapurhalal.comKedua, Informasi, yakni memberikan informasi secara gratis tentang prinsip halal (sosmed dan media), Ketiga, Konsultasi, dalam hal ini ACHI memberikan konsultasi dalam bisnis halal kulinari. Keempat, Market Place, di mana ACHI akan membangun pasar halal dengan tujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam mengkonsumsi produk produk kuliner, seperti bazar online dll.

Kelima, Comunity Assurance, yakni memberikan jaminan kualitas yang terbaik bagi masyarakat akan halal, untuk hal ini kami akan membangun komunitas non produsen. Keenam, Campaign, membangun kampanye gerakan nasional yang selaras dengan sosial budaya masyarakat secara positif. Ketujuh, Charity, adanya pemberian bantuan berupa produk, jasa maupun dukungan komunitas bagi yang membutuhkan. Dan Kedelapan, Network, menjalin hubungan seluas luasnya dengan komunitas atau organisasi yang sejalan.

Beberapa kegiatan yang belum lama diselenggarakan yakni pada bulan Januari, ACHI melakukan Sharing Halal di acara Pasar Halal dan Kajian Akbar Terang Jakarta. Dan pada bulan Februari mengadakan Halal on The Street "Berani Bertanya" yang diselenggarakan di Surabaya bekerja sama dengan LPPOM MUI Jawa Timur. Kegiatannya meliputi Edukasi Halal dan Demo Chinese Food Halal yang dihadiri 150 PKL dan masyarakat Umum.

Chef Herman Kemang

Dalam sepak terjangnya mengkampanyekan kuliner halal dan mengajak chef dalam memasak makanan halal, nama Chef Herman Kemang sudah tidak asing lagi di dunia kuliner halal Indonesia. Dialah Chef R. Muhammad Suherman yang saat ini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Chef Halal Indonesia. Alumnus Jurusan Jasa Boga SMTK (Sekolah Menengah Teknologi Kerumahtanggan) Jakarta ini pernah berkarier di beberapa restoran ternama di DKI Jakarta, antara lain pernah menjadi chef de partie di  Eaton Bakery & Restaurant (Chinese Food) pada tahun 1993 hingga 1995.

Kemudian ia mendalami dan lebih fokus pada kuliner halal sesuai Syariat Islam. Kesungguhannya dalam mempelajari kuliner halal membuahkan karya buku yang berjudul ‘Halal Chinese Food ala Resto’ yang merupakan buku ‘Halal Culinary Series’ yang pertama di Indonesia.

Sebagai seorang Chef yang sangat concern akan kuliner halal, dirinya secara aktif melakukan syiar melalui bermacam kegiatan. Baik melalui edukasi halal di berbagai komunitas, majelis taklim hingga ke sekolah-sekolah, bedah buku, ataupun secara praktek. Syiar ini dilakukan dengan menyelenggarakan berbagai training, halal cooking class dan demo halal cooking. (nat)

 

 

 

 

 

 

 


Back to Top