BSM, Bank Halal Bawa Berkah dan Menentramkan

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat muslim di tanah air yang mayoritas, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. membentuk PT Bank Syariah Mandiri (BSM).  Mendirikan pranata keuangan atau perbankan syariah merupakan langkah strategis mengingat semakin hari masyarakat muslim lebih memilih perbankan berbasis syariat. Selain itu menjadi syiar hidup halal membawa keberkahan.

BSM resmi mulai beroperasi sejak Senin tanggal 25 Rajab 1420 H atau tanggal 1 November 1999, sebagai respon atas diberlakukannya UU No. 10 tahun 1998, yang memberi peluang bank umum untuk melayani transaksi syariah (dual banking system).

Bank syariah terbesar ini dilaporkan membukukan aset sebesar Rp 67,12 triliun jelang tutup tahun 2015 lalu. Statusnya sebagai bank devisa yang diperoleh pada tahun 2002, kian memantapkan institusi ini sebagai perbankan syariah. Belakangan BSM sudah memiliki 136 kantor cabang, 493 kantor cabang pembantu (KCP), 58 kantor kas (KK), 6 syariah counter layanan (KLS), dan 127 payment point (PP) nasional.

Seperti bank konvensional, produk BSM secara garis besar dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu produk penghimpunan dana, produk penyaluran dana dan produk jasa perbankan. Semua produk BSM terjamin sepenuhnya terhindar dari riba, karena seluruh akadnya jelas dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. BSM juga berkepentingan membangun masyarakat nasabah yang berakhlak islami agar dapat mensyiarkan keberhasilan prinsip syariah dalam bermuamalah.

Kini BSM berperan penting dalam mendorong kemandirian pelaku UKM berbasis syariah atau memiliki moral Akhlakul Karimah. Salah satu kiprah BSM dalam membangun moral ekonomi syariah itu sudah dimulai dengan diadakannya event pemberian “Santri-prenuer Award” bagi kalangan wirausahawan santri di penghujung akhir tahun 2015. Event itu perlu disinambungkan untuk terus memupuk moral ekonomi yang dilandasi nilai-nilai akhlakul karimah. “Apa yang dilakukan BSM kemarin itu, perlu diapresiasi oleh semua pemangku kepentingan (stake holder) di negeri ini. Utamanya dalam menumbuhkan perekonomian yang bermoral santri, berakhlakul karimah. Sebab bisnis tanpa moral dan akhlakul karimah bisa kehilangan keberkahannya,” ujar KH Ahmad Utomo, pembina Rumah Enterpreneur Indonesia mitra BSM kepada gomuslim (30/03/16). Menurut Direktur BSM Agus Sudiarto, event itu merupakan ajang untuk mencari nasabah baik, bukan sekedar mencari nasabah.

Di dunia sekarang ini, keberadaan bank syariah bukan lagi fenomena tetapi fakta trend kebutuhan masyarakat. Animo masyarakat untuk bertransaksi menggunakan infrastruktur keuangan syariah semakin mantab. Malah di beberapa negara ASEAN, keberadaan bank syariah mulai mengarus utama. Kajian pendukung secara akademis sudah terselenggara, bahkan kampus-kampus seperti di Malaysia menyediakan kejuruan dengan SKS yang bermuatan kajian keahlian keuangan syariah dan ekonomi syariah. Kampus-kampus negeri dan swasta pun sudah banyak menciptakan ruang specialisasi di bidang ini.

BSM memadukan idealisme usaha dengan nilai-nilai religi. Harmoni antara idealisme usaha dan nilai-nilai religi inilah yang menjadi salah satu keunggulan BSM menuju perekonomian Indonesia yang bermartabat. (boz)

 

