Ada Indikasi Visa Haji 2016 Terancam Terlambat Lagi

Bandung, (gomuslim). Lambatnya penetapan biaya haji yang diputuskan dan disahkan oleh Komisi VIII DPR RI, menjadi persoalan bagi calon jemaah haji untuk tahun 1437 H/2016. Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) untuk wilayah Jawa Barat, mengharapkan pemerintah segera menetapkan jumlah nominal biaya perjalanan haji, pasalnya hal ini dapat berdampak  pada keterlambatan visa haji seperti yang telah terjadi pada tahun sebelumnya. "Jemaah calon haji maupun KBIH tentu menginginkan kepastian besaran biaya haji agar bisa cepat melunasi. Kami mendorong agar segera ada penetapan biaya haji," tandas Ketua Forum Komunikasi KBIH Jabar, Sunija, Jumat (22/4/2016).

Ketua KBIH Nurul Huda, Yaya Rusmana, juga menandaskan keresahannya mengenai lambatnya penetapan biaya haji ini diputuskan, karena belajar dari tahun sebelumnya bahwa keterlambatan penetapan biaya haji berdampak pada terjadinya kendala dalam penyelesaian visa, "Menurut informasi awal yang kami peroleh penentuan BPIH tahun 1437 H/2016 akan diumumkan lebih awal. Tujuannya supaya tidak ada kendala penyelesain visa seperti musim haji tahun lalu," katanya. Berdasarkan perkembangan terakhir pengumuman besaran biaya haji kemungkinan baru dilakukan sekitar akhir Mei atau awal Juni mendatang.

Akibat lambatnya keputusan ini, calon jemaah Haji  pun dibuat bimbang, pasalnya mereka menunggu apakah uang yang disetor ke bank sudah cukup atau kurang, karena dari itu mereka dapat mengetahui siapa yang sudah bisa berangkat dan belum. Kalau pun uang yang mereka setorkan kurang, mereka dapat melunasinya segera.

Menurut Yaya, jemaah calon haji kerap menanyakan kepastian biaya haji padanya, namun ia pun masih bungkam dan sangat menyanyangkan lambatnya pemerintah mengambil keputusan ini. Jemaah haji pun sudah tidak sabar menunggu kepastian siapa yang berangkat dan siap yang tertunda.

Terkait dengan hal ini, Ketua KBIH Assalaam Lukman Hakim menyatakan, jika sikap pemerintah dan DPR lamban dalam  mengesahkan biaya haji pada akhir Mei maka Kemenag hanya memiliki waktu persiapan sekitar 1,5 bulan artinya waktu ini mepet dengan keberangkatan jemaah. Belum lagi persiapan administrasi haji dilakukan saat bulan puasa dan lebaran yang tentu saja waktunya akan berkurang. "Jemaah intinya membutuhkan kepastian besaran biaya haji serta berangkat atau tidak pada tahun ini. Kalau sudah ada besaran biaya haji, maka pihak bank akan menghubungi jemaah dan meminta untuk melunasinya," katanya.

Kabar yang tersiar saat ini menyatakan bahwa, Pengesahaan BPIH 2016 akan mundur dan diperkirakan baru dapat ditetapkan pada akhir Mei atau awal Juni. Terjadinya hal ini, karena Komisi VIII DPR RI menemukan kejanggalan laporan keuangan dari penyelenggaraan haji tahun lalu yang harus dituntaskan terlebih dahulu. (fh)


Back to Top