Ada Yang Baru dalam Shalat Subuh pada Hari Jumat di Masjidil Haram

 

Jakarta, (gomuslim). Belum lama ini gomuslim berkesempatan dialog dengan seorang tokoh agama termasyhur yang kembali dari menjalankan ibadah umrah. Ada  yang baru kini menjadi amalan para imam subuh Masjidil Haram, terutama dalam shalat subuh berjemaah pada hari Jumat. Bukan soal doa qunut atau bacaan basmalah yang dilirihkan, tetapi tambahan sujud pada rekaat pertama shalat subuh.

“Saya perhatikan dalam beberapa kali umrah setahun ini, saat shalat subuh pada hari Jumat, imam selalu membaca Surat Sajadah seperti dicontohkan Rasulullah. Biasanya agar jemaah tidak kaget karena di dalam surat tersebut ada bacaan sujud tilawah, sebelum shalat, imam memberitahukan ke jemaah akan membaca surat Sajadah.

Oleh karena amalan demikian belum menjadi amalan umum di Indonesia, Jemaah umrah dari tanah air biasanya masih terkaget-kaget meski sudah diumumkan sebelum shalat dimulai.

“Tiba-tiba sujud tanpa rukuk di tengah bacaan surat Alquran, yang tidak biasa melakukan biasanya kaget dan bingung,”ujarnya. Memang yang dianjurkan adalah membaca surat As Sajdah dan surat Al Insan pada Shubuh hari Jum’at.

Tentang sujud ini Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dua surat tersebut di shubuh hari Jumat karena kedua surat itu menjelaskan kejadian-kejadian besar pada hari Jumat. Di hari Jum’at, Nabi Adam diciptakan, dan pada Jumat juga hari kiamat akan terjadi serta manusia akan dikumpulkan. Jadi surat tersebut dibaca untuk mengingat apa yang terjadi pada hari Jumat dan apa yang akan terjadi pada hari tersebut

Surah As-sajdah  adalah surat ke 32, terdiri dari 30 ayat termasuk golongan surat makkiyah. Rasulullah menerangkan keutamaan pembaca surat As-sajdah :
1. Mendapatkan Keimanan yang kuat dan "ilmu yaqin"
2. Mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakan ibadah pada "lailatul qadar"
3. Jika di lanjutkan dengan surat Tabarok(Al-Mulk), Allah mencatatkan 70 Kebaikan dan Mencabut 70 Keburukan dan menambah 70 derajat.

Dinamakan As Sajadah berhubung pada surat ini terdapat ayat sajadah, yaitu ayat yang kelima belas. Adapun pokok-pokok isinya :

1. Keimanan:
Menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW itu benar-benar seorang rasul dan menjelaskan bahwa kepada musyrik Mekkah belum pernah diutus seorang rasul pun sebelumnya; menegaskan bahwa Allah Maha Esa, bahwa Dia-lah yang menguasai alam semesta dan Dia-lah yang mengaturnya dengan aturan yang paling sempurna; menyatakan bahwa hari berbangkit benar-benar akan terjadi.

2. Hukum:
Anjuran melakukan shalat malam (tahajjud dan witir).

3. Dan lain-lain:
Keterangan mengenai kejadian manusia di dalam rahim dan fase-fase yang dilaluinya sampai ia menjadi manusia; penjelasan bagaimana keadaan orang-orang mukmin di dunia dan nikmat serta pahala-pahala yang disediakan Allah bagi mereka di akhirat; kehinaan yang menimpa orang-orang kafir di akhirat dan mereka pada waktu itu meminta supaya dikem- balikan saja ke dunia untuk bertobat dan berbuat kebaikan, tetapi keinginan ini ditolak; keingkaran kaum musyrik ter- hadap hari berbangkit dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah mustahil.

Surat As Sajdah mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan kebenaran Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah dan Al-Quran yang diturunkan kepadanya merupakan petunjuk bagi manusia, menegaskan tentang ketauhidan dan kekuasaan Allah dengan mengemukakan hal-hal yang ber- hubungan dengan masa terciptanya alam, proses kejadian manusia dan kebangkitan di hari kiamat serta keajaiban yang terdapat pada alam semesta.

Semuanya itu dikemukakan sebagai bantahan terhadap hujah-hujah yang dikemukakan oleh orang-orang musyrikin dan untuk menghilangkan keragu-raguan mereka.

Lepas dari kandungan ayat atau surat ini, rasulullah mengamalkan membaca surat ini pada subuh di hari Jumat dan itu patut dilaksanakan seluruh umatnya di mana pun berada, di Masjidil Haram Mekkah atau Indonesia. (mm)

 


Komentar

  • zamak

    13 Oktober 2016

    komentar

    Di masjid-masjid di sumbar banyak yg mempraktikkan ini. Jadi ini bukan sesuatu yg baru


    Reply






















  • M. Anwar

    29 April 2016

    bagus

    ooohh begitu ya pak,jd tauuu sayaa makash infonyaa yaa,tp tkoh agmanya itu syapa yg dmksdnya??


    Reply






















  • Tulis Komentar


    Back to Top