Gerakan Mukena Bersama Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Kebersihan Alat Ibadah

gomuslim.co.id- Bagi sebagian wanita memakai mukena yang bersih adalah hal yang sangat diperhatikan. Karena menyangkut kenyamanan dan kekhusuan dalam beribadah. Namun di sebagian masjid dan mushola, ada yang kurang memperhatikan ritme pencuciannya. Beberapa kendalanya karena Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau marbot masjid kurang peka terhadap kebersihan mukena, karena sebagian besar pengurus masjid/mushola adalah kaum laki-laki yang tidak secara langsung bersentuhan dengan mukena.

Awal Gerakan Mukena Bersama

Pada suatu ketika dua sahabat Muslimah Asa Ratna dan Amelia Devita shalat di Masjid Al Azhar Jakarta, mereka mengenakan mukena yang ada di masjid tersebut bersih dan nyaman dikenakan. Berangkat dari hal tersebut, dua sahabat Muslimah itu membuat suatu gerakan yang dapat bermanfaat untuk mukena di masjid atau mushola dengan membentuk gerakan Mukena Bersama (MB).

Saat ditemui oleh gomuslim, Asa yang merupakan salah satu founder Mukena Bersama menceritakan gerakan yang ia dan sahabatnya bentuk. Karena keduanya tinggal di daerah yang berbeda, Asa di Jakata dan Devina di Bandung, kemudian keduanya membentuk gerakan MB di daerah masing-masing.

“Ternyata antusiasnya direspon cukup baik oleh temen-temen, awalnya kita kempanye kegiatan di medsos, banyak yang nanya kegiatannya dan akhirnya mau gabung,” tutur Asa.

Kegiatan

Gerakan Mukena Bersama (MB) adalah gerakan yang menyediakan dan merawat mukena bersih di tempat ibadah umum seperti masjid dan mushola di rumah sakit, kantor, kampus, mall, sekolah dll. Dua kegiatan MB adalah pengadaaan mukena oleh para relawan. Pengadaan mukena dan perawatan bagi siapa saja yang ingin menjadi donatur terbuka. Donatur ini sifatnya tidak mengikat, jadi siapapun dan kapanpun bisa ikut berpartisipasi.

Sedangkan relawan perawaan mukena terbuka bagi siapa saja yang ingin menjadi relawan. Setiap relawan akan diamanahkan 4 buah mukena, 2 untuk ditaruh di masjid/mushola dan 2 lagi untuk didiamkan (sebagai cadangan untuk pengganti ketika mukena sedang dalam perawatan pencucian).

Asa mengatakan saat ini relawan Mukena Bersama sudah tersebar ke seluruh Nusantara, mulai dari perorangan, DKM di kampus, Rohis Sekolah, maupun perkantoran dan mall.

Alhamdulillah, relawan kami sudah tersebar di berbagai daerah, mereka dengan sukarela menjalankan gerakan ini. Namun kami tidak memaksa untuk ritmen pencuciannya. Bahkan ada beberapa relawan kami yang mencuci mukena 3 hari sekali,” ujar Asa.

Bagaimana Caranya Menjadi Relawan?

Relawana pemelihara dapat mendaftarkan diri melalui sms ke nomor 0812 8469 738, dengan format pendaftaran relawan:

Nama, alamat rumah, no tlp, alamat masjid/mushola yang akan difasilitasi.

Syarat-Syarat:

  1. Berniat dan bersedia menjalankan amanah untuk memelihara mukena bersama dengan tukar cuci secara berkala.
  2. Setiap relawan akan mendapatkan 4 buah mukena untuk diletakan pada satu lokasi saja.
  3. Mukena kotor wajib ditukar dengan mukena bersih maksimal 1 bulan sekali.
  4. Mengirim foto mukena di lokasi untuk menjadi laporan kami kepada para donatur.
  5. Jika suatu saat sudah tidak sanggup menjadi relawan, mukena wajid dikembalikan kepada pengurus Mukena Bersama.

Bagaimana Cara jadi Donatur?

Penyaluran Donasi Melalui Rekening:

Bank syariah mandiri (kode bank 451) 7094 980 679 a.n Amelia Herlinda Devita. Konfirmasi donasi: Nama_nominal_tanggal transfer kirim ke 0812 2338 1985

Catatan:

-         Jumlah donasi tidak ada batasan, infaq sesuai dengan kemampuan masing-masing

-         Donatur tidak terikat dengan waktu, bisa berpartisipasi kapan saja sesuai keinginan.

Info dan Kontak :

Asa Ratna: 0812 8469 738

Instagram: @mukenabersama

Facebook: Mukena Bersama


Back to Top