Islamic Festival LSPR

Islamotion 2016: Muslim Muda, Muslim Berkarya

Jakarta, (gomuslim). Pada Jumat malam (15/04/2016), talkshow kedua berlangsung dengan tema “Muslim Muda, Muslim Berkarya” dalam acara Festival Islam pertama London School of Public Relation (LSPR); Islamotion 2016. Ada tiga pembicara yang hadir, yaitu Indah Nevertari (penyanyi hijaber aluni Rising Star RCTI), Usama Harbatah (Youtuber muslim dalam grup Duo Harbatah), dan Dzawin Nur Ikram (Komika Stand Up Komedi Kompas TV). Meskipun Ria Ricis (muslimah selebgram) tidak jadi hadir dalam acara ini, antusias peserta masih terlihat dalam acara yang berlangsung di lantai tiga Kuningan City Mall, Jakarta Selatan  tersebut.

Masing-masing pembicara menginspirasi peserta talkshow dengan cerita pengalaman mereka berkecimpung di dunia profesi masing-masing, tapi masih mengikuti jalan dakwah dalam koridor agama Islam.

“Saya senang menyanyi dengan memakai hijab, karena selain saya bisa menghibur orang dengan bernyanyi, saya juga bisa tetap menjalani perintah agama, yaitu menutup aurat, meskipun belum sempurna. Tapi dengan berhijab ini, Alhamdulillah ada beberapa fans  ikut terinspirasi yang akhirnya juga mengenakan hijab seperti saya,” kata Indah Nevertari kepada para peserta yang hadir di talksow kedua Islamotion 2016 itu.

Sedangkan Usama Harbatah mengatakan, sebagai seorang Youtuber yang berkarya melalui video, dia pun harus patuh pada koridor-koridor agama Islam dan juga aturan dalam berinternet dari UUD negara Indonesia. Katanya, meskipun video-video komedi duo Harbatah, grup youtuber yang digawangi Usama dan rekannya itu berkomedi tanpa  menyinggung agama orang lain, suku orang lain, dan tidak menyakiti orang lain. Simplenya, kata Usama, dia berkomedia tanpa bersinggungan dengan Suku, Agama, Ras, dan Adat (SARA).

Lain lagi dengan Dzawin Nur Ikram, sebagai seorang komika yang melawak sendiri bak orator di atas panggung, dia berani mengangkat persona anak pesantren dalam lawakannya. Meski sedikit tabu dengan tema pesantren, tapi Dzawin berhasil menjadi juara tiga dalam kompetsisi stand up comedy di Kompas Tv dua tahun lalu.

“Menurut saya pribadi, berkarya sebagai seorang anak muda muslim itu dasarnya harus cinta. Kalau kita sudah cinta, maka akan ada saja jalan keluarnya, akan ada hasilnya. Meskipun hasil bukan yang utama, yang penting prosesnya baik dan dengan cinta,” jelas Dzawin, komika alumni Pesantren Latansa, Banten ini.

Selama dua hari penyelenggaraan acara, sekitar 1000 peserta terlibat. Mereka adalah gabungan dari peserta talkshow dan enam kompetisi dalam beberapa kategori, yaitu fashion show, fashion stylish, essay, kreasi poster, video, dan foto Hijab Outfit of The Day. Pengumuman pemenang akan berlangsung pada Sabtu (16/04/2016) dalam penutupan di acara Islamic Awarding Night. Tidak hanya itu, di lantai empat, panitia juga menyiapkan 23 tenant dalam halal bazar festival yang berisi makanan dan minuman halal, juga muslim fashion. (fau)

 


Back to Top