Rute Terpanjang Doha-Auckland

Qatar Airways Umumkan 14 Destinasi Baru

Qatar Airways mengumumkan pembukaan 14 destinasi baru sepanjang 2016, termasuk rute penerbangan terpanjang di dunia, yaitu Doha-Auckland mulai awal Desember  mendatang.

BERLIN – Qatar Airways melalui Group Chief Executive Akbar Al Baker mengumumkan perluasan jaringan global terpenting mencakup 14 destinasi baru yang tersebar di empat benua. Rute Doha (Qatar)-Auckland (Selandia Baru) menjadi rute penerbangan terpanjang di dunia yang dilayani flag carrier Qatar ini.

"Qatar Airways bangga menjadi konektor terpenting global, dengan menghadirkan jaringan koneksitas yang mulus dan nyaman bagi para pelanggan. Makanya kami tetap jadi maskapai pilihan mereka . Melalui destinasi baru kami ingin memberi pengalaman terbaik dan nilai tinggi bagi para pelanggan,” ujar Al Baker dalam konferensi pers di pembukaan International Travel Berlin (ITB) 2016 di Berlin, seperti dikutip keterangan tertulis Qatar Airways kepada GoMuslim baru-baru ini.

Adapun 14 destinasi baru itu mencakup lima tujuan Eropa, yaitu Pisa (Italia) mulai 2 Agustus 2016 dengan penerbangan nonstop dari Doha setiap hari menggunakan armada A320. Pisa menjadi tujuan Italia keempat Qatar Airways setelah Venice, Roma dan Milan. Layanan ke Sarajevo (Bosnia ) mulai 7 September 2016 sebanyak tiga penerbangan per minggu, dilayani armada A320. Qatar akan terbang nonstop dari Doha ke Helsinki (Finlandia) mulai 10 Oktober 2016, dengan menawarkan layanan Oneword atau koneksi baru antarhub. Selanjutnya rute Doha- Skopje (Makedonia) yang akan diterbangi tiga kali per minggu. Kedua destinasi baru itu akan dilayani dengan pesawat A320.

Qatar Airways juga akan kembali ke Nice (Prancis ) pada musim panas 2017, dengan lima penerbangan per minggu mennggunakan pesawat berbadan lebar.

Rute Pertama ke Selandia Baru

Qatar Airways sepakat membuka penerbangan secara reguler setiap hari ke Auckland, sekaligus menjadi rute pertama maskapai papan atas dunia ini ke Selandia Baru. Rute Doha-Auckland yang akan dibuka mulai 3 Desember 2016 itu menjadi rute penerbangan Qatar Airways, menggunakan pesawat  Boeing 777.

Sedangkan menyongsong liburan musim dingin 2016, Qatar Airways mulai 6 Desember mendatang akan terbang empat kali seminggu ke Krabi (Thailand) dan tiga penerbangan per minggu ke Chiang Mai, juga per Desember. Hal itu untuk meningkatkan konektivitas ke Thailand melalui empat pintu masuk. Qatar Airways sebelumnya sudah terbang ke Bangkok dan Phuket.

Maskapai dari Qatar ini mengumumkan pula pelayanan ke enam destinasi baru di Benua Afrika, yaitu ke Marrakech (Maroko) dari Doha mulai Juli, sebanyak tiga kali per minggu menggunakan armada Boeing 787 Dreamliner. Selain itu, penerbangan empat kali per minggu dari Doha ke  Windhoek (Namibia ) mulai 28 September, dan layanan terjadwal setiap hari ke Seychelles mulai 12 Desember.

Pada Januari 2017, Qatar Airways akan menawarkan penerbangan tiga kali per minggu dari Doha ke Douala (Kamerun ) dan Libreville (Gabon ) menggunakan satu pesawat  dengan pelayanan nonstop, serta terbang tiga kali seminggu dari Doha ke Lusaka (Zambia) yang akan dimulai pada musim panas 2017.

Qatar Airways setiap tahun menambah destinasi baru, termasuk 14 destinasi gres sepanjang 2016 menyusul pembukaan Bandara Internasional Hamad sebagai bandara hub Qatar Airways. Hamad menjadi salah satu bandara modern berteknologi paling maju di dunia, melayani lebih dari 28 juta penumpang per tahun. Jumlah penumpang diprediksi terus bertumbuh hingga 50 juta orang pada 2018.

Penambahan rute baru secara konsisten adalah paralel dengan rencana pertumbuhan armada Qatar Airways. Sebagai pelanggan setia Airbus A350 dan pelanggan Boeing 787 Dreamliner untuk wilayah Timur Tengah, kebijakan Qatar Airways memperkenalkan pesawat generasi terbaru menjadi kunci penting dalam strategi pertumbuhan secara menyeluruh. Rata-rata Qatar  menerima satu unit pesawat baru per 10 hari. Adapun usia rata-rata armada kurang dari empat tahun.

Sebelumnya Qatar Airways mulai melayani penerbangan ke Los Angeles, Amerika Serikat, mulai 1 Januari 2016, ke Ras Al Khaimah (Uni Emirat Arab) mulai 2 Februari 2016, dan ke Sydney per 1 Maret 2016. (dns)

 



Back to Top