BRISyariah Bertekad Jadi Bank Ritel Modern Berprinsip Syariah

BRI Syariah tak lain adalah anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Induknya kadang lazim disebut Bank BRI atau BRI saja. Bank ini tergolong bank tertua di tanah air. Didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja di Purwokerto pada tanggal 16 Desember 1895 di zaman Hindia Belanda. Awalnya saat itu mengambil nama “Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto” dalam bahasa Belanda disebut “De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden”. Setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946, disebutkan dalam Pasal 1 bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Bank ini didirikan sebagai lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi) di Purwokerto, dan kini menjadi luas dan terjangkau oleh lapisan masyarakat di tanah air.

Kembail ke BRISyariah, ia tergolong bank umum syariah (BUS) yang berada di bawah bank BUMN dengan asset yang cukup besar. BRISyariah sendiri dahulu bernama Bank Jasa Arta, berdiri pada 1969, lalu diambil alih oleh Bank Rakyat Indonesia dan menjadi bank umum syariah. Secara resmi PT Bank BRI Syariah beroperasi pada tanggal 17 November 2008. Meski awalnya bank ini beroperasi secara konvensional tapi kemudian kegiatan perbankannya diubah dengan menggunakan prinsip syariah Islam.

Aktivitas PT. Bank BRISyariah semakin kokoh setelah pada 19 Desember 2008 ditandatangani akta pemisahan Unit Usaha Syariah PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., untuk melebur ke dalam PT. Bank BRISyariah (proses spin off‑). Pelepasan (spin off) dan Peleburan unit usaha syariah ke PT Bank BRISyariah ini berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2009. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bapak Sofyan Basir selaku Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., dan Bapak Ventje Rahardjo selaku Direktur Utama PT. Bank BRISyariah.

Sudah terhitung sewindu PT. Bank BRISyariah hadir mempersembahkan sebuah bank ritel modern terkemuka dengan layanan fi­nansial berprinsip syariah. Tak hanya kenyamanan kebutuhan nasabah yang hendak dipersembahkan tapi juga layanan dan produk yang menentramkan dengan ragam layanan yang sesuai kebutuhan nasabah. Dengan demikian, melayani nasabah itu—seusia dengan visinya, membuat hidup lebih bermakna.  

Kini PT Bank BRI Syariah menjadi bank syariah ketiga terbesar di tanah air berdasarkan aset. Pertumbuhan BRISyariah dianggap pesat dinilai dari sisi aset, jumlah pembiayaan maupun perolehan dana pihak ketiga (DPK). Dengan berfokus pada segmen menengah bawah, PT. Bank BRISyariah menargetkan menjadi bank ritel modern terkemuka dengan berbagai ragam produk dan layanan perbankan.

Selain itu, ada nilai-nilai korporasi yang melekat pada bank syariah ini yaitu komitmen pembayaran zakat oleh karyawannya dan penyalurannya kepada para mustahiq zakat. Dalam hal penyaluran dan pengumpulan zakat, BRISyariah memiliki rekam jejak pernah bekerja sama dengan BAZNAS dan BAZIS DKI Jakarta. Kepedulian pada pendidikan dan sosial masih mewarnai kegiatan-kegiatan CSRnya. Baru-baru ini BRISyariah melakukan kegiatan bersih-bersih masjid di Banda Aceh sebagai bagian dari kegiatan CSR dengan bertajuk ‘Masjid to Masjid’ sejak 15 sampai 16 April lalu. Acara itu juga diikuti rangkaian pemberian bantuan sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan konsultasi gratis dengan dokter umum serta pemberian perobatan gratis. Selain itu, ada pembagian sembako dan voucher belanja total Rp 1 juta diberikan sebagai hadiah kepada peserta. (boz)

 

 

 

Visi & Misi

Visi

Menjadi bank ritel modern terkemuka dengan ragam layanan ­finansial sesuai kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk kehidupan lebih bermakna.

Misi

  • Memahami keragaman individu dan mengakomodasi beragam kebutuhan fi­nansial nasabah. 
  • Menyediakan produk dan layanan yang mengedepankan etika sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
  • Menyediakan akses ternyaman melalui berbagai sarana kapan pun dan dimana pun.
  • Memungkinkan setiap individu untuk meningkatkan kualitas hidup dan menghadirkan ketenteraman pikiran.

 

Produk

 

 

 

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top