Kini Makin Banyak Kampus Buka Jurusan Manajemen Haji dan Umrah

 

Jakarta, (gomuslim). Manajemen Haji dan Umrah di masa mendatang harus dilakukan secara profesional. Oleh karena itu, sejumlah Universitas Islam Negeri (UIN) membuka program studi Manajemen Haji dan Umrah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Kajian tentang haji dan umrah juga terus berkembang. Dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) bersama Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Gedung Rektorat IAIN Bengkulu, Jumat (08/04/2016), Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis, dan Direktur Pelayanan Dalam Negeri Ahda Barori, memberi masukan agar IAIN Bengkulu yang membuka sebuah program studi dan fakultas yang berorientasi pada manajemen haji dan umrah dalam Fakultas Dakwah.

"Beberapa waktu lalu rektor IAIN Bengkulu berdiskusi dengan kami membahas pembukaan prodi ini, kami memberikan masukan agar prodi ini masuk dalam fakultas bisnis syariah dibandingkan fakultas dakwah sehingga dapat menghasilkan lulusan dengan peluang pasar besar dengan jemaah haji masa tunggu 2,9 juta orang," jelas dia, Jumat (08/04/2016).  

Muhajirin menjelaskan terkait bagian Direktorat Pembinaan Haji dan Umrah untuk memberikan informasi awal kepada IAIN Bengkulu untuk membahas lebih dalam mata kuliah yang akan dipilih nantinya. Menurut dia terdapat tiga hal penting dalam penyelenggaraan haji sesuai dengan UU 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji diantaranya pembinaan, pelayanan dan perlindungan. 

"Tiga hal tersebut merupakan inti dari penyelenggaraan ibadah haji, kalau ingin membangun sebuah kajian akademik yang menjadi inti kajian," jelas dia.

Sebelumnya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi pioneer dalam program ini sejak 2012 lalu, selanjutnya diikuti UIN di beberapa daerah, seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bengkulu dan Banjarmasin. Hingga 2016 ini sudah melahirkan sejumlah lulusan dan langsung menjadi bagian penting sebagai penyedia tenaga professional di Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, pada bisnis perjalanan haji khusus dan umrah serta menjadi ilmuwan dengan spesifikasi urusan haji dan umrah.

“Itu karena ibadah haji dan umrah memerlukan manajemen  penyelenggaraannya dan  lebih mahal dibanding ibadah-ibadah lainnya. Kami ingin UIN bisa bantu mengolahnya. bahwa dalam haji ada aspek manajemen, SDM dan sejarah,” jelas Prof Dr Komaruddin saat pembukaan program di UIN Sahid sebelum diganti rektor baru Prof Dr Dede Rosyada. Saat pendirian program, didahului  kegiatan ‘International Conference On Hajj and Umrah’ pada  Sabtu (15/12/12).

Salah satu proyek jangka menengahnya adalah membuat demografi haji Indonesia. Program ini terbantu dengan eksisnya sejumlah pakar haji seperti Dr Dien Madjid yang buku dan tulisannya dari penelitian, terutama haji pada masa kolonial, banyak menjadi rujukan nasional.

Penyelanggaran haji dan umrah memang memiliki karakteristik yang berbeda karena melibatkan banyak pihak, mengelola banyak uang, waktu operasional yang terbatas, pelaksanaan kegiatan tidak hanya di Tanah Air tetapi juga di Arab Saudi.

Menurut Muhajirin haji membuat seluruh pihak bekerja keras karena status sosial yang berbeda-beda diantara jemaah, sehingga penanganannya pun berbeda. Mulai dengan tingkat pendidikan, kendala bahasa daerah, masalah usia, hingga kesehatan jemaah. Kendala ini tentu harus dikaji dengan fiqih haji yang dapat menjadi mata kuliah. Haji juga harus terikat waktu dan tempat, haji jelas wajib untuk wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Di luar itu, yang lebih diperdalam lagi adalah manajemen keuangan haji yang hingga hari ini masih dianggap menjadi titik lemah manajemen haji secara keseluruhan. Oleh karena itu, mengubah rumpun kajian dari Prodi Dakwah ke Prodi Bisnis Syariah akan menutup kekurangan yang selama ini terjadi. (mm)

 


Komentar

  • muhammad

    2 Februari 2017

    manajemen umroh dan hajj

    salam sebuah program yang futuristik yang tanggap akan kebutuhan umat,,,selamat...semoga dapat mencetak insan insah penyelenggra umroh dan haji secara profesional dengan seluruh coda transportasi melalui jalur transportasi darat laut dan udara sesuai al qur an dan al hadist amin


    Reply






















Tulis Komentar


Back to Top