BTN Syariah, Majukan Bisnis dengan Prinsip Syar'i

(gomuslim). Bank BTN berdiri pada tahun 1897 dengan nama "Postpaarbank” pada pemerintahan Belanda.  Postpaarbank ini berkedudukan di Batavia atau yang saat ini dikenal dengan Jakarta. Lalu setelah kedatangan Jepang, Postpaarbank dibekukan dan diganti dengan bank bentukan Jepang yang bernama Tyokin Kyoku. Konsep Tyokin Kyoku ini tak berbeda dengan Postpaarbank, yakni ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk gemar menabung. Namun upaya Jepang gagal, karena masyarakat menganggap menabung melalui Tyokin Kyoku ini dirasakan adanya paksaan.

Tak berselang lama Indonesia merdeka. Dengan status baru ini otomatis seluruh tatanan pemerintahan secara bertahap mulai diadakan perubahan. Begitu pula Tyokin Kyoku sebagai peninggalan Jepang masa itu diambil alih oleh Indonesia dan namanya berubah menjadi Kantor Tabungan Pos. akhirnya KTP hanya bekerja hingga akhir tahun 1949. Lalu pemerintah hanya mengakui Bank Tabungan Pos RI sebagai satu-satunya lembaga tabungan di Indonesia, pada tahun 1950 kemudian mengganti namanya dengan Bank Tabungan Pos.

Dengan banyaknya gejolak politik pada waktu itu, pergantian Orde Lama kepada Orde Baru. Akhirnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 4 tahun 1963 Lembaran Negara Republik Indonesia No. 62 tahun 1963 tanggal 22 Juni 1963, maka resmi sudah nama Bank Tabungan Pos diganti namanya menjadi BANK TABUNGAN NEGARA.

Bank BTN dengan misinya di poin terakhir yang berbunyi, “Mempedulikan kepentingan masyarakat dan lingkungannya.” Dibentuklah bank menjalankan bisnis dengan prinsip syariah. Maka lahirlah bank BTN Syariah.

BTN Syariah merupakan Strategic Bussiness Unit (SBU) dari Bank BTN yang menjalankan bisnis dengan prinsip syariah. Bank ini mulai beroperasi pada tanggal 14 Februari 2005 melalui pembukaan Kantor Cabang Syariah pertama di Jakarta. Pembukaan SBU ini untuk melayani tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan jasa keuangan Syariah dan memperhatikan keunggulan prinsip Perbankan Syariah. Adanya Fatwa MUI tentang bunga bank juga mempengaruhi didirikannya Unit usaha syariah ini. Serta melaksanakan hasil RUPS tahun 2004.

Tujuan Pendirian

  • Untuk memenuhi kebutuhan Bank dalam memberikan pelayanan jasa keuangan syariah.
  • Mendukung pencapaian sasaran laba usaha Bank.
  • Meningkatkan ketahanan Bank dalam menghadapi perubahan lingkungan usaha.
  • Memberi keseimbangan dalam pemenuhan kepentingan segenap nasabah dan pegawai.

Visi BTN Syariah

  • "Menjadi Strategic Business Unit BTN yang sehat dan terkemuka dalam penyediaan jasa keuangan syariah dan mengutamakan kemaslahatan bersama."

Misi BTN Syariah

  • Mendukung pencapaian sasaran laba usaha BTN.
  • Memberikan pelayanan jasa keuangan Syariah yang unggul dalam pembiayaan perumahan dan produk serta jasa keuangan Syariah terkait sehingga dapat memberikan kepuasan bagi nasabah dan memperoleh pangsa pasar yang diharapkan.
  • Melaksanakan manajemen perbankan yang sesuai dengan prinsip Syariah sehingga dapat meningkatkan ketahanan BTN dalam menghadapi perubahan lingkungan usaha serta meningkatkan shareholders value.
  • Memberi keseimbangan dalam pemenuhan kepentingan segenap stakeholders serta memberikan ketentraman pada karyawan dan nasabah.