Tentang BSM

PRODUK PENGHIMPUN DANA BANK SYARIAH MANDIRI

Tabungan

  1. Tabungan BSM: Tabungan BSM merupakan tabungan dalam mata uang rupiah yang dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah. Akad mudharabah muthlaqah adalah akad antara nasabah dan bank dimana nasabah memberikan kekuasaan penuh kepada pihak bank untuk mempergunakan dana milik nasabah untuk usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Bank Syariah Mandiri menawarkan bagi hasil yang kompetitif bagi nasabah atas hasil dari usaha tersebut.
  2. BSM Tabungan Berencana:  Sama dengan Tabungan BSM, BSM Tabungan Berencana ini juga menggunakan prinsip mudharabah muthlaqah. Hanya saja pada tabungan berencana ini Bank Syariah Mandiri memberikan nisbah bagi hasil berjenjang serta kepastian pencapaian target dana yang telah ditetapkan.
  3. BSM Tabungan Simpatik: Tabungan simpatik ini menggunakan akad wadiah (titipan) yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat berdasarkan syarat-syarat yang disepakati.
  4. BSM Tabungan Investa Cendekia: Tabungan investa cendikia ini adalah tabungan berjangka yang ditujukan untuk keperluan uang pendidikan dengan jumlah setoran bulanan tetap dan dilengkapi asurasi. Tabungan investa cendikia menggunakan akad mudharabah muthlaqah.
  5. BSM Tabungan Dollar: Tabungan Dollar BSM adalah tabungan dalam mata uang dollar amerika (USD) dimana penarikan dan setorannya dapat dilakukan setiap saat atau sesuai ketentuan BSM. Tabungan Dollar BSM ini menggunakan akad wadi’ah yad dhamanah (simpanan dijamin), artinya uang yang dititipkan kepada bank dapat dimanfaatkan oleh pihak bank. Apabila dari hasil pemanfaatan tersebut diperoleh keuntungan maka seluruhnya menjadi hak bank.
  6. BSM Tabungan Pensiun: Tabungan Pensiun BSM ini merupakan tabungan hasil kerjasama pihak Bank Syariah Mandiri dengan PT Taspen. Tabungan ini dikhususkan untuk pensiunan pegawai negeri di Indonesia dengan menggunakan mata uang rupiah dan akad mudharabah mutlaqah.
  7. BSM Tabunganku: TabunganKu atau TabunganKu iB adalah tabungan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tabunganku di Bank Syariah Mandiri menggunakan akad wadhi’ah yad dhamanah.
  8. BSM Tabungan Mabrur: Tabungan Marbrur adalah tabungan dalam mata uang rupiah dengan akad mudharabah muthlaqah yang diperuntukan untuk membantu pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
  9. BSM Tabungan Mabrur Junior: Sama dengan BSM Tabungan Mabrur, hanya saja tabungan ini dikhusukan bagi anak dibawah umur.

 

BSM Giro

Merupakan sarana penyimpanan dana dalam mata uang rupiah melalui akad wadiah yad dhamanah.

 

  1. BSM Giro Valas: Sarana penyimpanan dana dalam mata uang dollar amerika (USD) berdasarkan akad wadiah yad dhamanah.
  2. BSM Giro Singapore Dollar: Sebagai sarana penyimpanan dana dalam mata uang dollar singapore (SGD) berdasarkan prinsip akad wadiah yad dhamanah.
  3. BSM Giro Euro: Sarana penyimpanan dana dalam bentuk EURO melalui akad wadiah yad dhamanah.

 

Deposito

BSM Deposito

Merupakan investasi berjangka waktu tertentu dalam bentuk mata uang rupiah yang dikelola sesuai dengan prinsip akad Mudharabah Muthlaqah.

BSM Deposito Valas: Adalah investasi berjangka waktu tertentu dalam bentuk mata uang dollar (USD) yang sesuai dengan akad Mudharabah Muthlaqah.

 

