Ditargetkan Ring Mataf Baitullah Rata Sebelum 27 Mei

Makkah, (gomuslim). Ring jembatan Mataf (tempat tawaf) bertingkat dua yang melingkari Baitullah yang dibangun Agust 2014 silam (bertepatan bulan Ramadhan) sudah mulai dibongkar April 2016 ini. Bisa dipastikan proyek perluasan tempat tawaf  di Masjidil Haram sudah memasuki tahap final. Kondisi jembatan melingkar sampai Rabu (13/04/2016) kemarin, hampir setengah bagian sudah dibongkar. Insya Allah jamaah haji tahun 2016 tidak lagi bisa menjumpai jembatan tawaf bertingkat ini.

“Jembatan sementara akan dibongkar sampai 20 Shaban demi mengejar batas waktu pekerjaan Mataf, yaitu pada bulan Ramadhan. Pekerjaan akan dilakukan sepanjang hari,” kata Kepala Komite Teknis Mataf di Umm Al Qura University, Faisal Wafa seperti dikutipArab News, Rabu (13/04/2016). 

Proses pembongkaran dilakukan tetap dengan mematuhi rambu-rambu keselamatan bagi jamaah yang sedang bertawaf umrah di Masjidil Haram. Keamanan pekerjanya juga diutamakan. Untuk itu, menurut Faisal, pihak keamanan masjid, pertahanan sipil, Komite Teknis Umm Al Qura dan kontraktor, terus melakukan koordinasi satu sama lain. “Koordinasi dilakukan demi memastikan keamanan secara menyeluruh,” terangnya.

Ketua Umum Pengurus  Dua Masjid Suci, Syekh  Abdul Rahman Al Sudais menjelaskan, jembatan tersebut sudah tidak diperlukan karenakan proyek perluasan Mataf telah usai. Kepada jamaah lansia, penyandang disabilitas, dan jamaah yang mengandalkan kursi roda, As-Sudais mengimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang sudah disiapkan dengan memperhatikan rambu-rambu yang ada di Masjidil Haram. “Mereka dapat mengikuti pedoman dan petunjuk yang berlaku,” tuturnya.  

Pembangunan ring  jembatan Mataf itu memang tidak disediakan secara permanen. Setelah rampung proyek perluasan Mataf, maka otomatis dibongkar karena sudah habis masa pemakaiannya.

Keterangan ini didapat dari penjelasan resmi dari Syekh Abdul Rahman Al Sudais selaku Ketua Umum Pengurus Masjidil Haramain, sebagai mana telah dikutip beberapa media.

Setelah perluasan Mataf benar-benar rampung dan pembongkaran ring jembatan nanti, diperkirakan dalam satu jam area Mataf mampu menampun 170 ribu jamaah bertawaf. Sebelum proyek perluasan, area tawaf Masjidil Haram hanya mampu  menampung 48 ribu jamaah. Saat proses proyek berjalan, daya tampung menurun menjadi 22 ribu jamaah, karena itu ada kebijakan pengurangan kuota haji masing-masing negara pengirim hujjaj hingga 20% dari kuata lazimnya. (boz)

 


Back to Top