Dewan Pengawas

Dewan Pengawas Syariah (DPS) adalah badan independen yang ditempatkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) pada bank.

Anggota DPS harus terdiri dari para pakar di bidang syariah muamalah yang juga memiliki pengetahuan umum bidang perbankan. Persyaratan anggota DPS diatur dan ditetapkan oleh DSN.
Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, DPS wajib mengikuti fatwa DSN yang merupakan otoritas tertinggi dalam mengeluarkan fatwa mengenai kesesuaian produk dan jasa bank dengan ketentuan dan prinsip syariah.

Ketua

Drs. H. Ahmad Nazri Adlani
Anggota

Drs. H. Mohammad Hidayat MBA, MH

Ir. Muhammad Syakir Sula, AAIJ, FIIS. QIP

Perkembangan Jaringan

Jaringan UUS Bank BTN telah memiliki jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan rincian sebagai berikut :

Kantor Cabang Syariah                          =   22 unit      

Kantor Cabang Pembantu Syariah            =   21 unit

Kantor Kas Syariah                               =    7 unit

Kantor Layanan Syariah                         = 240 unit

BTN Syariah Award  Penghargaan yang telah diterima oleh BTN Syariah :

Tahun 2005 :

Banking Quality Awards 2005
" The Best Customer Service and Teller 1st Rank "

Tahun 2006 :
Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006
" Unit Usaha Syariah Terbaik Kelompok Aset >100 Milyar Rupiah Peringkat 2 "

Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006
" Most Growing Earning Asset Marketing " , " Unit Usaha Syariah Kelompok Aset > Rp 100 Milyar"

Tahun 2007 :
Syariah Acceleration Award 2007
" Best Outlet Productivity "
" Unit Usaha Syariah Terbaik Kelompok Asset > Rp 100 Milyard Peringkat 12 "
" Most Growing Earning Asset Market Share Unit Usaha Syariah Kelompok Aset > Rp 100 Milyar"


Tahun 2008 :
Islamic Finance Award & Cup 2008
" The Best Sharia Division Asset >  Rp. 500 M 2nd Rank "
" 2nd rank in the Most Third party Fund Expansion Sharia Division - Asset > 500 Milyar Rupiah"
" Sharia Acceleration Award"
" 2nd rank in the Best Sharia Division - Asset > 500 Milyard
" Most Growing Earning Asset Market Share unit Usaha Syariah, Kelompok Asset > 100 Milyard Rupiah "

Tahun 2009 :
" 3rd rank in the Best Sharia Unit - Asset > RP 1 Trilion"
" The Best Performing Sharia Funding Islamic Institue "
" 1st rank in the Most prudent Sharia Unit - Asset > Rp 1 Trilion"
" 2nd rank in the Most Expansive Financing Sharia Unit - Asset > Rp 1 Trilion "
" 3rd rank in the Most Expansive Funding Sharia Unit - Asset > Rp 1 Trilion"
" 3rd rank in Sharia Skill Competition "

Tahun 2010 :
"  The Most Favourite Growth Sharia Mortgage Expansion dari Property Bank "
3rd rank The Best Sharia unit Asset > Rp 1 Trilion dari Karim Business Consulting "
" 1st rank The Most Expansive Financing dari Karim Business Consulting "
" 7th rank Indonesia Sharia Bank Loyalty index (Saving Account) dari Majalah Infobank "

Tahun 2011 :
"  1st rank The Best Sharia Unit Asset > IDR 500 Billion"
1st rank The Most Expansive Third Party Fund Sharia Unit > Rp 500 Billion "
" 2nd Rank Indonesia Service to Care Award 2011 "
" 2nd rank The Most Convenient Office dari karim Business Consulting "
" 3rd Rank The most Expansive Financing Sharia Unit, Asset > Rp 500 billion dari Karim Business Consulting "
" 3rd rank The Best Office Equipment dari Karim Business Consulting "

Tahun 2012 :
"  The Best of Indonesia Service To Care Champion 2012 "

 

 

 

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top