Jelang Ramadhan Perpustakaan Masjidil Haram Dihias dan Dibersihkan

Mekkah, (gomuslim). Berdasarkan kalender Hijriah,  bulan depan sudah memasuki bulan suci Ramadhan, pengurus Masjidil Haram melakukan persiapan untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah. Biasanya pada bulan suci Ramadhan, banyak jemaah umrah dan para pelajar yang datang ke Masjidil Haram.

Menyikapi hal ini, Direktur Perpustakaan Masjidil Haram, Syaikh Hamad bin Fahd Syuwier, menyatakan bahwa, Lembaga Perpustakaan bekerja sama dengan perusahaan  penyedia jasa kebersihan untuk membersihkan dan mesterilisasi perpustakaan. “Sebenarnya hal ini dilakukan untuk persiapan menjelang bulan yang penuh kebaikan dan berkah agar banyak yang mengunjungi perpustakaan ini baik dari para pelajar, jemaah umrah dan para wisatawan.” Ujar Syuwier.

Tindakan sterilisasi perpustakaan ini merupakan pelaksanaan perintah dari Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz As Sudais beserta wakilnya Dr. Muhammad bin Nashir Al Khuzaim. Sebelumnya yayasan yang mereka pimpin ini telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kebersihan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Maka bagi instansi terkait, tindakan sterilisasi perpustakaan ini merupakan bentuk pelaksanaan atas perintah tersebut.

Pembersihan perpustakaan masjid ini meliputi:

  1. Perbersihan meja-meja;
  2. Perbersihan kamar mandi;
  3. Pembersihan aula belajar;
  4. Perapihan buku-buku sesuai dengan klasifikasi disiplin ilmu;
  5. Pembersihan gedung yang meliputi, pintu, jendela, halaman dan lainnya.

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Dewan Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selau menekankan kebersihan di area kedua masjid suci ini. Agar program ini berjalan dengan baik, maka pengurus masjid telah mengambil langkah kerjasama dengan lembaga khusus yang menyediakan jasa cleaning service.

Berdasarkan informasi dari Kepengurusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, jumlah jemaah umrah tiap tahun selalu meningkat, mereka mengunjungi Mekkah dan Madinah dalam rangka ibadah, oleh karenanya menjaga kebersihan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi merupakan suatu hal yang sangat penting dan perlu upaya yang intensif tidak dapat diabaikan begitu saja.

Menurut Bandar, Mantan Menteri Haji Saudi, belakangan ini total jumlah jemaah umrah tiap tahunnya mencapai 8 juta jiwa. Sedang berdasarkan data yang dimiliki Dewan Kepengurusan Masjidil Haram dan Nabawi, jemaah umrah pada 2009 mencapai 4 juta jiwa lebih, hal ini jelas menandakan bahwa telah terjadi kenaikan jumlah jemaah dua kali lipat  dalam kurun waktu 7 tahun. Namun pihak Kerajaan Arab Saudi terus berharap agar jumlah jemaah makin meningkat lebih banyak dari sebelumnya.

Harapan Pemerintah Saudi ini sejalan dengan visinya di tahun 2030, visi ini disambut oleh para jajaran menteri termasuk Menteri Haji dan Umrah serta pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Namun pada sisi lain, setiap lembaga di Saudi khususnya yang terkait dengan pelayanan haji dan umrah, seperti berkompetisi melakukan hal terbaik untuk merealisasikan visi 14 tahun mendatang ini. Semoga para jemaah mendapatkan manfaat dari kebijakan dan upaya positif para pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah haji dan umrah di Tanah Suci. (fh)


Back to Top