Kalam Kalam Langit (1)

ODOJ Dukung Gerakan Membumikan Alquran Melalui Film

Jakarta, (gomuslim). Komunitas One Day One Juz (ODOJ) bekerjasama dengan Production House Putar Film menggelar acara nonton bareng film religi terbaru berjudul Kalam-Kalam Langit (KKL), Sabtu (02/04/2016). Acara berlangsung di studio 1 XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan sejak pukul 10.00. Tidak hanya para anggota ODOJ dari Jabodetabek dan sekitarnya, nobar ini juga dihadiri  masyarat umum dan beberapa  pemain film KKL, yaitu Dimas Seto,  Mathias Muchus, Henidar Amroe, Ibnu Jamil, Elyzia Mulachela, dan produser film KKL Dhonie Ramadhan.

Menurut panitia registrasi, Linda, antusias masyarakat sangat baik dengan acara nonton bareng ini. Karena ini termasuk gala premier, sebelum filmnya tayang serentak di bioskop pada 14 April mendatang.

“Alhamdulillah, total peserta yang mendaftar booking tiket nonton ada 500 orang yang tidak hanya berasal dari anggota ODOJ, tapi juga masyarakat umum,” kata Linda kepada gomuslim di sela-sela acara.

Film yang sudah melakukan proses syuting sejak akhir tahun 2015 ini, menjadi film dengan tema religi baru, yaitu tentang Alquran. Ditambah lagi dengan latar film yang merupakan salah satu pulau terindah nusantara, yaitu Lombok menjadi sesuatu yang menarik perhatian penonton.  Film ini bercerita tentang  seorang pemuda muslim yang gigih memperjuangkan mimpinya dalam membumikan Alquran melalui Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). KKL pun mendapat banyak dukungan dari beragam elemen masyarakat, salah satunya adalah  ketua PBNU, Said Aqil Siradj yang juga ikut berperan sebagai Kiyai Pesantren Cirebon dalam satu scene film tersebut.

 

“Saya merasa film ini dekat sekali dengan saya, apalagi saya juga anggota ODOJ, di mana Alquran sudah menjadi kegiatan rutin dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu berperan sebagai Ustadz Jafar di film ini membuat saya senang dan semoga pesannya bisa sampai ke penonton untuk bisa lebih membumikan Alquran,” kata Dimas Seto, pemeran utama dalam film KKL.

Selain itu, dalam sambutannya, ketua panitia, Bakat Setiaji mengatakan acara nobar ini adalah dalam rangka roadshow dari acara akbar ODOJ yang akan berlangsung pada November 2016 mendatang. Event akbar tersebut adalah Olimpiade pecinta Qur’an yang akan berlangsung selama sembilan hari  dengan beragam acara dan perlombaan skala Internasional, karena tidak hanya melibatkan komunitas ODOJ di Indonesia, tapi juga di beberapa Negara di dunia.

‘Keuntungan dari hasil acara nobar ini akan kami alokasikan untuk acara Olimpiade Pecinta Qur’an. Apalagi, film KLL dan acara OPQ mempunyai misi yang sama, yaitu untuk mengajak masyarakat bisa lebih mencintai dan membumikan Alquran. Karena itu,  besar harapan saya, acara nobar ini bisa menjadi doa dan dukungan bersama kawan-kawan ODOJ juga masyarakat umum untuk mendukung acara besar pertama ODOJ ini,” katanya. (fau


Back to Top