Sambut Ramadhan, Kerajaan Saudi Tambah Ribuan Asykar dan 750 CCTV di Masjidil Haram

Mekkah, (gomuslim). Setelah berbagai persiapan dilakukan antara lain pembersihan Kakbah dan area tawaf, serta persiapan distribusi takjil buka puasa di Masjidil Haram, Lembaga penegak hukum Arab Saudi tengah mempersiapkan kondisi siaga  di Masjidil Haram, Mekkah, khususnya dalam rangka menyambuat bulan suci Ramadhan 1437 H.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan suci, bukan hanya umat Islam dari berbagai penjuru dunia berdatangan ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan yang pahalanya setara haji, bahkan sudah lazim sejak zaman Nabi dan para sahabat, penduduk sekitar Mekkah seperti Thaif, Alhasa, Abha dan Najed juga berdatangan mendekat ke sekitar Kakbah.

Hal ini membuat situasi di kota Mekkah semakin sibuk dan pihak Kerajaan Saudi telah mengantisipasi dengan menyiapkan sejumlah rencana untuk mengelola banyaknya orang di dalam dan luar Masjidil Haram.

Masjidil Haram akan dijaga sekitar 180 ribu anggota pasukan keamanan, yang terbagi dalam sejumlah bagian. Ada petugas umrah dan haji, petugas Masjidil Haram, petugas kota Mekkah dan keamanan ua Masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi).

Petugas akan menggunakan sistem teknis layar komputer, yang ditempatkan di pintu masuk dan rute yang mengarah ke Masjidil Haram. Lebih dari 750 kamera akan disiapkan, demi pemantauan pergerakan di pintu dan jalur internal.

Kepala Kepolisia Masjidil Haram, Mayjen Mohammad in Wasal Al-Ahmadi menjelaskan, jumlah petugas akan ditingkatkan di pintu masuk. Ia berpendapat, langkah itu dilakukan demi menghentikan kepadatan orang yang berada di dekat Ka'bah.

"Kami telah meningkatkan kewaspadaan di semua lokasi utama, demi menjaga keselamatan jemaah," kata Al-Ahmadi, seperti dilansir Arab News, Kamis (19/05/2016).


Back to Top