Inilah Kebijakan Baru Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi

Sejak dinobatkan Dr. Muhammad Shalih bin Thahir Benten  sebagai menteri urusan haji dan umrah. Lembaga Kementrian Haji Arab Saudi berubah menjadi Kementrian Haji dan Umrah. Dengan menyematkan kata ‘umrah’ pada lembaga ini, diharapkan ke depan visi Saudi 2030 dalam meningkatkan jumlah jemaah umrah dapat terealisasi. Pasalnya negeri ini sudah tidak menjadikan minyak sebagai komoditas utama bagi pendapatan negara mulai 2020.

Menyadari akan hal ini, Benten berupaya keras untuk dapat mewujudkan peningkatan jumlah jemaah umrah di masa datang. Ia akan meningkatkan jumlah peziarah dengan cara meningkatkan mutu layanan bagi para jemaah. Selain dari pada itu ia pun akan melakukan kerjasama dengan perusahaan pemerintah maupun swasta termasuk lembaga penyelenggara umrah. Benten pun bersedia menerima saran dan kritik dari para penyelenggara umrah  demi terwujudnya kemaslahatan bersama.

Pria berlatar belakang disiplin ilmu teknik informatika ini, juga akan mencanangkan sistem pelayanan canggih berisi informasi terkait umrah yang dapat diakses secara gratis. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para jemaah yang mengunjungi Haramain.

Meskipun Benten berlatar belakang pendidikan teknik, namun beliau memiliki pengalaman dalam kepengurusan haji sebagai Staf Pembantu Wakil Menteri Urusan Haji dan Umrah pada periode 1998-2000 dan pernah menjadi Wakil Menteri Urusan Haji dan Umrah pada tahun 2000. Semoga di bawah kepemimpinannya, Kementrian Haji dan Umrah menjadi lebih baik dari sebelumnya. (fh)


Back to Top