Industri Keuangan Sayariah

OJK Siapkan Insentif Produk Keuangan Syariah

JAKARTA (gomuslim) – Setelah menerbitkan buku standarisasi produk perbankan syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengambil langkah untuk memperkuat pasar keuangan syariah dengan menyiapkan kebijakan pemberian insentif bagi produk dan pelaku keuangan syariah. Insentif ini rencananya akan juga diberikan kepada industri keuangan syariah lain.

Langkah yang akan dilakukan OJK ini diungkap oleh Direktur Pasar Modal Syariah Fadilah Kartikasasi akhir pekan ini. Proses pembentukan kebijakan terkait insentif untuk industri keuangan syariah yang dipersiapkan oleh OJK berdasrkan PP Nomor 11 tentang pungutan. Dalam pembahasannya insentif ini akan berlaku lintas kompartemen OJK, bisa perbankan syariah, pasar modal syariah dan Industri Keuangan syariah Non-Bank.

Untuk pasar modal syariah, insentif akan diberikan bagi produk, manajer investasi yang menerbitkan produk syariah, dan penjamin emisi efek. "Kalau insentif sukuk ‘kan sudah ada, OJK sedang mengusahakan insentif untuk reksa dana syariah agar manajer investasi semangat punya produk ini," kata Fadilah.

Tim lintas kompartemen keuangan syariah OJK saat ini tengah mencari formula insentif ini. Bentuknya bisa berupa pengurangan biaya tahunan atau pungutan lain.

Kebijkan insentif ini diharapkan bisa terbit akhir tahun ini dalam bentuk insentif industri keuangan syariah.

''Kalau tidak begini, (produk keuangan: red) syariah tidak digarap serius dan hanya jadi sampingan. Supaya menarik, OJK memberi insentif,'' ungkap Fadilah.

Selain itu, OJK juga sedang membahas insentif seperti apa bagi institusi manajer investasi syariah di perbankan umum yang juga menerbitkan produk konvensional dan syariah bersamaan. Manajer investasi syariah ini merupakan institusi khusus pengelola aset syariah di bank-bank umum plus syariah. Apalagi sudah ada aduan beberapa manajer investasi syariah, meski sudah memiliki dewan syariah, masih diragukan kesyariahannya oleh investor. (boz)


Back to Top