Tidak Hanya di Masjid Nabawi, Kini Pelataran Masjidil Haram Juga Dilengkapi Payung Raksasa

Sejak puluhan tahun lalu, jemaah haji dan umrah mengenal payung raksana di Masjid Nabawi Madinah, namun baru bulan Maret 2016 ini dapat menikmati payung raksasa yang lebih modern dan berteknologi tercanggih yang dipasang di halaman Masjidil Haram.

Seperti diberitakan Saudi Gazette (15/3/2016), pemasangan payung raksana di Masjidil Haram ini adalah yang pertama. Ada delapan payung besar berteknologi tinggi dan 54 yang kecil dipasang dalam enam bulan mendatang.

Proyek pemasangan 300 payung di sekitar Masjidil Haram seperti di Majid Nabawi tersebut disetujui pada zaman Raja Abdullah yang kemudian teralisasi pada masa Raja Salman Ibnu Abdul Aziz yang memerintah sampai hari ini.

Pemasangan ini dilakukan karena pada musim panas, jemaah yang melintas di halaman luas bermarmer tersebut banyak yang merasa kepanasan. Apalagi pada saat shalat Jumat, selama menunggu khutbah tidak sedikit jemaah yang terpapar bahkan pernah ada yang pingsan. Pada malam hari pun sisa panasnya belum hilang. Kini tidak perlu takut kepanasan lagi. proyek untuk memasang sekitar 300 payung raksasa di pelataran Masjidil Haram sudah dilaksanakan dan dapat dinikmati.

Gubernur Makkah, Pangeran Mishaal bin Abdullah mengucapkan terima kasih kepada raja atas kebijakan kerajaan untuk mengurangi kesulitan jemaah yang shalat di halaman masjid, saat di bawah terik matahari

Payung berteknologi ini diproduksi di Jerman, masing-masing akan terdiri dari sebuah jam raksasa, layar pedoman untuk jemaah, AC, dan kamera CCTV. Setiap payung akan memiliki tinggi 45 meter dan berat 16 ton. Ini akan memberikan keteduhan ke area 2.400 meter persegi ketika terbuka.

Sebanyak 25 insinyur, teknisi spesialis, dan ahli keamanan dari Jerman mengawasi proses instalasi dan mekanisme operasi elektronik.

Selain itu,  54 payung kecil juga akan dipasang di halaman utara, meliputi luas 19.200 meter persegi. Sebagai bagian dari proyek, 122 bangku untuk jemaah untuk istirahat serta bangunan layanan akan dibangun. Pekerjaan infrastruktur untuk instalasi kanopi sudah mulai.

Seluruh plaza utara yang membentang dari struktur Ekspansi King Fahd ke struktur Perluasan Raja Abdullah dari masjid akan memiliki kanopi ketika proyek selesai. Daerah yang diarsir akan memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 400.000 jemaah.

Payung raksana ini akan mencakup sekitar 275.000 meter persegi ruang terbuka yang mengelilingi masjid, arabnews melaporkan pada Senin (15/12/2015) lalu.

Payung di Masjidil Haram ini lebih banyak dibanding di Masjid Nabawi di Madinah yagn memiliki 250 payung untuk kenyamanan jemaah. Layaknya bunga mekar, payung diprogram untuk menutup dan membuka secara teliti untuk menghindari tabrakan antara bagian yang bergerak. Demikianlah, fasilitas untuk jemaah haji dan umrah terus ditingkatkan untuk kenyamanan dan keamanan jemaah. (mm/sg/an)


Komentar

  • linda

    16 Maret 2016

    terkagum

    Wow, amazing......


    Reply






















  • Tulis Komentar


    Back to Top