PRODUK PEMBIAYAAN

  1. BSM Implan: Adalah pembiayaan konsumer dalam bentuk valuta rupiah yang diberikan oleh bank kepada karyawan tetap Perusahaan yang pengajuannya dilakukan secara massal (kelompok). BSM Implan dapat mengakomodir kebutuhan pembiayaan bagi para karyawan perusahaan. Akad BSM Implan menggunakan akad Wakalah wal Murabahah untuk pembelian barang, sedangkan akad  Wakalah wal Ijarah digunakan untuk memperoleh manfaat atas jasa.
  2. Pembiayaan Peralatan Kedokteran: Merupakan pembiayaan kepada para profesional di bidang kedokteran/kesehatan untuk pembelian peralatan kedokteran dengan akad murabahah, yaitu akad jual beli antara bank dan nasabah, dimana bank membeli barang yang dibutuhkan dan menjualnya kepada nasabah sebesar harga pokok ditambah dengan keuntungan margin yang disepakati.
  3. Pembiayaan Edukasi BSM: Pembiayaan jangka pendek dan menengah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan uang masuk sekolah/perguruan tinggi/lembaga pendidikan lainnya atau uang pendidikan pada saat pendaftaran tahun ajaran/semester baru berikutnya dengan akad ijarah.
  4. Pembiayaan Kepada Pensiunan: Pembiayaan konsumer (termasuk untuk pembiayaan multiguna) kepada para pensuinan, dengan pembayaran angsuran dilakukan melalui pemotongan uang pensiun langsung yang diterima oleh bank setiap bulan (pensiun bulanan) melalui akad murabahah atau ijarah.
  5. Pembiayaan Kepada Koperasi Karyawan untuk Para Anggotanya
    Penyaluran pembiayaan kepada/melalui koperasi karyawan untuk pemenuhan kebutuhan para anggotanya (kolektif) yang mengajukan pembiayaan melalui koperasi karyawan.
  6. Pembiayaan Griya BSM: Pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang untuk membiayai pembelian rumah dengan akad murabahah.
  7. Pembiayaan Griya BSM Bersubsidi: Pembiayaan untuk pemilikan atau pembelian rumah sederhana sehat (RS Sehat/RSH) dengan dukungan fasilitas subsidi uang muka dari pemerintah. Pembiayaan Griya BSM Bersubsidi ini menggunakan akad murabahah.
  8. Pembiayaan Kendaraan Bermotor: Pembiayaan untuk pembelian kendaraan bermotor dengan akad murabahah.
  9. Pembiayaan Umrah: Pembiayaan Umrah adalah pembiayaan jangka pendek yang digunakan untuk memfasilitasi kebutuhan biaya perjalanan umrah dengan akad Ijarah.
  10. Pembiayaan Talangan Haji: Pinjaman dana talangan dari bank kepada nasabah khusus untuk menutupi kekurangan dana untuk memperoleh kursi/seat haji dan pada saat pelunasan BPIH.
  11. BSM Gadai Emas: Pembiayaan atas dasar jaminan berupa emas sebagai salah satu alternatif memperoleh uang tunai dengan cepat.
  12. BSM Cicil Emas: Fasilitas yang disediakan oleh BSM untuk membantu nasabah untuk membiayai pembelian/kepemilikan emas berupa lantakan (batangan).

 

PRODUK JASA BANK SYARIAH MANDIRI

  1. Jasa Produk
  2. BSM Card
  3. BSM Sentra Bayar
  4. BSM SMS Banking
  5. BSM Mobile Banking
  6. BSM Net Banking
  7. Pembayaran Melalui Menu Pemindahbukuan di ATM
  8. BSM Jual Beli Valas
  9. BSM Elektronic Payroll
  10. Transfer Uang Tunai
  11. BSM E-Money
  12. Keamananku
  13. Jasa Operasional
  14. BSM transfer Lintas Negara Western Union
  15. BSM Kliring
  16. BSM Inkaso
  17. BSM Intercity Clearing
  18. BSM RTGS
  19. Transfer Dalam Kota
  20. BSM Transfer Valas
  21. BSM Pajak Online
  22. BSM Referensi Bank
  23. BSM Standing Order
  24. BSM Payment Point
  25. Layanan BSM Pembayaran Institusi
  26. Jasa Investasi
  27. Reksadana
  28. Sukuk Negara Ritel

*Produk Bank Syariah Mandiri di atas sewaktu-waktu dapat berubah (bertambah atau berkurang) sesuai dengan kebijakan pihak Bank Syariah Mandiri.

Secara umum, produk BSM tersebut tidak berbeda dengan produk Bank Konvensional, yang membedakan adalah BSM menggunakan sistem berbasis syariah, tidak mengandung riba. Soal kehalalan produk inilah yang menjadi incaran jutaan masyarakat muslim di tanah air. Sebagaimana sukses Bank Syariah di Pakistan dan Malaysia yang tumbuh di kisaran 9% setiap tahun, BSM diharapkan juga dapat meraih segmen pasar muslim dengan pertumbuhan lebih tinggi. Hari ini Bank Syariah memang baru tumbuh 5%, tetapi dengan edukasi publik terus menerus, pasti dengan mantap akan berkembang.


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top