Seperti Inilah Proyek Yang Memangkas 20 Persen Kuota Haji Itu!

Proyek perluasan masjidil Haram di Mekkah hampir mendekati final untuk persiapan menerima para tamu Allah dari seluruh dunia. Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Muhammad bin Naif menggelar rapat evaluasi dan finalisasi yang dihadiri Kementerian Haji Arab Saudi Dr. Bandar Bin Muhammad Hajjar, wakil Perusahaan Bin Laden Muhammad abbas, dan perwakilan dari jamiah ummul qura (universitas Mekkah). Demikian dikutip dari laman Alwatan, Rabu (16/03/2016).

Dalam pertemuan tersebut Menteri Muhammad bin Naif  membahas rencana finishing area tawaf di sekeliling Kakbah secara bertahap sehingga batas waktu yang sudah ditentukan, dimulai 10 Maret dan diperkirakan selesai sampai akhir 7 April 2016 dan akan dilanjutkan dengan tahap berikutnya.

Skema perluasan yang sampai memangkas 20% kuota jemaah haji dari seluruh dunia itu kelak akan tampak seperti dalam foto. Skema tersebut diambil dari masyru’ khodimul haramain yang bekerja sama dengan Bin Laden Group selaku pelaksana proyek masjidil haram.

“Akan tersedia pula fasilitas landasan helikopter (helipad) untuk kebutuhan darurat medis, sehingga para jamaah haji dan umrah yang membutuhkan pertolongan darurat dapat diangkut menuju rumah sakit terdekat dengan cepat, khusunya pada saat musim haji dan bulan Ramadhan. Kami selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan para jamaah setiap waktu, dan kami juga peduli terhadap kebersihan demi kenyamanan para jamaah haji maupun umrah,” tambah Mendagri Saudi Muhammad bin Naif.

Sejak 2013, pemerintah Saudi memperluas Masjidil Haram bahkan dalam rencana besarnya adalah membangun super block menyatu dengan perhotelan guna menampung lebih banyak jamaah yang akan melakukan haji maupun umrah yang semakin membludak. Tidak kurang 35.000 pekerja dikerahkan setiap hari pada pengerjaan ekspansi tempat tawaf dan plaza-plaza bagian utara Masjidil Haram di Mekkah.

Mengutip dari sumber-sumber koran setempat di Mekkah, sejak Senin, (23/11/2015) lalu, ada 14.000 pekerja yang terlibat dalam proyek perluasan mataf sementara 21.000 lainnya melaksanakan proyek Khaadimul Haramain untuk memperluas Masjidil Haram dan plaza-plaza bagian utara termasuk pemasangan payung raksasa, demikian dikutip Saudi Gazette.

Selain itu juga sedang dilakukan penyelesaian konstruksi dome (kubah) Raja Abdullah (sebelum Raja Salman) di atas bagian yang diperluas dari Masjidil Haram yang menjadikannya sebagai salah satu kubah terbesar di dunia. Badan klimatologi juga mempelajari berbagai kondisi cuaca setahun itu agar dapat menjaga Masjidil Haram tetap dingin selama musim panas untuk kenyamanan jemaah dan pengunjung.

Para pekerja terdiri dari para ahli di bidang marmer dan seni mosaik dan bidang lainnya. Menurut berbagai sumber, setelah  perluasan area thawaf selesai, para pekerja akan mulai membangun flyover yang mengarah ke Masjidil Haram dari empat sudut.

Umat Islam dari Indonesia yang melaksanakan haji pada 2015 lalu menyaksikan sendiri puluhan crane terus bekerja siang dan malam untuk menyelesaikan bagian atas area thawaf dan penambahan area bagian luar. Salah satu crane tersebut ada yang ambruk dan memakan korban. Saat ini crane-crane tersebut masih bekerja sehingga janji penambahan 10 ribu kuota haji tidak dapat direalisasi tahun 2016. Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin, Rabu kemarin (16/03/2016) setibanya dari Saudi sudah memastikan hal tersebut. “Masih seperti tahun lalu 168 ribu,”ujar Menag Lukman lemah. Normalnya, kuota Indonesia adalah 211 ribu. Dengan percepatan pembangunan, kuota akan normal dan bertambah sehingga dapat mengurangi daftar tunggu haji yang sudah melambung jauh. (mm)


Back to Top