MRI

Bawa Spirit Nabi, Dibentuk Koordinator Relawan Muslim di 10 Provinsi

Tangerang Selatan, (gomuslim). Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) selama sebelas tahun berdiri ini tak pernah lepas dari keberadaan para relawan. Selama itu pula telah bergabung ribuan relawan yang tersebar hampir di seluruh Provinsi Indonesia di dalam gerakan kemanusiaan, kedermawanan dan kerelawanan yang digelorakan oleh ACT. Kehadiran para relawan tersebut pun menjadi salah satu tonggak keberhasilah program-program sosial  ACT di tengah masyarakat.

Demi semakin memantapkan langkah aksi para relawan yang tergabung dalam wadah Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), pembina yang juga President ACT, Ahyudin melantik 10 Koordinator Wilayah dan 20 Koordinator Daerah MRI, di Wisma Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Pamulang Tangerang Selatan, Sabtu (14/5/2016).

Sebagaimana press release yang diterima gomuslim, dalam acara pelantikan yang bertajuk  “Perkuat Jejaring, Bangun Kompetensi, Tingkatkan Konstribusi” itu, Ahyudin dalam sambutannya mengatakan bahwa spirit relawan 'setara' dengan spirit para Nabi dan Rasul, karena hakekatnya manusia tak dianggap besar kalau kita tak mempunyai peranan besar pada kemanusiaan.

"Begitu besarnya persoalan kemanusiaaan yang luar biasa dari masa ke masa, membuat Tuhan menurunkan Nabi dan para RasulNya untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan dan menyelesaikan masalah kemanusiaan itu sesungguhnya adalah ibadah," jelas  Ahyudin.   

Ia menekankan meskipun relawan bukan karyawan, tetapi orang yang bekerja mengelola relawan adalah para profesional. “Saat ini MRI sedang berproses membentuk organisasi profesional sebanyak-banyaknya, yang nantinya bisa menjadi pilihan karir bagi para relawan. Mengelola relawan dengan jumlah yang lebih besar memang butuh orang-orang yang profesional,” tegas Ahyudin.   

Insan Nurrohman Vice Presiden-ACT Komandan Volunteer Network Departement (VND), mengungkapkan ada lima urgensi yang menjadi dasar pelantikan MRI ini. Pertama, untuk membangun kelembagaan dan jejaring MRI secara bertahap di seluruh provinsi di Indonesia. Kedua, pelantikan ini juga membuktikan eksistensi organisasi yang lebih profesional. Ketiga, untuk merapikan jalur koordinasi dan komando yang lebih baik lagi. Keempat, pelantikan dapat menumbuhkan tanggungjawab lebih di dalam diri relawan. Kelima, penguatan jejaring relawan di tingkat cabang.

“Kami sangat menyadari bahwa relawan merupakan aset lembaga yang sangat penting dan memiliki peran strategis. Segala aktivitas respon bencana atau aksi kemanusiaan, selalu melibatkan relawan sebagai unit yang sangat penting dalam kesukseskan setiap aksi ACT, ” tambahnya

Pelantikan ini menambah semangat para Koordinator Wilayah dan Koordinator Daerah MRI untuk terus mengembangkan sayapnya. Dan, inilah nama-nama Koordinator Wilayah (Korwil) di 10 Provinsi: Lukmanto Abdullah sebagai Korwil MRI Gorontalo, Ronio Romantika sebagai Korwil MRI Sumatra Utara, Dedi Suhaedi sebagai  Korwil MRI Banten, Lalu Muhammad Alfian sebagai Korwil MRI Nusa Tenggara Barat, Saeful Tahajud sebagai Korwil MRI Jawa Barat, Sri Suroto sebagai Korwil MRI  Jawa tengah, Dicky Irawan MRI Jakarta Raya (Jabodetabek), Sumadi Buton sebagai Korwil MRI Kalimantan Timur, Toto Agung Purnomo sebagai Korwil MRI Jawa Timur dan Awal Purnama sebagai Korwil MRI Yogyakarta.

Mereka nantinya akan berkordinasi dengan para relawan di lokasi masing-masing dalam wadah MRI. Dalam hal kemandirian, para relawan tersebut berkontribusi aktif dengan mengorbankan waktu, harta dan semangat mereka dalam mewujudkan suksesnya kegiatan sosial ACT. (fau/act)


Back to Top