Penambahan Kuota Haji 2016: Berhasilkah Menag Melobi Saudi?

Jakarta, (gomuslim). Antusias umat Muslim Indonesia dalam melaksanakan ibadah haji begitu besar, jelas terbukti dengan adanya jumlah calon jemaah haji terus meningkat tiap tahunnya. Namun hal ini tidak berbanding lurus dengan kuota haji yang ditetapkan, akhirnya menambah waktu tunggu sampai 10 tahun bahkan ada yang 13 tahun untuk bisa berangkat menunaikan rukun Islam yang kelima ini.

Mentri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, menyatakan bahwa pemerintah masih terus mengupayakan penambahan kuota haji nasional pada 2016 sebanyak 10 ribu orang. "Kuota haji tetap seperti tahun lalu, tapi kami terus berupaya memohon tambahan 10 ribu kepada Pemerintah Arab Saudi untuk keberangkatan haji tahun ini," ujarnya saat membuka rapat kerja Kanwil Kemenag Kalsel di Banjarmasin, Rabu (20/4/2016).

Pada 2013, Kementrian Haji Kerajaan Arab Saudi telah memutuskan mengurangi kuota haji di seluruh dunia sebesar 20% alasannya disebabkan keterlambatan dalam penyelesaian renovasi Masjidil Haram di samping itu demi menjaga keselamatan jemaah haji. Sebelum terjadi pemotongan kuota, Indonesia dapat memberangkatkan 211.000 orang jemaah haji dan setelah adanya pemotongan kuota, akhirnya hanya 168.800 orang saja yang bisa diberangkatkan.

Menag terus berupaya agar kuota jemaah haji Indonesia tahun ini dapat bertambah sebanyak 10 ribu. "Kalau bisa didapat penambahan kuota haji ini maka akan dibagi secara proporsional," tegasnya.  Jumlah calon jemaah haji 2016 diprediksi terus bertambah, kendati harus menunggu 10 tahun lamanya. Hal ini sangat ironis mengingat banyaknya jumlah calon jemaah haji yang sudah memasuki usia lanjut.

Menag Lukman, menyadari bahwa jadwal tunggu yang sampai 10 tahun disebabkan karena besarnya minat umat muslim di Indonesia dalam menunaikan ibadah haji, "Kami sangat bersimpati, tapi semuanya harus bisa sabar, sebab pemerintah terus mengupayakan penambahan kuota haji ini hingga mendekati hari H-nya nanti saat musim haji,"  tandasnya.

Saat ini pengerjaan proyek perluasan masjidil haram tengah berlangsung, dengan dilepasnya ring Mataf diperkirakan dapat memperluas gerak jamaah haji. Lantas apakah dengan dilakukannya perluasan Masjidil Haram dapat menambah kuota haji?  Pada 3 tahun lalu pengurangan kuota disebabkan terlambatnya renovasi Masjidil Haram, maka jika ring Mataf selesai dilepas sebelum Dzulhijjah mungkinkah Arab Saudi akan menambah kuota haji? (fh)


Back to Top