Panja Penetapan Biaya Haji Molor, Perpres BPIH Terkatung-Katung

Jakarta, (gomuslim). Hingga Rabu hari ini (20/04/2016) masyarakat luas masih menunggu hasil kerja Panja Komisi XIII DPR RI dan Kemenag dalam penetapan biaya haji. Akibat molornya pembahasan tersebut, Peraturan Presiden tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) juga dipastikan tidak segera terbit. Padahal dasar acuan kerja panitia haji baik di dalam maupun di luar negeri (Saudi Arabia) adalah Perpres tersebut.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Mayjen TNI (Pur) H Kurdi Mustofa berharap Panja BPIH segera menyelesaikan tugasnya agar Presiden segera dapat mengeluarkan Perpres Biaya Haji.

“Jangan sampai mundur lagi seperti sebelum-sebelumnya. Sebab dengan penetapan biaya lebih cepat akan memberi masyarakat waktu lebih longgar dalam pelunasan serta persiapan lainnya. Hal ini akan meminimalisasi jumlah kursi kosong karena tidak terlunasi sebagaimana masih sering terjadi. Selain itu panitia haji juga agar dapat mengatur tugas terkait dengan pembiayaan secara lebih baik, tidak terburu-buru,”ujarnya.

Seperti diketahui, dari tahun ke tahun selalu terjadi penundaan jadwal penetapan BPIH yang berakibat telatnya Perpres Penetapan BPIH. Pada tahun 2015 lalu Perpres mundur dari rencana semula April menjadi 21 Mei 2015. Keterlambatan penetapan BPIH berdampak pada persiapan operasional persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Air dan di Arab Saudi.

Percepatan penetapan BPIH 2016 juga akan berpengaruh terhadap pengurusan dokumen administrasi untuk mengantisipasi keterlambatan visa seperti tahun lalu. Selain itu, pembinaan jamaah jadi tidak terbu-buru menjelang keberangkatan. “Oleh karena itu, Panja BPIH DPR agar segera menuntaskan tugasnya, karena Perpres akan mengacu hasil Panja dan panitia akan mengacu Perpres,”tambahnya.

Dalam Perpres dapat diketahui dengan rinci penetapan biaya/ongkos naik haji di seluruh embarkasi di Indonesia yang memang tidak sama. Penetapan ini sangat ditunggu calon jemaah haji yang sudah mendaftar dan dipastikan namanya masuk dalam kuota haji tahun 2016 ini.

Perpres BPIH juga akan mempercepat kerja panitia dalam menyiapkan pemondokan yang akan ditempati jemaah, sarana transportasi dan menyiapkan petugas haji professional. Maka secara tidak langsung,prosesi sakral persiapan menunaikan rukun Islam yang ke lima itu dimulai dengan terbitnya Perpres BPIH tersebut. (mm)


Back to Top