Makin Elegan, Ring Pengait Kiswah Dilapisi Emas

Mekkah, (gomuslim). Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Syeikh Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz As Sudais berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perawatan dan perhatian terhadap kedua masjid besar yang ramai dikunjungi umat Muslim seluruh dunia. Atas perhatiannya ini, akhirnya Dewan Kepengurusan Masjid menggagas penggantian ring kiswah dengan ring berlapis emas 24 karat.

Pembuatan ring ini diserahkan kepada perusahaan kontraktor lokal. Direktur Umum proyek, Ir. Sulthan bin ‘Athi Al Qarsyi menjelaskan,  “Pembuatan ring ini, dipimpin langsung oleh manajemen kepengurusan Masjid Haramain dan bekerja sama dengan perusahaan lokal sebagai pelaksana,” jelas Sulthan seperti yang dilansir dari www.gph.gov.sa.

kgk

Sebelumnya ring pengait kiswah dibuat dari stainless steel 316 L, namun kini stainless steel itu dilapisi emas 24 karat sebanyak tiga tahap dengan ketebalan 5 mikron. Kemudian ring tersebut dicelup dengan teknik pengecatan yang canggih menggunakan termal sebagai pengatur panas pada tungku hingga 180 derajat celsius. Penggantian ring dengan cara seperti  ini dinilai tidak dapat terkontaminasi dengan karat atau feroksida ketika terjadi perubahan iklim.

Tahap awal pemasangan ring dimulai dari sisi utara yang terdiri dari 11 ring, sedangkan pada sisi lainnya masih menunggu selesainya proses pencelupan. Penggantian ring ini, adalah bagian dari perhiasan Kakbah yang notabene harga kiswahnya saja sudah mencapai Rp 50 miliar rupiah lebih. Kiswah kakbah ini merupakan selimut termahal di dunia, selengkapnya dapat dibaca di: http://www.gomuslim.co.id/read/khazanah/2016/04/26/269/inilah-selimut-termahal-di-dunia.html.

Perlu diketahui bahwa, luas permukaan kiswah sekitar 600 meter persegi, terdiri dari 47 potong kain sutra yang setiap potongnya berukuran panjang 14 meter dan lebar 95 sentimeter. Kiswah terdiri dari 5 bagian, empat bagian menutupi empat sisi Kakbah sedangkan satu bagian lagi menutup pintu Kakbah. Maka dengan adanya ukuran itu menandakan tidak sedikit ring berlapis emas yang harus diproduksi.

Beberapa bulan terakhir, Masjidil Haram terus mengalami renovasi dan pembenahan, dari pelepasan ring tawaf (mataf) yang saat ini telah mencapai 90%, sampai ke pernak-pernik seputar Kakbah seperti penggantian ring pengait kiswah yang berlapis emas. Meskipun Masjidil Haram terus dihias dan direnovasi, namun ironisnya santunan keluarga korban yang tertimpah crane belum juga terselesaikan, mengingat penepatan janji yang telah diucap oleh Raja Arab Saudi adalah hal yang lebih penting ketimbang menunjukkan kemewahan. (fh)  


Komentar

Tulis Komentar


Back to Top